Tawuran Berdarah di Pelalawan! Korban Luka di Kepala, Lima Pemuda Tak Berkutik Ditangkap

Minggu, 26 Juli 2026

BUALBUAL.com – Aksi tawuran antarkelompok pemuda di Terusan Baru, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, berujung pengeroyokan. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB setelah warga melaporkan adanya keributan dan perkelahian antarkelompok pemuda.

Akibat kejadian itu, seorang korban berinisial FR (18), seorang pelajar/mahasiswa, mengalami luka robek pada jari manis tangan kanan serta luka di bagian kepala akibat aksi pengeroyokan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton langsung memerintahkan Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Muslim untuk melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan membuahkan hasil. Pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 00.00 WIB, Tim Raga Polres Pelalawan lebih dahulu mengamankan seorang terduga pelaku bernama Aldin Zebua.

Dari hasil interogasi, polisi kemudian memperoleh informasi mengenai empat pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Tim selanjutnya melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan keempatnya di sebuah rumah di Gang ASEAN, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Total lima orang yang diamankan masing-masing berinisial RT, AZ, AB, RZ, dan DZ. Seluruhnya merupakan warga yang berdomisili di wilayah Pangkalan Kerinci.

Selain menangkap para terduga pelaku, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan barang bukti.

Saat ini, kelima terduga pelaku telah diamankan di Polsek Pangkalan Kerinci untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton, menegaskan pihaknya akan bertindak tegas terhadap segala bentuk aksi kekerasan, termasuk tawuran antarpemuda. Ia juga mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat agar lebih aktif mengawasi generasi muda sehingga tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar hukum.

"Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta kemungkinan adanya pelaku lain," ujar Kompol Shilton, Minggu (26/7/2026).

Pasca kejadian, situasi di lokasi dilaporkan telah kembali aman dan kondusif. Polisi juga meningkatkan patroli di wilayah Pangkalan Kerinci guna mencegah terulangnya aksi serupa.