Terungkap! Tukang Bangunan yang Tinggal Serumah Diduga Habisi Gadis 19 Tahun di Siak

Jumat, 03 Juli 2026

BUALBUAL.com - Kasus kematian tragis seorang gadis berinisial SSWS (19) di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap bahwa terduga pelaku merupakan seorang tukang bangunan yang selama ini bekerja sekaligus tinggal di rumah korban.

Terduga pelaku berinisial IA (54), yang dikenal dengan nama Indra Aceh. Selama kurang lebih empat bulan terakhir, ia menetap di rumah keluarga korban untuk mengerjakan pembangunan dapur.

Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, mengatakan pihaknya masih terus mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

“Yang bersangkutan adalah tukang bangunan yang dipekerjakan keluarga korban dan sudah tinggal sekitar empat bulan di rumah tersebut,” ujar Raja Kosmos, Kamis (2/7/2026).

Peristiwa itu terungkap pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya yang pulang ke rumah saat jam istirahat kerja.

Saat tiba di rumah, saksi mendapati anak-anak yang berada di dalam rumah menangis sambil menunjuk ke arah kamar korban. Ketika kamar diperiksa, korban ditemukan tergeletak di atas tempat tidur dalam kondisi tidak sadarkan diri. Kondisi kamar juga terlihat berantakan.

Korban kemudian diperiksa oleh tenaga medis dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi mendapati luka di bagian kepala, bekas cekikan pada leher, serta memar di tangan dan punggung. Selain itu, terdapat luka cakar dan bercak darah yang terlihat dari bagian kepala hingga punggung korban.

“Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Dalam proses penyelidikan, warga turut mengamankan IA di sekitar Kampung Kandis saat diduga hendak melarikan diri. Dari tas yang dibawanya, ditemukan beberapa unit telepon genggam, salah satunya diduga milik korban.

Namun sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian, IA sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka berat.

Saat ini, terduga pelaku menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

Polisi bersama Unit Reskrim Polsek Kandis masih terus mengembangkan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan berbagai alat bukti terus dikumpulkan untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun motif kasus tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian,” pungkas AKP Raja Kosmos.