
BUALBUAL.com - Polsek Tempuling bergerak cepat mengamankan ES (30), pelaku penganiayaan berat terhadap seorang pelajar berinisial RC (18) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Aksi pembacokan tersebut dipicu persoalan sepele, yakni suara knalpot motor yang dianggap bising.
Peristiwa berdarah itu terjadi di Lorong Binjai, Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kecamatan Tempuling, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Hanya dalam waktu satu jam setelah kejadian, pelaku berhasil ditangkap polisi di lokasi persembunyiannya.
Kapolsek Tempuling, IPTU Delni Atma Saputra, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban pulang ke rumah bersama rekannya. Pelaku yang merupakan tetangga korban merasa terganggu dengan suara knalpot motor tersebut.
“Tersangka sempat berteriak menyindir dengan kalimat ‘kuatkan lagi suaranya’. Korban kemudian menjawab ‘kenapa bang?’. Jawaban itu diduga memicu emosi tersangka,” ujar IPTU Delni melalui Kanitreskrim IPDA Ahmad Akhiruddin.
Merasa tersulut emosi, ES mengambil parang panjang dari samping rumahnya dan langsung mengejar korban. RC sempat berupaya menyelamatkan diri dengan masuk ke rumah warga. Namun, pelaku berhasil mengejar dan menyerang korban secara brutal.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek serius di sejumlah bagian tubuh. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut segera melerai dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.
“Korban mengalami luka di bagian kepala, telinga kanan, lengan kanan, serta punggung. Saat ini korban telah mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat,” tambahnya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri. Polisi yang menerima laporan dari keluarga korban langsung melakukan pengejaran dan berhasil melacak keberadaan ES.
“Tersangka kami amankan tanpa perlawanan di rumah mertuanya di kawasan Parit Bintang Beralih, Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, sekitar pukul 12.00 WIB,” tegas IPTU Delni.