
BUALBUAL.com - Kondisi Jembatan Terusan Saka yang berada di ruas jalan Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, kembali mengalami kerusakan serius. Setelah sebelumnya delapan tiang jembatan dilaporkan patah akibat pergeseran tanah dan abrasi, kini dua tiang lainnya mengalami keretakan.
Sekretaris Desa Bente, Junaidi, mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah memberikan peringatan dini kepada masyarakat, baik pengguna jembatan maupun pengendara yang melintas di bawah jembatan, agar lebih berhati-hati.
“Kerusakan ini tidak bisa dianggap sepele. Dampak pergeseran tanah terus terjadi dan hari ini diketahui ada dua tiang jembatan yang mengalami retak. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak yang lebih besar ke depannya,” kata Junaidi, Jumat (18/6/2026).
Menurutnya, Pemerintah Desa Bente telah berulang kali berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terkait kondisi jembatan tersebut. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut berupa pemeriksaan lapangan dari instansi terkait.
“Kami sebelumnya mendapat informasi bahwa pihak dinas akan turun melakukan pengecekan. Namun sampai saat ini belum terealisasi,” ujarnya.
Menanggapi informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyatakan akan segera melakukan peninjauan lapangan.
Kepala Dinas PUPR Inhil, Yusnaldi, menjelaskan bahwa jembatan tersebut berada pada ruas jalan provinsi sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau.
“Terkait jembatan pada ruas jalan provinsi, kami akan berkoordinasi dengan pihak provinsi. Namun dari pihak PU Inhil, besok akan ditugaskan tim untuk melakukan peninjauan ke lapangan,” ujar Yusnaldi. 17/06/26.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan guna mencegah kerusakan yang lebih parah dan menghindari potensi risiko bagi pengguna jembatan maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.