
BUALBUAL.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) mengambil langkah antisipatif menyusul kabut asap kiriman yang menyelimuti wilayah Kabupaten Inhil.
Meskipun pemantauan titik api (hotspot) menunjukkan angka nihil atau zero, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di daerah tersebut siang ini tercatat berada di angka 250, yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa kabut asap yang dirasakan masyarakat Kabupaten Inhil merupakan asap kiriman dari wilayah lain yang tengah mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan pemantauan melalui sistem ISPU, kualitas udara mengalami penurunan signifikan, sehingga kepolisian langsung bergerak cepat melakukan langkah preventif di lapangan.
"Untuk saat ini di Inhil sendiri ini kita tidak ada titik api, dalam artian kita zero atau nol. Namun demikian asap ini diperkirakan kiriman dari wilayah-wilayah yang sedang terjadi karhutla," ujarnya.
Sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, Polres Inhil melalui Satlantas Polres Inhil turun langsung membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan di darat dan Polsek KSKP bagi maupun masyarakat di kawasan pelabuhan.
Langkah ini dibarengi dengan edukasi agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menghindari risiko paparan partikel berbahaya.
"Sehingga kita juga turut ambil bagian membagikan masker, himbauan kepada masyarakat untuk tidak atau mengurangi aktivitas di luar ruangan karena resiko-resiko paparan asap dan partikel-partikelnya sangat berbahaya," tambahnya.
Selain menyasar pengguna jalan darat, Polres Inhil juga memberikan perhatian serius terhadap keselamatan sektor transportasi air. Mengingat jarak pandang (visibility) saat ini hanya berkisar sekitar 500 meter akibat kabut asap, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk mengeluarkan peringatan dini keselamatan pelayaran, khususnya bagi armada yang beroperasi pada malam hari.
"Karena jarak pandang yang kurang atau berkurang, kita sudah koordinasi juga dengan KSOP tentang keselamatan pelayaran. dan stakeholder terkait Sudah memberikan himbauan atau notis di mana jarak pandang yang ada hanya berkisar sekitar 500 meter. Itu tidak aman, sehingga untuk pelayaran pada malam hari dimungkinkan sangat-sangat lebih pendek lagi untuk jarak pandangnya," jelasnya.
Polres Inhil mengimbau masyarakat—khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, untuk disiplin mengenakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah serta membatasi kegiatan di luar ruangan demi kesehatan bersama.