
BUALBUAL.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan program bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan. Bantuan tersebut berupa sarana usaha seperti gerobak, tenda, hingga bahan baku produksi.
Program ini menyasar pelaku UMKM yang masuk kategori kurang mampu dan benar-benar membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usahanya.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru, Idrus mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan pada tahun ini. Bentuk bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
"Iya, tahun ini kita ada bantuan gerobak, tenda, ada bantuan bahan baku juga untuk produk UMKM. Seperti bahan baku kuliner," ujar Idrus, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, agar bantuan tepat sasaran, pihaknya akan melakukan pendataan langsung ke lapangan. Pendataan juga dilakukan melalui kelompok-kelompok UMKM untuk memudahkan identifikasi calon penerima.
"Untuk pendataan, kita akan jemput bola dengan cara turun langsung ke kelompok-kelompok UMKM. Jadi rencana untuk memudahkan itu, melalui kelompok UMKM," katanya.
Selain itu, pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan juga dapat mendaftarkan diri dengan mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.
Namun, bantuan tersebut tidak diberikan secara otomatis kepada seluruh pelaku UMKM. Calon penerima harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya benar-benar membutuhkan bantuan, masuk kategori tidak mampu, serta memiliki keterampilan atau kemampuan dalam menjalankan usaha.
"Syaratnya pelaku UMKM yang benar-benar membutuhkan dan masuk kategori tidak mampu, dan pelaku UMKM yang memiliki skill atau keahlian," jelas Idrus.
Melalui bantuan sarana usaha dan bahan baku tersebut, Pemko Pekanbaru berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan produksi, menambah pendapatan keluarga, serta memperkuat perekonomian masyarakat.
"Ini bentuk kepedulian Bapak Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kepada para pelaku UMKM di Kota Pekanbaru. Dan juga sebagai upaya untuk mengurangi angka kemiskinan," pungkasnya.