
BUALBUAL.com - Aktivitas sebuah kafe di Kota Pekanbaru bikin heboh jagad maya atau media sosial. Kafe yang berada di Jalan Soekarno-Hatta itu disoroti lantaran diduga ada aktivitas menyimpang.
Postingan di media sosial, aktivitas itu dikaitkan dengan LGBT. Netizen menduga, beberapa orang yang terlihat menari di dalam kafe itu merupakan laki-laki dengan menggunakan pakaian layaknya perempuan.
Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri meminta Tim Yustisi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru turun langsung untuk mengecek informasi yang beredar. Azwendi menegaskan, pascavideo beredar, harus ada pemeriksaan agar persoalan tersebut tidak hanya berkembang menjadi perdebatan di media sosial.
"Agar memastikan apa sebenarnya yang terjadi di sana, itu kan tempat umum, publik melihat, kalau dibiarkan sesuatu yang menyimpang melanggar norma tentu berdampak buruk bagi generasi muda," tegas Azwendi, Senin (19/10/2026).
Ia juga menegaskan, apapun informasi yang menjadi perhatian publik, harus ditindaklanjuti. Namun, ia mengingatkan, kesimpulan mengenai dugaan pelanggaran harus didasarkan pada hasil pemeriksaan.
Ia meminta, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan instansi terkait, seperti Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Pariwisata.
"Memang kita tidak bisa memvonis, tentu perlu ada penyelidikan, jangan terulang lagi, hal tersebut harus ditindak secara tegas, ini berkaitan usaha, standarnya kan ada, Tim Yustisi kita bisa cek itu, ada Satpol PP, DPTSP dan Dinas Pariwisata, jika ada tindakan pidana maka ditindak, dari Pemko ada sanksi silahkan dijatuhkan sanksi," tegasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Pekanbaru Zakri Fajar Triyanto mengaku terkejut setelah melihat video yang beredar di media sosial tersebut. Ia meminta aparat terkait segera menelusuri kebenaran informasi yang berkembang.
Apabila pemeriksaan menemukan pelanggaran, ia menegaskan penanganan harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. "Tidak boleh memfasilitasi penyimpangan, itu sama saja mereka mendukung penyimpangan, maka harus segera ditindak, dicari tahu kebenarannya dan berikan penegakan hukum jika memang terbukti," jelasnya.