
BUALBUAL.com - Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kecamatan Mandah Tahun 2026 resmi berakhir. Penutupan kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Bupati Indragiri Hilir, serta jajaran pemerintah kecamatan, panitia, dewan hakim, kafilah dan masyarakat.
MTQ tidak hanya menjadi ajang untuk mengukur kemampuan peserta dalam berbagai cabang perlombaan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Indragiri Hilir mengingatkan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari jumlah juara yang lahir. Lebih penting, semangat yang tumbuh selama pelaksanaan MTQ dapat diteruskan dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Membaca Al-Qur’an perlu diiringi dengan pemahaman serta pengamalan terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Al-Qur’an harus terus kita bumikan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya dibaca dan dilombakan, tetapi dipahami, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat,” pesannya.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan MTQ ke-56 Kecamatan Mandah. Mulai dari panitia, dewan hakim, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, para pendamping, peserta, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga seluruh warga yang memberikan dukungan.
Pelaksanaan MTQ turut menjadi wadah bagi generasi muda Kecamatan Mandah untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang keagamaan. Para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman dan kesempatan mempererat silaturahmi.
Ketua Panitia MTQ ke-56 Kecamatan Mandah, Fauzi, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan sejak tahap persiapan hingga penutupan.
Ia menyebut keberhasilan pelaksanaan MTQ merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Suksesnya kegiatan ini merupakan hasil kebersamaan kita semua,” ujarnya.
Camat Mandah, Idrus, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan masyarakat yang telah ikut menyukseskan pelaksanaan MTQ.
Ia berharap semangat yang terbangun selama MTQ tidak berhenti setelah kegiatan ditutup. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Semoga nilai-nilai Al-Qur’an terus hidup di tengah masyarakat Mandah. Kita ingin membangun masyarakat yang religius, harmonis, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” harapnya.
Dengan berakhirnya MTQ ke-56 Kecamatan Mandah, seluruh rangkaian perlombaan resmi ditutup. Namun, pesan utama dari kegiatan tersebut diharapkan tetap berlanjut, yakni menjadikan Al-Qur’an bukan hanya sebagai bacaan dan materi perlombaan, tetapi juga sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.