Survei Terbaru: 77,12 Persen Warga Pekanbaru Puas dengan Kepemimpinan Agung - Markarius

Minggu, 19 April 2026

BUALBUAL.com - Lembaga Survei Opini Rakyat merilis hasil survei terbaru yang mengungkap preferensi masyarakat Kota Pekanbaru terhadap kepemimpinan Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama Wakil Walikota H Markarius Anwar ST MArch.

Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat Adlin SSos MSi yang juga merupakan Dosen Universitas Riau kepada awak media menjelaskan berdasarkan survei, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Walikota tergolong tinggi. Hal ini terlihat dari hasil survei yang menunjukkan mayoritas warga puas terhadap kepemimpinan keduanya.

Adlin menjelaskan, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 77,12 persen. Sementara itu, sebanyak 21,35 persen responden menyatakan tidak puas, dan 1,54 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

"Survei ini dilaksanakan pada 4 hingga 17 April 2026 di seluruh wilayah Pekanbaru," katanya, Sabtu (18/4/2026).

Pengumpulan data dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau yang diterjunkan sebagai petugas lapangan.

Adlin menjelaskan bahwa penelitian menggunakan metode multi stage random sampling. Penarikan sampel dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kota, 15 kecamatan, 52 kelurahan, hingga ke tingkat RT atau TPS.

Jumlah responden dalam survei ini mencapai 520 orang warga Pekanbaru yang memiliki hak pilih, terdiri dari 260 laki-laki dan 260 perempuan. Dengan jumlah tersebut, survei memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sekitar 4,5 persen.

 

 

"Ini survei kami bersama mahasiswa Ilmu Pemerintahan. Itu hasilnya. Kita memakai metodologi sesuai dengan survei nasional. Margin error-nya 4,5 persen," ujarnya.

Ia menambahkan, data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan wali kota dan wakil walikota tergolong tinggi. Responden yang dilibatkan disebut telah merepresentasikan warga Pekanbaru secara umum.

"Artinya apa yang dibuat pak wali itu diapresiasi masyarakat. Banyak yang sudah dibuat, mulai dari penurunan tarif parkir, pengaspalan jalan dan lainnya,” cakapnya lagi.

Meski demikian, Adlin mengingatkan bahwa masih diperlukan peningkatan kinerja ke depan. Pemerintah Kota Pekanbaru diminta terus membuka ruang terhadap aspirasi masyarakat.

"Walaupun begitu, masih tetap harus ada improvement. Pak wali harus mendengar lagi apa aspirasi masyarakat. Artinya masih ada ruang peningkatan," cakapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada awal masa jabatan, pihaknya pernah melakukan survei serupa dengan tingkat kepuasan di angka 67 persen. Kini, angka tersebut meningkat menjadi 77 persen.

"Awal menjabat walikota dan wakil walikota ini kita sudah survei juga, angkanya di 67 persen. Sekarang sudah 77 persen, ada peningkatan, semakin banyak masyarakat yang puas,” paparnya.

Adlin menegaskan, penelitian ini dilakukan secara independen dan tidak dibiayai oleh pihak manapun.

"Survei tersebut murni merupakan kegiatan penelitian dari kalangan kampus," singkatnya.