
BUALBUAL.com - Bupati Siak, Afni Z, mempertanyakan alasan di balik diturunkannya (take down) video kegiatan penanaman pohon di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diunggah melalui akun TikTok miliknya. Hal itu disampaikan Afni melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.
Dalam unggahan di akun Facebook @Afni Z, ia menyebut video kegiatan resmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut telah ditonton lebih dari 5 juta kali sebelum akhirnya ditakedown oleh pihak TikTok.
"Video kegiatan resmi kami bersama Forkompimda, terkait penanaman pohon di lokasi eks karhutla, yang telah ditonton lebih 5 juta view, ditakedown. Kenapa?" tulis Afni.
Menurut Afni, video tersebut hanya berisi ajakan kepada pelajar dan masyarakat untuk bersama-sama menanam pohon di lokasi bekas karhutla. Ia juga menjelaskan bahwa lokasi penanaman merupakan lahan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Siak.
Dalam unggahannya, Afni mengaku telah menanyakan kepada sejumlah pihak terkait alasan video tersebut diturunkan oleh platform TikTok.
"Padahal saya cuma mengajak nanam pohon di lokasi eks karhutla. Dan ini lokasi BUMD milik Pemkab Siak," tulisnya.
Ia kemudian mempertanyakan apakah ajakan melakukan penghijauan di kawasan bekas karhutla dianggap sebagai sesuatu yang bermasalah.
"Kami menanyakan ke para pihak, apa yang salah dari mengajak pelajar dan masyarakat bersama-sama menanam pohon di lokasi eks karhutla? Apakah seberbahaya itukah sampai harus ditakedown?" tulis Afni.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TikTok terkait alasan video tersebut ditakedown. Informasi dalam berita ini berdasarkan pernyataan yang disampaikan Bupati Siak Afni Z melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.