<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://www.bualbual.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://www.bualbual.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Resmi Berpisah dengan Riau, Komjen Herry Heryawan Titip Warisan Besar yang Tak Boleh Hilang</title><link>https://www.bualbual.com/resmi-berpisah-dengan-riau-komjen-herry-heryawan-titip-warisan-besar-yang-tak-boleh-hilang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Lembaga Adat Melayu Riau menggelar Majelis Melepas Kepindahan dan Syukuran atas purna tugas mantan Kepala Kepolisian Daerah Riau, Komjen Pol. Dr. Herry Heryawan, di Balai Adat LAM Riau, Pekanbaru, Sabtu (10/10/2026). Acara pelepasan tersebut digelar seiring amanah baru yang diemban Herry Heryawan sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan, Kepolisian Negara Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian Herry Heryawan selama memimpin jajaran kepolisian di Bumi Lancang Kuning. Pemerintah daerah menilai koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan serta stabilitas keamanan berjalan sangat efektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/850;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1791641094&#45;6aca46061b89e.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;850&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kita berkumpul di Lembaga Adat Melayu Riau, untuk melepas kepindahan sekaligus mensyukuri amanah baru yang dipercayakan kepada Bapak Herry Heryawan. Semoga bapak senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tanggung jawab yang lebih besar sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri,&quot; kata Syahrial Abdi, Sabtu (10/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrial Abdi menegaskan bahwa Pemprov Riau berkomitmen mempertahankan konsep &lt;i&gt;Green Policing&lt;/i&gt; atau pemolisian berwawasan lingkungan yang dirintis Herry Heryawan. Gagasan tersebut telah dijadikan salah satu landasan prinsip kerja bersama dalam perlindungan ekosistem hutan dan gambut di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya ingin menyampaikan bahwa semangat Green Policing yang bapak bangun tidak akan berhenti seiring dengan kepindahan bapak. Pemerintah Provinsi Riau menjadikannya sebagai bagian dari prinsip kerja bersama dan arah kebijakan perlindungan lingkungan hidup di daerah ini,&quot; ujar Syahrial Abdi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/850;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1791641107&#45;6aca46137837f.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;850&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sikap dan penghormatan serupa disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil. Pihaknya menilai kepemimpinan Herry Heryawan menonjolkan pendekatan kehumanisan, kebudayaan, serta kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagi saya dan kawan&#45;kawan di lembaga adat, beliau bukan sekadar aparat penegak hukum. Ada sisi kehumanis dan pendekatan budaya yang sangat mendalam,&quot; kata Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengapresiasi kebiasaan penggunaan tanjak khas Melayu di lingkungan jajaran Polda Riau pada hari&#45;hari tertentu selama masa kepemimpinan Herry Heryawan. Langkah kultural tersebut dinilai berhasil menyinergikan identitas adat tempatan dengan institusi penegak hukum negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/850;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1791641119&#45;6aca461fbde37.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;850&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ketika simbol budaya mendapat tempat di lingkungan kepolisian, hal itu menunjukkan bahwa adat dan institusi negara dapat berjalan beriringan. Sebuah warisan yang diharapkan tetap hidup meskipun orang&#45;orang yang pernah menggerakkannya berpindah tuga,&quot; tutur Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;LAM Riau juga mengonfirmasi sempat menawarkan penganugerahan gelar adat Melayu kepada jenderal bintang tiga tersebut. Namun, tawaran kehormatan itu secara santun ditolak oleh Herry Heryawan dengan alasan merasa belum siap menerima amanah adat yang besar tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Meski demikian, LAM Riau tetap menghormati sikap tersebut dan memandang hubungan mereka sebagai sebuah kehormatan tersendiri,&quot; kata Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/850;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1791641141&#45;6aca463503215.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;850&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Komjen Pol. Dr. Herry Heryawan menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh jajaran pemangku adat, alim ulama, dan masyarakat Riau. Ia menggarisbawahi pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai subjek utama dalam pembangunan dan pemeliharaan lingkungan hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya datang ke Riau sebagai Kapolda, tetapi saya meninggalkan Riau dengan membawa persaudaraan. Saya mungkin meninggalkan Riau dalam tugas, tetapi Riau tidak akan pernah saya tinggalkan dalam hati,&quot; kata Herry Heryawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Herry Heryawan menjelaskan bahwa program &lt;i&gt;Green Policing&lt;/i&gt; dirancang untuk melindungi ruang hidup manusia, tumbuhan, serta kelestarian satwa liar terancam dari kerusakan habitat. Konsep penanganan keamanan lingkungan tersebut juga telah mendapat dukungan dari Kapolri untuk diterapkan secara nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/850;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1791641162&#45;6aca464a2e905.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;850&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya ingin menitip pesan dan mendorong pendekatan green policing atau pemolisian berwawasan lingkungan. Gagasan ini mendapat dukungan Kapolri dan diarahkan menjadi bagian dari kegiatan kepolisian di seluruh Indonesia, antara lain melalui penanaman pohon, kegiatan kebersihan, serta keterlibatan langsung personel dalam kehidupan masyarakat,&quot; ujar Herry Heryawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Herry Heryawan berpesan agar sinergi antara kepolisian, lembaga adat, dan masyarakat Riau terus dijaga demi kelestarian alam serta kesejahteraan daerah. Penutup rangkaian majelis syukuran diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran tugas baru di Mabes Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jabatan boleh berganti, tempat boleh berubah, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti. Rawat adatnya, jaga masyarakatnya, lindungi alamnya,&quot; kata Herry Heryawan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/22458284132-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261011_003727_0000.png"/><pubDate>Sun, 11 Oct 2026 00:38:44 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119261/resmi-berpisah-dengan-riau-komjen-herry-heryawan-titip-warisan-besar-yang-tak-boleh-hilang</guid></item><item><title>Di Tengah Kabut Asap, Tangis dan Doa Menggema! Kuansing Bersholawat Sambut HUT ke&#45;27</title><link>https://www.bualbual.com/di-tengah-kabut-asap-tangis-dan-doa-menggema-kuansing-bersholawat-sambut-hut-ke27</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45;;&lt;/strong&gt;Kabut asap yang menyelimuti langit Teluk Kuantan tak menyurutkan semangat masyarakat untuk melantunkan doa dan sholawat. Di tengah udara yang diselimuti kabut, ribuan doa dan lantunan sholawat menggema di Astaka MTQ Taman Jalur, Sabtu (10/10/2026) malam, dalam kegiatan Kuansing Bersholawat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;27 Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana khidmat menyelimuti kegiatan tersebut. Di tengah kondisi kabut asap yang masih melanda, masyarakat berkumpul, menundukkan kepala, melantunkan sholawat, serta memanjatkan doa agar Kuansing senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kuansing mengajak masyarakat memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan memohon agar daerah tersebut terus diberi kemajuan serta kesejahteraan menjelang hari jadinya pada 12 Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kuansing, Drs. Muradi, M.Si., yang mewakili Plt. Bupati Kuansing, H. Muklisin, bersama jajaran pejabat daerah, tokoh agama, dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Muradi menyampaikan bahwa usia ke&#45;27 Kabupaten Kuansing menjadi momentum untuk terus berbenah dan melanjutkan pembangunan ke arah yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan bersholawat ini, kita berharap seluruh masyarakat Kuansing senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muradi juga menyinggung kabut asap yang melanda Kuansing dan sejumlah daerah dalam beberapa bulan terakhir. Ia mengajak masyarakat menjadikan berbagai ujian tersebut sebagai pengingat pentingnya kebersamaan, kepedulian, dan persatuan dalam membangun daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mari kita bersama&#45;sama mewujudkan Kuansing yang lebih baik dan maju, sebagaimana yang diharapkan para tokoh pendiri Kabupaten Kuantan Singingi,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap kegiatan Kuansing Bersholawat tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Kuansing menghadirkan Achmad Sirajul Munir, M.Sy., Pengasuh Mabes MANTABA Sentral Dzikrul Ghofilin Riau, untuk menyampaikan tausiah agama sekaligus memimpin kegiatan bersholawat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kuansing Bersholawat menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke&#45;27 Kuansing. Di tengah tantangan yang dihadapi daerah, kegiatan ini menjadi momentum untuk bersyukur, memperkuat nilai&#45;nilai keagamaan, dan memanjatkan harapan bagi masa depan Kuansing yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kabut asap mungkin menyelimuti langit, tetapi doa dan sholawat tetap bergema. Dari Astaka MTQ Taman Jalur, masyarakat berharap Kuansing senantiasa dilindungi, diberi keberkahan, serta mampu melangkah menuju masa depan yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Asisten II Setda Kuansing, Drs. Napisman, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kuansing, anggota DPRD Kuansing dari Fraksi Gerindra Solehudin, S.Sos., para kepala bagian Setda Kuansing, Direktur RSUD Teluk Kuantan, Sekretaris Bapenda Kuansing, Sekretaris Dinsos PMD Kuansing, KH. Hidayatullah, serta undangan lainnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/43722614447-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261011_000759_0000.png"/><pubDate>Sun, 11 Oct 2026 00:08:35 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119260/di-tengah-kabut-asap-tangis-dan-doa-menggema-kuansing-bersholawat-sambut-hut-ke27</guid></item><item><title>Tak Disangka! Petani Muda Asal Kuansing Ini Taklukkan Panggung Bintang Radio 2026</title><link>https://www.bualbual.com/tak-disangka-petani-muda-asal-kuansing-ini-taklukkan-panggung-bintang-radio-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Ranggi Anggara, Warga asal Desa Situgal, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), bersyukur berhasil meraih posisi runner&#45;up atau juara kedua dalam ajang Bintang Radio Kuansing 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pria yang berprofesi sebagai petani ini lahir di Desa Situgal pada 3 April 2001. Ia merupakan putra pasangan Martunus dan Eli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat diwawancarai jurnalis melalui WhatsApp, Sabtu (10/10/2026), Ranggi mengungkapkan bahwa dirinya pernah meraih juara kedua secara berturut&#45;turut dalam ajang festival dangdut se&#45;Kuansing pada 2022. Pada 2026, ia kembali meraih posisi yang sama dalam ajang Bintang Radio Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya pernah juga juara dua berturut&#45;turut saat event Festival Dangdut se&#45;Kuansing pada 2022 yang lalu. Alhamdulillah, pada tahun ini saya menjadi runner&#45;up pada ajang Bintang Radio Kuansing 2026,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ranggi berharap pada 2027 mendatang semakin banyak generasi muda Kuansing yang antusias mengikuti ajang Bintang Radio untuk mengembangkan bakat di bidang seni tarik suara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga tahun depan banyak generasi muda Kuansing yang antusias mengikuti ajang Bintang Radio dan mengembangkan bakat di bidang tarik suara,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum bergabung dengan Kuantan Record, Ranggi mengaku telah menekuni dunia tarik suara dengan tampil dari panggung ke panggung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bersama Kuantan Record, sejumlah lagu yang dibawakannya antara lain:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Tibo Maso Kepelaminan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Galau di Hari Sonjo&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Selamat Pagi Ayah Ibu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Gadis Kuantan Singingi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Siksa Hati Merindu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Kok Jodoh Batomu La Untung&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Kayuah Niakk&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/39359908654-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_232942_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 23:30:40 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119259/tak-disangka-petani-muda-asal-kuansing-ini-taklukkan-panggung-bintang-radio-2026</guid></item><item><title>PSMS Sesumbar Curi 3 Poin di Markas PSPS, Akhyar: Kami Sudah Kantongi Kelemahan Mereka!