Tiga Peristiwa Keamanan Terjadi dalam Empat Hari, Warga Pekanbaru Diminta Waspada

Minggu, 27 September 2026

BUALBUAL.com - Sejumlah aksi kejahatan dan gangguan keamanan terjadi di Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari aksi begal yang melukai mahasiswa, perampasan ponsel yang diduga melibatkan senjata api, hingga tawuran dengan menggunakan balok dan bambu.

Peristiwa tersebut terjadi dalam rentang 23 hingga 26 September 2026 dan sejumlah rekamannya beredar di media sosial.

Salah satu aksi terjadi pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Kaharuddin Nasution. Seorang mahasiswa yang sedang dalam perjalanan dari Marpoyan menuju Panam berteduh di sebuah warung karena hujan deras.

Dua pria yang mengendarai Honda Vario abu-abu kemudian datang dan berpura-pura ikut berteduh. Setelah berbincang, keduanya disebut memaksa korban menyerahkan kunci sepeda motor dan telepon seluler.

Korban yang melakukan perlawanan kemudian disabet senjata tajam hingga mengalami luka di bagian tangan, kepala, dan kaki. Pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor Honda Beat Street BM 5044 DBB serta ponsel Samsung milik korban.

Korban dilaporkan masih menjalani perawatan intensif.

Aksi perampasan kembali terjadi pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Mustafa Yatim, Kecamatan Marpoyan Damai.

Dua pelaku yang berboncengan menggunakan Yamaha NMAX hitam disebut merampas dua telepon seluler milik korban.

Dalam video yang beredar melalui akun Instagram @riau_asik, salah satu pelaku diduga membawa senjata api dan sempat melepaskan tembakan. Peluru dilaporkan menembus pintu rumah warga.

Suara tembakan yang terdengar pada dini hari tersebut membuat warga sekitar panik.

Masih pada Sabtu (26/9/2026), aksi tawuran juga terjadi di Jalan HR Soebrantas, Panam.

Video yang beredar memperlihatkan puluhan orang terlibat bentrokan di tengah jalan. Sejumlah peserta terlihat membawa balok kayu, bambu, dan benda tumpul lainnya.

Bentrokan tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan membuat pengendara yang melintas merasa khawatir.

Hingga kini, penyebab bentrokan serta jumlah korban yang mengalami luka masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Rentetan kejadian tersebut menjadi perhatian masyarakat. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas pada malam hingga dini hari serta menghindari lokasi yang sepi.

Sementara itu, peningkatan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan juga diharapkan dapat dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat.