
BUALBUAL.com - Memasuki pekan pertama Agustus 2026, proses pembangunan Pasar Yos Sudarso Tembilahan belum juga menunjukkan tanda-tanda dimulai. Padahal, proyek tersebut menjadi salah satu pembangunan yang paling dinantikan masyarakat.
Lambannya proses tersebut mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Ketua Komisi III DPRD Inhil, Muamar Armain, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil segera menuntaskan seluruh tahapan administrasi agar proses lelang dapat segera dilaksanakan.
"Kita minta Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Bagian ULP-PBJ Inhil segera memproses dokumen persiapan lelang," tegas Muamar, Rabu (5/8/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengingatkan bahwa waktu efektif pelaksanaan proyek tahun anggaran 2026 kini hanya tersisa sekitar empat bulan. Menurutnya, percepatan proses lelang menjadi langkah penting agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak terkendala menjelang akhir tahun anggaran.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Inhil, Yusnaldi, menjelaskan bahwa dokumen lelang sebenarnya telah diserahkan kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP). Sementara itu, persiapan lokasi penampungan sementara bagi para pedagang juga terus dilakukan.
"Untuk pasar penampungan sementara yang kering sudah rampung. Sedangkan untuk area basah tinggal proses pengecoran saja," ujar Yusnaldi.
Sementara itu, Kepala Bagian ULP-PBJ Kabupaten Inhil, Budi Utomo, membenarkan bahwa berkas paket pembangunan Pasar Yos Sudarso telah diterima pihaknya. Namun, dokumen tersebut masih dalam tahap reviu bersama antara Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
"Ada beberapa perbaikan dokumen yang masih harus dilengkapi oleh PPK sebelum nantinya resmi ditayangkan di LPSE," pungkas Budi.