</title><link>https://www.bualbual.com/psms-sesumbar-curi-3-poin-di-markas-psps-akhyar-kami-sudah-kantongi-kelemahan-mereka</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Duel panas PSPS Pekanbaru kontra PSMS Medan pada lanjutan Liga 2 Championship dipastikan berlangsung sengit. Kedua tim sama&#45;sama menargetkan kemenangan saat bertemu di Stadion Rumbai, Minggu (11/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku optimistis timnya mampu membawa pulang tiga poin dari markas PSPS Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam konferensi pers, Sabtu (10/10/2026), Eko menilai PSPS merupakan tim yang memiliki kualitas, terutama dengan keberadaan tiga pemain asing yang dinilai berbahaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mereka punya tiga pemain asing yang baik. Namun, kami juga siap menghadapi pertandingan nanti dan optimistis bisa meraih tiga poin,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eko memastikan seluruh pemain PSMS dalam kondisi siap bertanding. Menurutnya, apabila ada pemain yang tidak dapat tampil, timnya masih memiliki pelapis yang siap memberikan kontribusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau ada satu pemain yang tidak siap, tentu ada pemain lain yang menggantikan. Sebagai tim, semua pemain akan memberikan yang terbaik,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengungkapkan timnya telah mempelajari permainan PSMS Medan melalui rekaman pertandingan terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah melihat video pertandingan terakhir PSMS Medan. Mereka tim yang cukup bagus, produktivitasnya tinggi, dan secara kolektivitas juga sangat baik,&quot; ujar Akhyar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski mengakui kualitas lawan, Akhyar menegaskan setiap tim memiliki kelebihan dan kelemahan yang bisa dimanfaatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setiap tim pasti punya kelemahan dan kelebihan. Tugas kami adalah memaksimalkan kelemahan lawan. Mudah&#45;mudahan semua pemain bisa menjalankan tugasnya di lapangan,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/48228688659-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_221645_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 22:20:00 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119258/psms-sesumbar-curi-3-poin-di-markas-psps-akhyar-kami-sudah-kantongi-kelemahan-mereka</guid></item><item><title>Terungkap di Sidang! Kadishub Kuansing Akui Berkali&#45;kali Biayai Kebutuhan Pribadi Bupati</title><link>https://www.bualbual.com/terungkap-di-sidang-kadishub-kuansing-akui-berkalikali-biayai-kebutuhan-pribadi-bupati</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Fakta mengejutkan terungkap dalam sidang dugaan suap dan gratifikasi pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Jumat (9/10).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, &lt;strong&gt;Hendri Wahyudi&lt;/strong&gt;, mengaku berkali&#45;kali mengeluarkan uang pribadi untuk memenuhi berbagai permintaan Bupati Kuansing nonaktif &lt;strong&gt;Suhardiman Amby&lt;/strong&gt;. Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk loyalitas kepada pimpinan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesaksian itu disampaikan Hendri saat dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di hadapan majelis hakim, Hendri membawa catatan berisi daftar pengeluaran yang diklaim berasal dari kantong pribadinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ada sekitar 10 kali permintaan yang saya penuhi,&quot; ujar Hendri di persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut sejumlah pengeluaran, mulai dari memberikan dana Rp5 juta untuk pembuatan perahu Pacu Jalur hingga membantu melunasi utang pembelian semen untuk kebutuhan pribadi Suhardiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ditanya alasan memenuhi permintaan tersebut, Hendri mengatakan hal itu dilakukan karena dirinya merupakan bawahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai bawahan, saya berusaha memenuhi permintaan pimpinan semampu saya. Ini bentuk loyalitas,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan itu mendapat sorotan dari majelis hakim. Hakim menilai loyalitas ASN yang diterjemahkan sebagai pemenuhan kebutuhan pribadi pimpinan berpotensi menjadi akar praktik korupsi di lingkungan birokrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut hakim, uang pribadi tersebut akan jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk kepentingan masyarakat daripada untuk memenuhi kebutuhan pejabat.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Berawal dari OTT KPK&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Kasus yang menjerat Suhardiman Amby bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses seleksi tersebut, Suhardiman diduga meminta sebuah mobil mewah &lt;strong&gt;Toyota Land Cruiser 300 GR&#45;S&lt;/strong&gt; senilai sekitar &lt;strong&gt;Rp2,05 miliar&lt;/strong&gt; sebagai syarat untuk menduduki jabatan Sekda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Permintaan itu diduga dipenuhi oleh &lt;strong&gt;Zulkarnain&lt;/strong&gt;, yang saat itu menjabat Kepala Dinas PUPR Kuansing. Mobil tersebut dibeli secara kredit dengan cicilan sekitar &lt;strong&gt;Rp46,5 juta per bulan selama lima tahun&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena tidak memenuhi syarat pengajuan kredit, Zulkarnain disebut menggunakan identitas Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC), &lt;strong&gt;Ardiles&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai imbalannya, Ardiles dijanjikan memperoleh paket proyek di lingkungan Pemkab Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KPK juga mengungkap bahwa praktik serupa diduga telah terjadi sebelumnya. Saat diangkat menjadi Kepala Dinas PUPR pada 2021, Zulkarnain diduga menyerahkan satu unit &lt;strong&gt;Mitsubishi Pajero Sport Dakar&lt;/strong&gt; senilai sekitar &lt;strong&gt;Rp700 juta&lt;/strong&gt; kepada Suhardiman yang saat itu menjabat Plt Bupati Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain dugaan suap jabatan, penyidik KPK juga mengusut dugaan gratifikasi lain, termasuk terkait pengurusan izin pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) serta dugaan pemotongan dana Sisa Hasil Usaha (SHU) milik anggota koperasi.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Pengamat: Cerminan Feodalisme Birokrasi&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Riau, &lt;strong&gt;Zul Wisman&lt;/strong&gt;, menilai praktik bawahan membiayai kebutuhan pribadi atasan merupakan bentuk penyimpangan dalam birokrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, ketika loyalitas diartikan sebagai kepatuhan finansial kepada pimpinan politik, maka sistem merit dan fungsi pengawasan internal akan runtuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengangkatan atau mempertahankan jabatan tidak lagi didasarkan pada kompetensi, tetapi pada kemampuan memenuhi kepentingan logistik atasan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, pola hubungan seperti itu berpotensi mendorong pejabat melakukan korupsi untuk menutup biaya yang telah dikeluarkan demi mempertahankan posisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perkara ini, Suhardiman didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b dan/atau Pasal 12B Undang&#45;Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sementara Zulkarnain dan Ardiles dijerat sebagai pihak pemberi suap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persidangan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi&#45;saksi lainnya untuk mendalami aliran dana serta keterkaitan pembiayaan tersebut dengan proses pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/81366383391-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_215212_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:52:34 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119257/terungkap-di-sidang-kadishub-kuansing-akui-berkalikali-biayai-kebutuhan-pribadi-bupati</guid></item><item><title>Polres Kuansing Perang Total Lawan PETI! 22 Lokasi Disisir, Puluhan Alat Tambang Tumbang</title><link>https://www.bualbual.com/polres-kuansing-perang-total-lawan-peti-22-lokasi-disisir-puluhan-alat-tambang-tumbang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terus mengedepankan langkah preventif dan edukasi kepada masyarakat guna menekan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. Upaya tersebut dilakukan setelah operasi penertiban yang berlangsung pada 3–9 Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, personel gabungan menyisir 22 titik lokasi tambang ilegal. Hasilnya, sebanyak &lt;strong&gt;67 unit rakit&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;5 unit asbuk&lt;/strong&gt; yang digunakan untuk aktivitas PETI berhasil ditindak. Meski belum ada tersangka yang diamankan, kepolisian memilih mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kuansing, &lt;strong&gt;AKBP Hidayat Perdana&lt;/strong&gt;, mengatakan penanganan PETI tidak cukup hanya dengan penindakan di lapangan, tetapi juga harus disertai upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk pertambangan ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penanganan PETI tidak hanya melalui penertiban di lokasi, tetapi juga dengan memperkuat mitigasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak serta risiko pertambangan tanpa izin, baik terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat sekitar,&quot; ujar AKBP Hidayat Perdana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, selama periode 3–9 Oktober 2026, Polres Kuansing juga telah melaksanakan sekitar &lt;strong&gt;140 kegiatan sosialisasi dan imbauan&lt;/strong&gt; kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan agar aktivitas PETI tidak kembali marak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selama periode tersebut, jajaran Polres Kuansing melaksanakan penertiban di 22 TKP dengan hasil 67 rakit dan 5 asbuk. Kami juga terus mengintensifkan mitigasi dan imbauan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan serta tidak kembali melakukan aktivitas PETI,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi itu, kepolisian juga memastikan belum menerbitkan Laporan Polisi (LP) maupun menetapkan tersangka. Namun demikian, masyarakat diminta berperan aktif dengan melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasi Humas Polres Kuansing, &lt;strong&gt;Iptu Romlan&lt;/strong&gt;, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan &lt;strong&gt;Layanan Kepolisian 110&lt;/strong&gt; apabila menemukan indikasi praktik PETI di wilayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apabila mengetahui dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin, masyarakat dapat menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui Layanan Kepolisian 110,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/75563308950-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_214544_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:46:04 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119256/polres-kuansing-perang-total-lawan-peti-22-lokasi-disisir-puluhan-alat-tambang-tumbang</guid></item><item><title>Usai Pacu Jalur Mini, Andi Cahyadi Sampaikan Pesan Penting Demi Masa Depan Danau Kebun Nopi</title><link>https://www.bualbual.com/usai-pacu-jalur-mini-andi-cahyadi-sampaikan-pesan-penting-demi-masa-depan-danau-kebun-nopi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Perhelatan Pacu Jalur Mini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;27 Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, di kawasan Venue Danau Kebun Nopi, Kecamatan Kuantan Mudik, resmi berakhir pada Sabtu (10/10/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jalur Mini Langkah 1000 dari Desa Ketaping Jaya, Kecamatan Inuman, berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Jalur Mini Dubalang Mudo dari Desa Pulau Aro, Kecamatan Kuantan Tengah, sedangkan juara ketiga diraih Jalur Mini Macan Putih Mata Merah dari Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kuansing, Andi Cahyadi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Plt. Bupati Kuansing, H. Muklisin, atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pacu Jalur Mini di kawasan Venue Danau Kebun Nopi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami selaku Ketua KONI Kuansing berterima kasih banyak kepada Bapak Plt. Bupati Kuansing, H. Muklisin. Alhamdulillah, kegiatan ini sukses terselenggara hingga hari ini berkat dukungan dari beliau,” ujarnya, Sabtu (10/10/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi Cahyadi yang akrab disapa Aheng juga berharap kegiatan Pacu Jalur Mini dapat terus dilaksanakan di kawasan tersebut dengan dukungan Ketua DPRD Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami, ke depannya kegiatan ini tetap terlaksana di kawasan Venue Danau Kebun Nopi, Kecamatan Kuantan Mudik, dan tentunya dengan dukungan dari Ketua DPRD Kuansing, agar aset daerah ini tetap hidup dan bisa meningkatkan UMKM masyarakat setempat,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, S.E., M.Si., Pj. Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si., Kapolsek Kuantan Mudik, anggota DPRD Kuansing dari Fraksi Gerindra Solehudin, Ketua PODSI Kuansing Zul Mudo, Camat Kuantan Mudik Januarisman, perwakilan Marketing Asadel Land Endrigo atau yang disapa DMJ, serta sejumlah tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/33767056831-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_210854_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:09:40 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119255/usai-pacu-jalur-mini-andi-cahyadi-sampaikan-pesan-penting-demi-masa-depan-danau-kebun-nopi</guid></item><item><title>Gebrakan Hijau di Siak! Komjen Herry Luncurkan Gerakan Cerdik untuk Selamatkan Lingkungan</title><link>https://www.bualbual.com/gebrakan-hijau-di-siak-komjen-herry-luncurkan-gerakan-cerdik-untuk-selamatkan-lingkungan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Kepolisian memperkuat pendekatan &lt;i&gt;green policing&lt;/i&gt; melalui gerakan penghijauan dan pelibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pendekatan tersebut menempatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama, sekaligus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal tersebut disampaikan Kabaharkam Polri, Komjen Pol Herry Heryawan, dalam kegiatan Penanaman Sejuta Pohon Menuju Indonesia Asri di Zamrud Camp PT Bumi Siak Pusako, Kampung Duyun, Kabupaten Siak, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke&#45;81 TNI itu melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, buruh, dan unsur terkait lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Herry mengatakan gerakan penghijauan menjadi ruang kolaborasi untuk membangun kesadaran bahwa alam memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia sehingga perlu dijaga bersama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita bersama&#45;sama green policing, green defense, bagaimana kita terus menyuarakan keadilan kepada sesama kita dan kepada alam dan lingkungan yang selama ini sudah memberikan kontribusi, sudah memberikan makan, keteduhan kepada kita semua. Maka dari itu, perlu komitmen kita semua untuk bersama&#45;sama menjaga alam,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, program Cerdik yang merupakan singkatan dari Cegah, Rawat, dan Hijaukan menjadi pendekatan untuk memastikan aksi lingkungan tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Pelaksanaannya perlu disertai pendataan, pemantauan pertumbuhan pohon, dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jadi, nilai filosofis yang kita ambil dari kegiatan ini adalah dari data, kita mencegah, melalui kolaborasi, kita merawat, dan melalui aksi, kita hijaukan. Pohon&#45;pohon yang kita tanam harus terus dipantau dan dirawat, data penanaman harus terdokumentasi, masyarakat harus dilibatkan, dan seluruh stakeholder harus memiliki tanggung jawab terhadap keberlanjutan kawasan ini,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Herry menegaskan bahwa kegiatan penghijauan memiliki makna lebih luas daripada penanaman bibit. Menurutnya, perubahan cara pandang terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari pencegahan kerusakan hingga pemeliharaan kawasan yang telah dipulihkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program lingkungan memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat perlu memiliki tanggung jawab yang jelas agar upaya menjaga alam dapat berjalan secara konsisten.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui pendekatan &lt;i&gt;green policing&lt;/i&gt; dan program Cerdik, gerakan penghijauan diharapkan menjadi bagian dari budaya bersama dalam menjaga lingkungan, mencegah kerusakan kawasan, serta mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/92199051037-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_210236_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:03:54 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119254/gebrakan-hijau-di-siak-komjen-herry-luncurkan-gerakan-cerdik-untuk-selamatkan-lingkungan</guid></item><item><title>Sejarah Meranti Nyaris Terlupakan? LAMR Akhirnya Bongkar Jejak Para Pahlawan Lokal!</title><link>https://www.bualbual.com/sejarah-meranti-nyaris-terlupakan-lamr-akhirnya-bongkar-jejak-para-pahlawan-lokal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Jejak perjuangan para tokoh dan pahlawan lokal Kepulauan Meranti kembali diangkat ke permukaan. Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) setempat berupaya menyelamatkan warisan sejarah daerah agar tidak hilang ditelan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar Paparan Sejarah Pahlawan Kepulauan Meranti yang digelar di Balai Adat LAMR, Sabtu (10/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminar ini bukan sekadar mengulas masa lalu, tetapi juga mendorong penelusuran dan penulisan sejarah perjuangan tokoh lokal yang dinilai penting untuk diwariskan kepada generasi mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah guru sejarah, budayawan, dan pemerhati sejarah hadir mengikuti pembahasan mengenai tokoh perjuangan, peristiwa bersejarah, hingga pentingnya menjaga situs peninggalan masa lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa sejarah perjuangan daerah merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Melayu yang harus terus dijaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perjuangan para tokoh terdahulu tidak cukup hanya dikenang. Kisah dan peninggalannya perlu ditelusuri, didokumentasikan, serta diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagi Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kepulauan Meranti, penguatan sejarah lokal menjadi bagian dari upaya merawat jati diri masyarakat Melayu sekaligus memperkaya khazanah sejarah nasional,&quot; ujar Datuk Seri Afrizal Cik dalam sambutannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminar tersebut menghadirkan sejumlah pemateri yang mengupas perjalanan tokoh perjuangan dari berbagai periode sejarah Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tengku Fadli Fahrudin memaparkan riwayat perjuangan pemimpin dan pejuang Temenggung Tebing Tinggi, Tengku Bagoes Sayid Toha beserta kaum kerabatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Ir. Edi Sumantri mengulas kiprah Datuk Bandar Encik Konel dan Datuk Sri Bijuangsa dalam perjalanan sejarah perjuangan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembahasan berlanjut dengan paparan Datuk Seri Afrizal Cik mengenai tokoh pejuang kemerdekaan dan tempat bersejarah di Kepulauan Meranti pada masa Revolusi Fisik 1945–1949.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun Datuk Dr. H. Abu Hanifah, M.Pd., menyoroti pentingnya penulisan sejarah daerah sebagai upaya menjaga ingatan kolektif sekaligus memperkuat identitas masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar yang diwakili Asisten III Setdakab, Datuk Atan Ibrahim, S.Pd., M.Pd., turut memberikan pandangan mengenai pengabadian sejarah perjuangan serta pelestarian tempat&#45;tempat bersejarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Datuk Atan sekaligus membuka seminar yang sebelumnya diawali sambutan Ketua DPH LAMR Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan dipandu Puan Dra. Latifah Setiawaty Kudus sebagai pembawa acara sekaligus moderator. Lagu Indonesia Raya dipimpin Puan Hj. Nuryaningsih, S.Pd., sedangkan doa dipimpin Datuk Ustaz Anasrudin Nur, S.Pd.Gr.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para peserta yang mengenakan busana Melayu juga memperlihatkan kuatnya keterkaitan antara sejarah perjuangan dengan pelestarian adat dan budaya daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Afrizal Cik berharap hasil pembahasan seminar tidak berhenti sebagai pengetahuan di ruang pertemuan, melainkan dapat menjadi pijakan untuk menggali dan mendokumentasikan sejarah Kepulauan Meranti secara lebih terarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterlibatan guru sejarah dan budayawan dinilai penting agar kisah perjuangan para tokoh daerah dapat diteruskan kepada pelajar dan masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah dikenal luas melalui para guru sejarah dan budayawan, harapan kita semangat perjuangan para tokoh itu dapat menjadi inspirasi generasi muda dalam mengisi pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti yang bermarwah, berbudaya, dan berkemajuan,&quot; tutupnya. &lt;strong&gt;***&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/46263866681-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_203631_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 20:37:40 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119253/sejarah-meranti-nyaris-terlupakan-lamr-akhirnya-bongkar-jejak-para-pahlawan-lokal</guid></item><item><title>Jika Tak Mampu Atasi Karhutla, Mahasiswa Minta Gubernur, Kapolda dan Pangdam Mundur!