
BUALBUAL.com - Satu unit rumah toko (ruko) tiga lantai yang digunakan sebagai Toko Bangunan Perdana Besi di Jalan Jenderal No. 8 J, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, dilalap api pada Senin (27/7/2026) pagi. Kebakaran menghanguskan lantai satu dan dua bangunan serta mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar ringan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, SSTP, M.Si, melalui laporan pengendalian operasi menyampaikan, informasi kebakaran diterima pada pukul 08.40 WIB dari seorang warga bernama Maria.
Laporan tersebut diterima oleh operator Komunikasi dan Komando (OKK), Yusuf. Menindaklanjuti laporan itu, tim pemadam dari Peleton BRAMA langsung diberangkatkan pada pukul 08.42 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.47 WIB.
Untuk mengendalikan kobaran api, DPKP Pekanbaru mengerahkan personel dari Sektor Barat yang dipimpin Danton Duul Gamar, Sektor Timur di bawah komando Al Ikhsan Tambusai, serta tim Rescue yang dipimpin Danton Rachmad.
Sebanyak tiga pos pemadam dilibatkan dalam operasi, yakni Pos 13, Pos 13.01, dan Pos 13.06. Petugas didukung tujuh unit mobil pemadam kebakaran (MPK) serta dua unit kendaraan rescue.
"Petugas melakukan pemadaman, melokalisir area yang terbakar, serta melakukan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala," demikian keterangan dalam laporan resmi DPKP Pekanbaru.
Ruko berukuran 5 x 20 meter milik Anggun Febriona mengalami kerusakan cukup parah pada lantai satu dan dua. Beruntung, api tidak sempat merambat ke bangunan di sisi kiri maupun kanan lokasi. Sebuah bengkel motor milik Deni di sebelah kiri dan toko olahraga milik Yusfarel di sebelah kanan berhasil diselamatkan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dua orang bernama Indra dan Eni mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, nilai kerugian material maupun aset yang berhasil diselamatkan masih dalam proses pendataan.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 12.05 WIB, dan seluruh armada kembali ke pos masing-masing. Dalam proses penanganan kebakaran, DPKP Pekanbaru juga mencatat kerusakan peralatan, yakni satu unit kapak pada MPK 026 yang patah serta satu unit selang berukuran 1,5 inci yang mengalami kerusakan.