</title><link>https://www.bualbual.com/jika-tak-mampu-atasi-karhutla-mahasiswa-minta-gubernur-kapolda-dan-pangdam-mundur</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Forum Mahasiswa KIP&#45;K UIN Suska Riau meminta pemerintah dan aparat penegak hukum menindak tegas pelaku kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terutama korporasi yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Muhammad Ikhsan, Presiden Forma KIP&#45;K UIN Suska Riau periode 2025&#45;2026, mengatakan bahwa penanganan Karhutla di Riau tidak boleh berhenti pada tahap pemadaman api, pernyataan formal, maupun penindakan terhadap pelaku di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, Karhutla bukan sekadar persoalan api yang membakar hutan, melainkan ujian nyata terhadap keberanian pemimpin, ketegasan aparat, dan keseriusan negara dalam melindungi hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Publik membutuhkan langkah nyata, pengusutan yang transparan, serta penegakan hukum yang tidak tebang pilih, termasuk terhadap korporasi apabila ditemukan bukti keterlibatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jangan sampai hukum begitu tajam ketika berhadapan dengan rakyat kecil, tetapi mendadak tumpul ketika berhadapan dengan korporasi besar,&quot; ujar Ikhsan, Sabtu (10/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dikatakannya, secara konstitusional, Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 menjamin hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Sementara itu, UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sebagaimana telah diubah, memberikan dasar hukum bagi larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, pengawasan lingkungan, serta penindakan terhadap pelanggaran sesuai unsur dan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Atas dasar tersebut, Gubernur Riau tidak cukup hanya menyampaikan imbauan dan menghadiri rapat koordinasi. Masyarakat berhak menuntut kepemimpinan yang mampu memastikan pencegahan berjalan, pengawasan terhadap perusahaan diperkuat, dan penanganan Karhutla dilakukan secara terukur serta dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolda Riau juga harus memastikan setiap dugaan tindak pidana karhutla diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti, tanpa memberikan perlakuan istimewa kepada pihak mana pun. Sementara itu, Pangdam harus menjalankan peran dan dukungan sesuai tugas, kewenangan, serta ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jika karhutla terus berulang, evaluasi tidak boleh hanya berhenti pada petugas di lapangan. Kepemimpinan, pengawasan, dan efektivitas kebijakan juga harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Karena itu, kami menantang Gubernur Riau, Kapolda Riau, dan Pangdam untuk membuktikan keberanian melalui tindakan konkret, bukan sekadar pernyataan. Ungkap penyebab kebakaran, tindak pihak yang terbukti bersalah, buka perkembangan penanganan kepada publik, dan pastikan korporasi tidak berada di atas hukum,&quot; sambungnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Apabila para pemimpin terkait tidak mampu menjalankan tanggung jawab sesuai kewenangan masing&#45;masing, tidak menunjukkan perbaikan yang nyata, dan gagal mempertanggungjawabkan penanganan karhutla kepada masyarakat, pihaknya mendesak untuk mengevaluasi menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan mereka. Jika memang tidak mampu menjalankan amanah, mundur dari jabatan adalah bentuk pertanggungjawaban moral yang patut dituntut,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai, jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang membawa konsekuensi. Kekuasaan bukan tameng untuk menghindari kritik, dan kewenangan bukan alasan untuk membiarkan persoalan lingkungan terus membebani rakyat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jika tidak mampu melindungi rakyat, jangan berlindung di balik jabatan. Jika tidak berani menindak pelanggaran tanpa pandang bulu, jangan meminta publik terus percaya. Dan jika amanah tak sanggup dijalankan, mundurlah!,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/20692555689-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_193538_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 19:36:46 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119252/jika-tak-mampu-atasi-karhutla-mahasiswa-minta-gubernur-kapolda-dan-pangdam-mundur</guid></item><item><title>Tak Main&#45;Main! Pemprov Riau Kejar Akreditasi Paripurna untuk RSUD Arifin Achmad</title><link>https://www.bualbual.com/tak-mainmain-pemprov-riau-kejar-akreditasi-paripurna-untuk-rsud-arifin-achmad</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Provinsi Riau mendorong Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad untuk meraih predikat akreditasi paripurna guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Pembukaan kegiatan survei akreditasi rumah sakit rujukan daerah tersebut dilakukan secara virtual oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau sekaligus Dewan Pengawas RSUD Arifin Achmad, Syahrial Abdi, Jumat (9/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrial Abdi menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pemantauan mutu dan penilaian fasilitas kesehatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 9, 12, 13, dan 14 Oktober 2026. Pemerintah daerah memastikan fungsi pengawasan serta pembinaan terus berjalan optimal agar kinerja operasional fasilitas kesehatan pelat merah itu tetap terjaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrial Abdi memaparkan bahwa tata kelola operasional RSUD Arifin Achmad menunjukkan tren perkembangan yang semakin positif. Capaian kinerja tersebut berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan dari sektor Badan Layanan Umum Daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, terutama di dua semester terakhir dan semester awal tahun 2026 ini menunjukkan kinerja yang semakin baik. Itu berbanding lurus dengan pendapatan BLUD yang semakin meningkat. Progresnya cukup signifikan yang kami rasakan,&quot; ujar Syahrial Abdi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah berkomitmen untuk mempertahankan serta meningkatkan capaian kinerja tersebut melalui mekanisme evaluasi secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan masyarakat Riau mendapatkan akses fasilitas medis yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, tim penilai eksternal menilai keberhasilan pengelolaan fasilitas medis utama milik pemerintah daerah tersebut memegang peranan krusial bagi Indeks Pembangunan Manusia. Evaluasi yang dilakukan bakal menyasar seluruh standar elemen pelayanan, keselamatan pasien, hingga manajemen tata kelola.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapannya memang harus paripurna. Apalagi Sekda sudah membuat grand design. Beberapa hal yang menjadi keberhasilan RSUD Arifin Achmad menjadi tolok ukur keberhasilan Riau,&quot; kata Ketua Tim Survei Akreditasi, dr. Eko, Jumat (9/10/2026).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/18812672330-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_190511_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 19:05:33 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119251/tak-mainmain-pemprov-riau-kejar-akreditasi-paripurna-untuk-rsud-arifin-achmad</guid></item><item><title>Bahaya Mengintai! BBPOM Bongkar Ancaman Kosmetik Ilegal yang Masuk Lewat Perairan Meranti</title><link>https://www.bualbual.com/bahaya-mengintai-bbpom-bongkar-ancaman-kosmetik-ilegal-yang-masuk-lewat-perairan-meranti</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat, makanan, dan kosmetik ilegal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah preventif ini menjadi perhatian serius mengingat wilayah Kepulauan Meranti memiliki kawasan perairan yang berpotensi menjadi jalur masuk produk tanpa izin edar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala BBPOM di Pekanbaru Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, pihaknya melanjutkan agenda advokasi strategis bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BBPOM di Pekanbaru juga telah melakukan koordinasi dengan Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, guna memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sofiyani, pengawasan obat dan makanan tidak dapat dilakukan secara optimal tanpa dukungan serta keterlibatan pemerintah daerah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, BBPOM di Pekanbaru mendorong Pemkab Kepulauan Meranti bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan pengawasan, terutama di titik&#45;titik yang dinilai rawan menjadi jalur masuk produk ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Upaya tersebut diharapkan dapat menekan peredaran produk yang tidak memiliki izin edar dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat,&quot; ujarnya, Jumat (9/10).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengawasan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi lintas sektor, sehingga potensi masuk dan beredarnya produk yang tidak memenuhi standar keamanan dapat diantisipasi sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pengawasan obat, makanan, dan kosmetik ilegal, BBPOM di Pekanbaru turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendampingan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi salah satu prioritas untuk memastikan makanan yang disediakan dalam program tersebut memenuhi standar keamanan dan mutu pangan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini penting agar manfaat program pemenuhan gizi dapat dirasakan masyarakat, khususnya para penerima manfaat, tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, setiap SPPG perlu mendapatkan pendampingan dan pengawasan agar proses penyediaan makanan berjalan sesuai ketentuan. Mulai dari pengelolaan bahan pangan hingga makanan siap disajikan, aspek kebersihan, mutu, dan keamanan harus menjadi perhatian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyambut baik langkah BBPOM di Pekanbaru dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan di wilayahnya. Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap upaya pencegahan peredaran obat, makanan, dan kosmetik ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG, Muzamil juga menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program tersebut melalui pengawasan terhadap seluruh SPPG di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, terutama dalam menjaga keamanan makanan yang dikonsumsi para penerima manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi antara BBPOM di Pekanbaru dan Pemkab Kepulauan Meranti diharapkan tidak hanya memperkuat pengawasan terhadap produk ilegal, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan pangan dalam pelaksanaan program pemerintah. Melalui kolaborasi tersebut, perlindungan kesehatan masyarakat diharapkan semakin optimal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengawasan yang terarah, dukungan pemerintah daerah, serta pendampingan terhadap SPPG menjadi langkah penting untuk mewujudkan peredaran obat dan makanan yang aman sekaligus memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berlangsung sesuai standar keamanan pangan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/94283854774-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_184425_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 18:44:53 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119250/bahaya-mengintai-bbpom-bongkar-ancaman-kosmetik-ilegal-yang-masuk-lewat-perairan-meranti</guid></item><item><title>Misi Kudeta Dimulai! PSPS Berpeluang Rebut Takhta Grup A dari PSMS</title><link>https://www.bualbual.com/misi-kudeta-dimulai-psps-berpeluang-rebut-takhta-grup-a-dari-psms</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;PSPS Pekanbaru bersiap menjalani laga krusial pada pekan kelima Liga 2 Championship 2026/2027. Tim berjuluk Askar Bertuah itu akan menjamu rivalnya, PSMS Medan, di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Ahad (11/10). Pertandingan dijadwalkan kick&#45;off pukul 15.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duel dua tim asal Sumatera ini diprediksi berlangsung sengit. Pasalnya, PSPS dan PSMS hanya terpaut satu poin di klasemen sementara Grup A. PSMS Medan berada di puncak dengan koleksi 10 poin, sedangkan PSPS Pekanbaru menempati posisi ketiga dengan raihan sembilan poin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Situasi tersebut membuat pertandingan ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Kemenangan akan membuka peluang bagi PSPS untuk mengambil alih posisi teratas sekaligus memperkuat persaingan di papan atas klasemen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi PSPS. Dukungan suporter di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan mampu menambah motivasi para pemain untuk tampil maksimal sepanjang pertandingan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, PSMS Medan bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu datang dengan kepercayaan diri tinggi sebagai pemuncak klasemen. Kualitas pemain dan konsistensi permainan PSMS menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Akhyar Ilyas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, memastikan secara umum timnya berada dalam kondisi siap menghadapi pertandingan penting tersebut. Mayoritas pemain berada dalam kondisi bugar untuk menjalankan instruksi dan strategi yang telah disiapkan selama latihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, PSPS dipastikan tidak bisa menurunkan Reza Kusuma akibat akumulasi kartu. Sementara itu, kondisi Alfin masih terus dipantau hingga menjelang pertandingan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita juga masih menunggu perkembangan dari Alfin. Namun, secara umum kita siap untuk pertandingan besok,&quot;ungkap Akhyar Ilyas dalam konferensi pers, Sabtu (10/10).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhyar menegaskan, pertandingan melawan PSMS merupakan laga penting yang membutuhkan konsentrasi dan kerja keras seluruh pemain. Ia berharap anak asuhnya mampu memperlihatkan permainan terbaik, baik dalam bertahan maupun membangun serangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, setiap pemain harus menjalankan tugas masing&#45;masing dan menerapkan skema permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih. Dengan begitu, PSPS diharapkan mampu mengimbangi permainan lawan sekaligus memaksimalkan peluang untuk meraih tiga poin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita berharap pemain bisa bermain maksimal. Tentu saja, kita juga mengharapkan dukungan dari masyarakat Riau dan pendukung PSPS Pekanbaru. Dukungan yang diberikan menjadi tambahan energi bagi tim,&quot;ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mempersiapkan kondisi fisik dan strategi permainan, Akhyar juga memberikan perhatian terhadap kualitas individu pemain PSMS Medan, terutama para pemain asing yang dinilainya memiliki kemampuan di atas rata&#45;rata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendati demikian, Akhyar menegaskan bahwa tim pelatih telah mempelajari karakter permainan lawan dan menyiapkan langkah antisipasi dalam sesi latihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;PSMS merupakan tim yang bagus. Secara individu, pemain asing mereka memiliki kemampuan di atas rata&#45;rata. Namun, kita sudah mengantisipasinya dalam latihan, termasuk bagaimana menghadapi pemain dengan karakter seperti itu,&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhyar berharap persiapan yang telah dilakukan dapat diterjemahkan dengan baik oleh para pemain ketika pertandingan berlangsung. Disiplin menjalankan instruksi, menjaga organisasi permainan, serta memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting dalam upaya PSPS mengamankan kemenangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita tentu berharap pemain bisa menerapkannya di lapangan dan menjalankan tugas masing&#45;masing,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghadapi tim yang berada di puncak klasemen, PSPS dituntut tampil efektif sejak menit awal. Selain menjaga pertahanan dari ancaman serangan PSMS, Askar Bertuah juga harus mampu memaksimalkan setiap peluang di depan gawang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemenangan bukan hanya berpeluang mengangkat posisi PSPS di klasemen, tetapi juga menjadi modal berharga untuk menjaga momentum positif dalam persaingan Liga 2 Championship musim ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PSPS Pekanbaru diprediksi menggunakan skema 4&#45;3&#45;3 dengan mengandalkan permainan menyerang. Januarius Toa Meka diperkirakan mengisi posisi penjaga gawang, sementara Luiz Henrique Santana dan Antonio Augusto Gamaroni menjadi bagian dari kekuatan tim dalam membangun permainan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di kubu lawan, PSMS Medan diprediksi menggunakan formasi 4&#45;2&#45;3&#45;1. Formasi tersebut memungkinkan Ayam Kinantan menjaga keseimbangan di lini tengah sekaligus memberikan dukungan kepada penyerang utama Javier Siverio Toro.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut prediksi susunan pemain kedua tim:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PSPS Pekanbaru (4&#45;3&#45;3): Januarius Toa Meka (kiper), Luiz Henrique Santana, Antonio Augusto Gamaroni, M Ikhsan Kusuma, M Reza Kusuma, Asir Aziz, Pramudya Dwi Trenaldy, Viery Donny, Jenico Rski, dan Ilham Syafri Noer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatih: Akhyar Ilyas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PSMS Medan (4&#45;2&#45;3&#45;1): M Natsir Fadhil Mahbuby (kiper), Rafael Teixeira (kapten), Bintang Arrahim, Rizdjar Nurviat Subagja, Samuel Christian Simanjuntak, Abdul Zaki Alim, Manahati Lestusen, Phillerason Oliveira, Pramoedya Putra Suhardi, Irfan Jauhari, dan Javier Siverio Toro.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatih: Eko Purdjianto.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duel di Stadion Kaharuddin Nasution ini pun menjadi kesempatan bagi PSPS untuk membuktikan daya saingnya menghadapi salah satu kandidat kuat di Grup A. Dengan dukungan publik sendiri dan persiapan yang telah dilakukan, Askar Bertuah membidik hasil maksimal demi membuka jalan menuju puncak klasemen.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/41275145775-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_183721_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 18:37:45 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119249/misi-kudeta-dimulai-psps-berpeluang-rebut-takhta-grup-a-dari-psms</guid></item><item><title>Berani Minta Duit ke Warga? Wawako Pekanbaru Ancam Copot Camat dan Lurah!</title><link>https://www.bualbual.com/berani-minta-duit-ke-warga-wawako-pekanbaru-ancam-copot-camat-dan-lurah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, memberikan peringatan keras kepada seluruh camat dan lurah agar menghentikan segala praktik yang merugikan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak boleh meminta uang, mempersulit pelayanan, apalagi menjadi makelar tanah. Peringatan tersebut disampaikan menyusul masih adanya laporan masyarakat terkait buruknya pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan sampai saya mendengar lagi ada laporan masyarakat terkait pelayanan. Kalau seandainya ada yang minta&#45;minta duit atau mempersulit masyarakat, jangan sampai pula menjadi makelar tanah. Saya masih mendengar adanya pengaduan&#45;pengaduan masyarakat,&quot; tegas Markarius, Sabtu (10/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Warga berhak memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan gratis sesuai ketentuan tanpa adanya pungutan liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menjaga integritas aparatur, Markarius juga meminta Inspektorat Kota Pekanbaru memperketat pengawasan terhadap seluruh pegawai. Setiap laporan masyarakat yang disertai bukti, kata dia, akan langsung ditindaklanjuti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk itu, saya minta Inspektur Inspektorat menjaga integritas pegawai kita,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan tersebut juga ditujukan kepada camat dan lurah yang baru dilantik. Markarius meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami kondisi wilayah, serta menguasai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing&#45;masing agar tidak melakukan pelanggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini menjadi peringatan bagi kita semua, terutama bagi yang baru dilantik. Di tempat yang baru tentu belum mengetahui kondisi dan suasananya. Karena itu, segera pelajari dan pahami tugas pokok dan fungsi masing&#45;masing,&quot; pungkasnya. :::writing&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/96609600705-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_182002_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 18:20:32 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119248/berani-minta-duit-ke-warga-wawako-pekanbaru-ancam-copot-camat-dan-lurah</guid></item><item><title>Cuma Butuh 2 Jam! Polisi Berhasil Bekuk Pembobol Toko Sembako di Pelalawan, CCTV Jadi Senjata Utama</title><link>https://www.bualbual.com/cuma-butuh-2-jam-polisi-berhasil-bekuk-pembobol-toko-sembako-di-pelalawan-cctv-jadi-senjata-utama</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di sebuah toko sembako di Jalan Akasia, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan. Seorang pria berinisial &lt;strong&gt;SM alias SB&lt;/strong&gt; berhasil ditangkap kurang dari dua jam setelah laporan diterima melalui layanan darurat &lt;strong&gt;110&lt;/strong&gt;, Jumat (9/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa tersebut diketahui setelah pemilik toko, &lt;strong&gt;Sarojatulo Bulolo alias Pak Jefri&lt;/strong&gt;, datang membuka usahanya sekitar pukul 07.00 WIB. Ia mendapati gembok pintu tokonya telah dirusak dan pintu dalam keadaan terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat memeriksa bagian dalam toko, korban melihat etalase kaca di dekat meja kasir berantakan. Berbagai merek rokok dilaporkan hilang, sebagian lainnya berserakan di lantai. Selain itu, tiga tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram juga raib dibawa pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat kejadian yang diperkirakan berlangsung sekitar pukul 04.42 WIB tersebut, korban mengalami kerugian sekitar &lt;strong&gt;Rp10 juta&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban kemudian melaporkan kejadian itu melalui layanan darurat 110. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Pelalawan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi&#45;saksi, serta mengumpulkan petunjuk dari rekaman kamera pengawas (CCTV).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Pelalawan &lt;strong&gt;AKBP Ahmad Nur A&lt;/strong&gt; mengatakan, rekaman CCTV menjadi petunjuk utama hingga identitas pelaku berhasil diketahui. Pelaku yang diketahui berdomisili di Jalan Datuk Engku Raja Lela Putra, Pangkalan Kerinci Timur, akhirnya berhasil diamankan dalam waktu kurang dari dua jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Begitu menerima laporan melalui layanan 110, tim langsung bergerak. Berkat rekaman CCTV dan keterangan saksi, pelaku berhasil diamankan kurang dari dua jam. Ini menjadi bukti respons cepat layanan 110 Polres Pelalawan,&quot; ujar AKBP Ahmad Nur A.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut motif pencurian diduga karena faktor ekonomi. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut dan melengkapi alat bukti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas perbuatannya, SM dijerat dengan &lt;strong&gt;Pasal 477 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang&#45;Undang Hukum Pidana (KUHP)&lt;/strong&gt;. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pelalawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat &lt;strong&gt;110&lt;/strong&gt; apabila melihat atau menjadi korban tindak kejahatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apabila terjadi tindak pidana, negara hadir melalui kepolisian. Jangan ragu menghubungi layanan 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/9981121968-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_180951_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 18:10:18 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119247/cuma-butuh-2-jam-polisi-berhasil-bekuk-pembobol-toko-sembako-di-pelalawan-cctv-jadi-senjata-utama</guid></item><item><title>Ngeri! Limbah PETI Kini Serbu Danau Kebun Nopi, Wisata Andalan Kuansing di Ujung Tanduk</title><link>https://www.bualbual.com/ngeri-limbah-peti-kini-serbu-danau-kebun-nopi-wisata-andalan-kuansing-di-ujung-tanduk</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Dampak aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kini tidak lagi hanya mengeruhkan aliran Sungai Kuantan. Limbah lumpur dan sedimentasi dari kawasan hulu telah mencapai Danau Kebun Nopi di Kecamatan Kuantan Mudik, mengancam salah satu destinasi wisata andalan daerah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ironisnya, kondisi itu terlihat di tengah ramainya perayaan Hari Ulang Tahun ke&#45;27 Kabupaten Kuantan Singingi. Ribuan masyarakat memadati kawasan Danau Kebun Nopi untuk menyaksikan ajang Pacu Jalur Mini, namun air danau tampak keruh kecokelatan akibat tingginya kandungan lumpur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah warga mengaku kualitas air danau terus menurun dalam beberapa bulan terakhir. Mereka menilai pencemaran berasal dari maraknya aktivitas PETI di kawasan hulu, terutama di sekitar Desa Pebaun, yang aliran limbahnya bermuara ke bendungan Danau Kebun Nopi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Air danau ini makin hari makin keruh karena di hulu, seperti di Pebaun, dompeng terus beroperasi tanpa henti. Dampaknya terasa sampai ke sini. Padahal kalau airnya bersih, tempat ini sangat berpotensi untuk wisata dan olahraga air,&quot; ujar Arman (42).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain persoalan pencemaran, warga juga menyoroti banyaknya fasilitas penunjang wisata di sekitar danau yang tidak dimanfaatkan secara optimal. Sejumlah bangunan yang dibangun untuk mendukung kegiatan olahraga air kini tampak kosong dan kurang terawat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat menggandeng investor maupun pelaku UMKM untuk menghidupkan kawasan tersebut, misalnya dengan mengubah bangunan yang ada menjadi kafe, restoran, atau pusat kuliner yang menghadap langsung ke danau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sayang sekali bangunan&#45;bangunan megah di sekitar bendungan ini dibiarkan kosong. Kalau dikerjasamakan dengan warga atau investor lokal menjadi kafe atau restoran, kawasan ini bisa hidup setiap hari, bukan hanya saat ada pacu jalur,&quot; kata Hendra (38), seorang pedagang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara geografis, Danau Kebun Nopi memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga air. Perairannya yang tenang dinilai layak menjadi lokasi berbagai event, mulai dari kejuaraan dayung, jetski, flyboarding, hingga festival olahraga air berskala nasional maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengamat pariwisata Bambang Suherman menilai Danau Kebun Nopi merupakan aset langka di Sumatra. Namun, menurutnya, pengembangan kawasan tersebut akan sulit terwujud jika persoalan lingkungan tidak segera diselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Danau Kebun Nopi memiliki daya dukung yang ideal untuk sport tourism. Tetapi syarat utama wisata air adalah kebersihan dan keamanan perairannya. Wisatawan maupun atlet tentu enggan beraktivitas di danau yang keruh, dangkal akibat sedimentasi, apalagi jika terindikasi tercemar bahan kimia,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masifnya aktivitas PETI disebut mempercepat pendangkalan dan pencemaran perairan. Selain sedimentasi, penggunaan merkuri dalam proses pemisahan emas juga dikhawatirkan mengancam ekosistem serta kesehatan masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga bahkan mengaku masih kerap melihat aktivitas PETI berlangsung tidak jauh dari kawasan Danau Kebun Nopi. Kondisi itu memunculkan pertanyaan masyarakat terkait efektivitas penegakan hukum terhadap para pelaku tambang ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masyarakat heran, dompeng masih bekerja hampir setiap hari, bahkan dekat kawasan danau. Ini aset wisata paling berharga yang dimiliki Kuansing. Kalau dibiarkan rusak, apa lagi yang akan diwariskan kepada anak cucu?&quot; ujar Rusli (50).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum telah beberapa kali melakukan penertiban, aktivitas PETI disebut kembali muncul setelah operasi berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum mengambil langkah yang lebih tegas, konsisten, dan berkelanjutan. Selain penindakan, mereka juga mendorong adanya edukasi lingkungan serta penyediaan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat agar kerusakan lingkungan dapat dihentikan dan potensi wisata Danau Kebun Nopi tetap terjaga.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/54373216569-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_180336_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 18:04:02 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119246/ngeri-limbah-peti-kini-serbu-danau-kebun-nopi-wisata-andalan-kuansing-di-ujung-tanduk</guid></item><item><title>&apos;&apos;Jaga Gajah dan Alam!&apos;&apos; Pesan Terakhir Komjen Herry Sebelum Tinggalkan Riau</title><link>https://www.bualbual.com/jaga-gajah-dan-alam-pesan-terakhir-komjen-herry-sebelum-tinggalkan-riau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Kabaharkam Polri Komjen memberikan pesan mendalam soal kelestarian gajah Sumatra dan alam sebelum mengakhiri tugasnya di Polda Riau. Mantan Kapolda Riau tersebut menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem, khususnya populasi gajah Sumatra di Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu disampaikan oleh Komjen Herry Heryawan saat mengunjungi Camp Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan, Riau, Jumat (9/10/2026). Turut hadir di lokasi, Bupati Pelalawan Zukri Misran dan Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Komjen Herry mengunjungi gajah&#45;gajah yang ada di Flying Squad TNTN, seperti induk Mama Ria, Mama Lisa, dan anak gajah Nona Serroja serta Ganesha yang belum lama ini lahir. Dalam pernyatannya, Komjen Herry Heryawan tersebut mengungkapkan bahwa kehadirannya di tengah&#45;tengah kawasan konservasi bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan bentuk komitmen moral untuk memberikan harapan nyata bagi kelestarian makhluk hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami terus datang berkali&#45;kali di sini untuk membawa kesan dan pesan&#45;pesan yang baik, terutama memberikan harapan bagi kelestarian dan keberlanjutan makhluk hidup, terutama gajah&#45;gajah yang ada di sini,&quot; ujar Komjen Herry Heryawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjelang kepindahannya dari Riau dalam beberapa hari ke depan, ia menitipkan amanah kepada seluruh jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk terus merawat kebaikan yang telah ditanamkan kepada alam semesta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya ingin menitip pesan bahwa kebaikan yang diberikan kepada alam, ekosistem, dan makhluk hidup di sini perlu kita lestarikan. Kesan dan pesan penting ini harus terus dilanjutkan di kemudian hari,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara emosional, ia juga menyampaikan salam perpisahan khusus kepada para gajah jinak yang selama ini menjadi bagian dari upaya pelestarian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat jalan Mama Ria, Mama Lisa, Seroja, dan Ganesha. Mudah&#45;mudahan kita bisa bertemu lagi di lain kesempatan,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak lupa, Kabaharkam Polri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih sebesar&#45;besarnya kepada para pawang gajah (mahout), masyarakat lokal, serta jajaran Kapolres yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program pelestarian lingkungan dan satwa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berikan keadilan bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada alam semesta, lingkungan, serta gajah&#45;gajah yang merupakan ikon kebanggaan Riau yang harus kita jaga bersama,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai penutup komitmennya terhadap konservasi, Komjen Herry Heryawan juga merencanakan kunjungan ke area penangkaran (breeding area) di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas guna memastikan program keberlanjutan habitat dan populasi gajah tetap berjalan optimal.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/63231077602-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_175412_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 17:54:40 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119245/jaga-gajah-dan-alam-pesan-terakhir-komjen-herry-sebelum-tinggalkan-riau</guid></item><item><title>Alhamdulillah! Hujan Deras Akhirnya Guyur Riau, Warga Berharap Kabut Asap Segera Hilang</title><link>https://www.bualbual.com/alhamdulillah-hujan-deras-akhirnya-guyur-riau-warga-berharap-kabut-asap-segera-hilang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Sabtu (10/10/2026) pagi. Turunnya hujan disambut harapan masyarakat agar kabut asap yang belakangan menyelimuti sejumlah daerah segera berkurang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga di kawasan Kubang Raya, Kabupaten Kampar, merasakan hujan turun dengan deras sejak Subuh. Hingga pukul 07.00 WIB, hujan masih mengguyur kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“&lt;i&gt;Alhamdulillah&lt;/i&gt;, hujan deras dari tadi. Sampai pukul 07.00 WIB masih deras. Semoga hujan ini bisa menghilangkan asap, udara jadi bersih lagi dan kami bisa beraktivitas dengan nyaman,” ujar Hasma seorang warga Kubang Raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hujan juga dilaporkan mengguyur kawasan Panam, Kota Pekanbaru. Kondisi ini menumbuhkan harapan warga agar kualitas udara berangsur membaik setelah beberapa hari terakhir terdampak kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hujan ini sangat ditunggu&#45;tunggu warga Riau, sebab hujan ini lah yang diharapkan dapat mengurangi kabut asap,&quot; ungkap Yofa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi yang sama juga disampaikan Rizan, ia mengaku lega lantaran hujan deras telah mengguyur Kota Bertuah. Sebelumnya, asap karhutla dari provinsi tetangga membuat aktivitas warga terganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;&lt;i&gt;Alhamdulillah&lt;/i&gt;, pagi ini hujan lebat mengguyur Kota Pekanbaru. Hampir satu pekan anak&#45;anak tidak bisa belajar tatap muka karena asap karhutla. Semoga hujan ini mendatangkan kehidupan bagi tanah yang tandus dan mendatangkan rezeki bagi seluruh mahkluk,&quot; ujar Rizan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Riau pada Sabtu pukul 04.05 WIB, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai pukul 04.15 WIB di sejumlah wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wilayah yang berpotensi mengalami hujan meliputi Kabupaten Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, serta Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BMKG juga memperingatkan potensi kilat atau petir dan angin kencang yang menyertai hujan. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 07.15 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hujan berpotensi meluas ke sejumlah daerah lainnya, termasuk Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai, serta kecamatan lain di kabupaten dan kota yang telah disebutkan dalam peringatan dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat berharap hujan yang turun dapat membantu membersihkan udara dan mengurangi dampak kabut asap. Meski demikian, perubahan kualitas udara tetap perlu dipantau melalui pengukuran, karena hujan tidak serta&#45;merta menjamin seluruh wilayah terbebas dari asap. Bagi warga Riau, hujan pagi ini menjadi harapan baru agar udara kembali segar dan aktivitas sehari&#45;hari dapat berlangsung lebih nyaman.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/13556629021-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_094751_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 09:48:13 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119244/alhamdulillah-hujan-deras-akhirnya-guyur-riau-warga-berharap-kabut-asap-segera-hilang</guid></item><item><title>Di Balik Sukses Bintang Radio 2026, PAPPRI dan Kominfoss Panen Pujian dari Pemkab Kuansing</title><link>https://www.bualbual.com/di-balik-sukses-bintang-radio-2026-pappri-dan-kominfoss-panen-pujian-dari-pemkab-kuansing</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil meraih juara pertama Pemilihan Bintang Radio Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Tahun 2026. Ia mengungguli lima finalis lainnya dalam malam penutupan yang digelar di Astaka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kuansing, Jumat (9/10/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Posisi kedua diraih Ranggi Anggara dari Kecamatan Logas Tanah Darat, disusul Indra Wahyudi dari Kecamatan Pangean di posisi ketiga. Sementara itu, Gangga Camelia dari Kuantan Tengah menempati posisi keempat, Novelia Deandri dari Cerenti di posisi kelima, dan Mhy Marsita dari Gunung Toar di posisi keenam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kuansing bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfoss) Kuansing yang telah menyelenggarakan ajang tersebut dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi itu disampaikan Asisten II Setda Kuansing, Drs. Napisman, yang hadir mewakili Plt. Bupati Kuansing, H. Muklisin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemkab Kuansing berterima kasih kepada PAPPRI Kuansing dan Kominfoss yang telah menggelar acara ini dengan elegan. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh panitia sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses,” ujar Napisman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Pemilihan Bintang Radio menjadi wadah bagi generasi muda Kuansing untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan, serta meningkatkan kepercayaan diri di bidang seni tarik suara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan penyanyi berbakat dari Kuansing yang dapat berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga para juara terus mengembangkan kemampuan dan menjadikan ajang ini sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemilihan Bintang Radio 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;27 Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi talenta lokal untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing secara sehat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi serupa disampaikan Plt. Kepala Dinas Kominfoss Kuansing, Hevi Heri Antoni, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, Ir. Emerson.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam acara tersebut Manager Marketing Perumahan Assadel Land dan Cibiria Town House, Dod Endrigo bergelar Datuk Mangkuto Jilelo, Darwis DT, serta Mayang Sari Napisman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan berakhirnya Pemilihan Bintang Radio 2026, diharapkan para juara dapat terus mengembangkan bakat dan membawa nama baik Kuansing melalui prestasi di bidang seni tarik suara.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/77542849789-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_094128_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 09:41:50 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119243/di-balik-sukses-bintang-radio-2026-pappri-dan-kominfoss-panen-pujian-dari-pemkab-kuansing</guid></item><item><title>Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas, Pemprov Riau dan BPN Sepakat Bergerak Cepat!</title><link>https://www.bualbual.com/banyak-masalah-tanah-belum-tuntas-pemprov-riau-dan-bpn-sepakat-bergerak-cepat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Provinsi Riau memperkuat koordinasi bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau untuk mendorong penyelesaian berbagai persoalan pertanahan di daerah. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau, Nurus Sholichin, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Kamis (8/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan langkah dalam menangani sejumlah persoalan pertanahan yang masih membutuhkan koordinasi lintas sektor. Selain membahas konflik pertanahan, Pemprov Riau dan BPN juga menyoroti pentingnya percepatan penyelesaian sertifikasi tanah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan persoalan pertanahan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, BPN, dan instansi terkait agar setiap permasalahan dapat ditangani secara terarah. Menurutnya, koordinasi yang kuat diperlukan untuk memastikan persoalan di lapangan dapat dicarikan solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pemerintah Provinsi Riau tentu siap berkoordinasi dengan BPN untuk menyelesaikan persoalan&#45;persoalan pertanahan yang ada di daerah. Kita perlu duduk bersama dan mencari solusi yang terbaik, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara baik dan memberikan kepastian bagi masyarakat,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menekankan pentingnya inventarisasi berbagai persoalan pertanahan agar penanganannya dapat dilakukan berdasarkan kondisi dan permasalahan masing&#45;masing wilayah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperjelas persoalan yang dihadapi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita ingin persoalan yang ada dapat dipetakan dengan jelas, mana yang menjadi kewenangan masing&#45;masing pihak dan bagaimana langkah penyelesaiannya. Yang paling penting adalah komunikasi dan koordinasi terus dilakukan agar persoalan pertanahan ini tidak berlarut&#45;larut,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau, Nurus Sholichin, mengatakan sebagai pejabat baru di lingkungan BPN Riau, dirinya perlu membangun koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memahami berbagai persoalan pertanahan yang ada. Sebelum bertemu dengan Plt. Gubernur Riau, pihaknya juga telah mempelajari sejumlah konflik dan permasalahan pertanahan yang menjadi perhatian di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saya hadir di sini karena kebetulan saya sebagai Kakanwil baru, sehingga saya harus berkoordinasi dengan Pak Gubernur. BPN memang instansi vertikal, tetapi secara nyata sekitar 90 sampai 95 persen pekerjaan kami di lapangan berkaitan dengan masyarakat dan daerah,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Nurus menyebut sejumlah persoalan yang menjadi perhatian, di antaranya konflik di kawasan TNTN, persoalan yang berkaitan dengan PHR, serta sejumlah permasalahan lainnya, termasuk sertifikasi tanah yang belum terselesaikan. Ia menilai penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan kerja bersama dengan dukungan pemerintah daerah dan perangkat terkait.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami sebelum menghadap Pak Gubernur memang mempelajari permasalahan&#45;permasalahan dan konflik&#45;konflik yang ada di Riau, salah satunya konflik TNTN, kemudian PHR dan permasalahan lainnya. Termasuk sertifikasi yang belum selesai, nanti kita lihat permasalahannya ada di mana dan kita selesaikan bersama,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kakanwil BPN Riau berharap koordinasi yang telah dibangun bersama Pemprov Riau dapat terus diperkuat, termasuk dengan perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dalam penyelesaian persoalan pertanahan. Sinergi tersebut dinilai penting agar setiap permasalahan dapat ditangani secara bersama dan tidak berjalan sendiri&#45;sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tanggapan kami positif dan harapan kami selalu ada dukungan dari Pak Gubernur, kemudian dari Kadis BPKAD. Kita harus kerja bersama dan berkoordinasi, intinya adalah bagaimana persoalan&#45;persoalan yang ada ini dapat kita selesaikan secara bersama,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/7611229595-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_041809_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 04:18:49 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119242/banyak-masalah-tanah-belum-tuntas-pemprov-riau-dan-bpn-sepakat-bergerak-cepat</guid></item><item><title>Masih 13 Tahun, Nurul Angely Berhasil Rebut Gelar Juara Bintang Radio Kuansing 2026</title><link>https://www.bualbual.com/masih-13-tahun-nurul-angely-berhasil-rebut-gelar-juara-bintang-radio-kuansing-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Malam Grand Final Bintang Radio Kuansing 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;27 Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi berakhir pada Jumat (09/10/2026) malam. Nurul Angely, peserta asal Kecamatan Kuantan Mudik, berhasil dinobatkan sebagai juara pertama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ratusan penonton memadati Lapangan Astaka Taman Jalur, Teluk Kuantan, untuk menyaksikan penampilan terbaik para kontestan. Masyarakat yang tidak sempat hadir langsung juga dapat menyaksikan acara tersebut melalui siaran langsung di akun TikTok Detikkuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nurul Angely merupakan siswi MTs Muhammadiyah Lubuk Jambi yang lahir di Desa Seberang Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, pada 10 November 2012. Ia merupakan putri pasangan Irman Efendi dan Nurazizah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat diwawancarai jurnalis, Nurul Angely mengungkapkan rasa syukur atas doa dan dukungan masyarakat, khususnya dari Kecamatan Kuantan Mudik, yang turut mengantarkannya meraih juara dalam ajang Bintang Radio Kuansing 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, Angely tentunya sangat bersyukur bisa meraih juara 1 Bintang Radio Kuansing 2026. Angely mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan Angely. Kemenangan ini menjadi motivasi bagi Angely untuk terus belajar, berkembang, dan melangkah lebih jauh di dunia tarik suara. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk perjalanan Angely ke depannya,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kuansing, Seprialis, mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba lagu dangdut dan lagu daerah Bintang Radio Kuansing 2026. Ia juga bersyukur kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selamat untuk para pemenang Bintang Radio Kuansing 2026. Tetap kembangkan bakat, ananda semuanya. Semoga ke depannya ada lagi diva&#45;diva lainnya,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kuansing Drs. Napisman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kuansing Ir. Emerson, Marketing Asadel Land Endrigo atau yang disapa DMJ, komentator Pacu Jalur Darwis Dt., Plt. Kepala Diskominfo Kuansing Hevi Heri Antoni, serta dewan juri yang terdiri dari Mulyadi Harun, Rido Iskandar, Eko, dan Indah Sendari, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut daftar enam terbaik Bintang Radio Kuansing 2026:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Nurul Angely — Kuantan Mudik&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Ranggi Anggara — LTD&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Indra Wahyudi — Pangean&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Gangga Camelia— Kuantan Tengah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Novelia Deandri— Cerenti&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Mhy Marsita— Gunung Toar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selamat kepada seluruh pemenang. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat di bidang tarik suara.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/66815681251-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_034702_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 03:47:36 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119241/masih-13-tahun-nurul-angely-berhasil-rebut-gelar-juara-bintang-radio-kuansing-2026</guid></item><item><title>Sidang Sabu 13 Kg di Bengkalis Ditunda, JPU Masih Tunggu Rentut Kejagung</title><link>https://www.bualbual.com/sidang-sabu-13-kg-di-bengkalis-ditunda-jpu-masih-tunggu-rentut-kejagung</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Persidangan perkara narkotika dengan barang bukti 13 kilogram sabu dan 373 cartridge etomidate di Pengadilan Negeri Bengkalis kembali ditunda. Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum dapat memastikan waktu pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa, Hendri Saut alias Henri dan Dedi Sinaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;JPU Kejaksaan Negeri Bengkalis, Enrico Pinantun Hamonangan Hutasoit, mengatakan pihaknya masih menunggu rencana tuntutan (rentut) dari Kejaksaan Agung (Kejagung).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perkara tersebut merupakan kasus yang penetapan rencana tuntutannya berada di tingkat Kejaksaan Agung, sehingga Kejari Bengkalis belum dapat memastikan kapan tuntutan terhadap kedua terdakwa akan dibacakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, majelis hakim yang diketuai Tofri Dendy Baginda Sitorus menetapkan sidang lanjutan digelar pada Kamis pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada Kamis depan dengan agenda pembacaan tuntutan,&quot; ujar Ketua Majelis Hakim Tofri Dendy Baginda Sitorus sebelum menutup persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam persidangan tersebut, terdakwa Dedi Sinaga (44) didampingi kuasa hukum Windrayanto dan Esma Daniel, sedangkan Hendri Saut (32) didampingi penasihat hukum Ega Suzana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai sidang, Windrayanto menyampaikan bahwa berdasarkan fakta&#45;fakta yang terungkap di persidangan, kliennya hanya berperan sebagai pengemudi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Dedi diajak Hendri Saut untuk mengambil paket narkotika dan etomidate di kawasan Sungai Liong, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Pengambilan barang itu dilakukan atas perintah seorang bandar berinisial J yang hingga kini masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Windrayanto menjelaskan, seluruh komunikasi dengan J dilakukan oleh Hendri Saut. Setelah menerima barang, Hendri mendapat tugas mengantarkannya ke Palembang, Sumatera Selatan, dengan imbalan Rp50 juta apabila barang berhasil sampai di tujuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang berkomunikasi dengan J adalah Hendri Saut. Klien saya hanya sopir yang diajak oleh Hendri Saut,&quot; kata Windrayanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini bermula ketika Hendri Saut dan Dedi Sinaga, yang merupakan warga Pekanbaru, ditangkap polisi di area parkir Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis, pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 09.43 WIB atau saat pagi takbiran Idulfitri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keduanya diamankan saat menggunakan mobil Daihatsu Ayla BM 1284 NQ yang dikemudikan Dedi Sinaga. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 13 kilogram sabu serta 373 cartridge etomidate yang terdiri dari 223 cartridge berwarna hitam dan 150 cartridge berwarna merah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan berkas perkara, paket narkotika dan etomidate tersebut diambil Hendri dari kawasan Sungai Liong atas perintah J yang masih berstatus DPO. Barang haram itu rencananya akan dibawa ke Palembang sebelum akhirnya berhasil digagalkan aparat di kawasan Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/80660668703-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_034013_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 03:40:39 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119240/sidang-sabu-13-kg-di-bengkalis-ditunda-jpu-masih-tunggu-rentut-kejagung</guid></item><item><title>Buron Begal Masih Berkeliaran, Polresta Pekanbaru Sebar Tim Buru 2 DPO!</title><link>https://www.bualbual.com/buron-begal-masih-berkeliaran-polresta-pekanbaru-sebar-tim-buru-2-dpo</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Satreskrim Polresta Pekanbaru tengah memburu dua orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten. Pengejaran ini merupakan hasil pengembangan dari kasus begal bersenjata yang sebelumnya menjerat tersangka berinisial HS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengembangan tersebut, tim Jatanras bergerak cepat dan berhasil menangkap satu pelaku lainnya berinisial K di kawasan Gang Terendam, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah berhasil mengamankan HS, kami segera melakukan pengembangan ke kelompoknya dan berhasil menangkap K,&quot; ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Pekanbaru, Ipda Jericho Salahudin Pattimura, Jumat (9/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jericho menjelaskan, K merupakan seorang residivis dalam kasus serupa. Ia diduga terlibat aksi pencurian sejumlah sepeda motor di wilayah Pekanbaru hingga Kabupaten Pelalawan, antara lain di Jalan Ambon, Pasar Pagi Arengka, dan Jalan Tanjung Datuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa jenis kendaraan yang disasar pelaku meliputi Yamaha NMax, Yamaha R15, hingga Honda Beat. Atas perbuatannya, tersangka K dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski K telah diamankan, kepolisian terus menyisir keberadaan dua anggota kelompok lainnya yang melarikan diri. Salah satu buron yang dikejar diketahui berperan langsung mendampingi HS saat beraksi di Jalan Mustafa Yatim, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masih ada dua orang lagi yang statusnya DPO, salah satunya adalah pelaku begal yang beraksi bersama HS,&quot; kata Jericho.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, penyidik masih mendalami keterkaitan para pelaku dengan sejumlah laporan kehilangan kendaraan di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor di wilayah tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu proses penyelidikan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/29083198495-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_032706_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 03:27:36 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119239/buron-begal-masih-berkeliaran-polresta-pekanbaru-sebar-tim-buru-2-dpo</guid></item><item><title>Jangan Sampai Bayar Mahal! Pemerintah Tetapkan Batas Biaya Pemeriksaan Kesehatan Haji</title><link>https://www.bualbual.com/jangan-sampai-bayar-mahal-pemerintah-tetapkan-batas-biaya-pemeriksaan-kesehatan-haji</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah mendorong keseragaman pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji agar penilaian istitha’ah dilakukan berdasarkan standar medis dan biaya yang lebih terukur. Standardisasi ini diharapkan mengurangi perbedaan tarif antarfasilitas pelayanan kesehatan sekaligus memastikan calon jemaah memperoleh pemeriksaan sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembahasan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan Surat Edaran Bersama lintas kementerian yang diikuti secara virtual dari Ruang Rapat Kediaman Sekda Provinsi Riau, Jumat (9/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, menjelaskan bahwa perbedaan tarif pemeriksaan kesehatan selama ini dipengaruhi oleh jenis fasilitas pelayanan serta aturan yang digunakan rumah sakit daerah dan rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan. Karena itu, diperlukan acuan yang menjaga komponen pemeriksaan tetap sesuai standar sekaligus membatasi rentang perbedaan biaya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dampaknya memang kita rasakan bahwa kadang&#45;kadang komponen tarif dan paket medical check&#45;up untuk calon jemaah haji ini menjadi berbeda&#45;beda. Tetapi tetap bahwa mesti ada regulasi yang mengatur supaya perbedaannya tidak terlalu lebar,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dante memaparkan bahwa paket pemeriksaan kesehatan dasar telah dihitung dengan rentang biaya tertentu. Pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan apabila terdapat indikasi medis yang membutuhkan pemeriksaan tambahan, sedangkan komponen pemeriksaan wajib menjadi acuan bagi fasilitas kesehatan yang melayani calon jemaah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Untuk opsi paket terendah, itu antara Rp800.000 sampai Rp1.000.000, tidak boleh lebih dari ini. Dan untuk paket rerata yang tertinggi, itu Rp1.100.000 sampai Rp1.300.000,” terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan aspek penting dalam memastikan calon jemaah memenuhi persyaratan istitha’ah. Menurutnya, proses pemeriksaan harus berjalan profesional, konsisten, dan bebas dari intervensi yang dapat memengaruhi keputusan medis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pemeriksaan kesehatan harus dilaksanakan berdasarkan standar yang konsisten, profesional, dan bebas intervensi. Kita mengusulkan satu protokol nasional dengan kriteria yang jelas, fasilitas pemeriksaan yang terverifikasi, dan pencatatan hasil langsung oleh tenaga medis yang berwenang,” ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Irfan juga mendorong koordinasi antara pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan instansi terkait untuk menyelaraskan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan beserta tarifnya. Keseragaman tersebut diharapkan memberikan kepastian kepada calon jemaah sekaligus menjaga kualitas pemeriksaan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Untuk itu, koordinasi dinas kesehatan, pemerintah daerah, dan instansi terkait harus menghasilkan standar biaya yang jelas, termasuk mekanisme pengawasan pelaksanaannya. Kita ingin memastikan bahwa keputusan istitha’ah berdasarkan pada kondisi kesehatan dan standar medis yang berlaku, bukan pertimbangan lain,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji dapat berlangsung lebih transparan dan terukur. Pengawasan terhadap standar medis dan biaya juga diperlukan agar pelayanan diberikan sesuai ketentuan serta tidak menimbulkan perbedaan yang berlebihan antarfasilitas kesehatan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/81860255388-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_003252_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 00:33:10 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119238/jangan-sampai-bayar-mahal-pemerintah-tetapkan-batas-biaya-pemeriksaan-kesehatan-haji</guid></item><item><title>Data Haji Diperiksa Ketat, 597 Ribu Perlu Ditindaklanjuti! Bagaimana Nasib Jemaah?</title><link>https://www.bualbual.com/data-haji-diperiksa-ketat-597-ribu-perlu-ditindaklanjuti-bagaimana-nasib-jemaah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUALBUAL.com &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah memperketat verifikasi data calon jemaah haji untuk mencegah penyalahgunaan identitas, manipulasi nomor porsi, dan ketidakadilan antrean keberangkatan. Pembenahan administrasi tersebut dilakukan melalui pemadanan data kependudukan dengan sistem informasi haji, dengan tetap memastikan hak calon jemaah yang sah terlindungi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kebijakan tersebut dibahas dalam penandatanganan Surat Edaran Bersama lintas kementerian yang diikuti secara virtual dari Ruang Rapat Kediaman Sekda Provinsi Riau, Jumat (9/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa hasil pemadanan terhadap sekitar 5,7 juta data antrean menunjukkan sebanyak 597.860 data memerlukan tindak lanjut. Dari jumlah tersebut, 416.147 data masuk kategori tidak padan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Bapak sekalian, hasil pemadanan terhadap 5,7 juta data antrean yang kita miliki menunjukkan terdapat 597.860 data yang memerlukan tindakan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 416.147 data masuk dalam kategori yang tidak padan,” ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Irfan menegaskan bahwa hasil pemadanan bukan alasan untuk mengurangi hak jemaah secara otomatis. Setiap ketidaksesuaian identitas, data ganda, maupun perubahan status jemaah harus ditelusuri melalui mekanisme resmi dan ditangani sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saya berharap agar seluruh tindak lanjut dilakukan dengan prinsip kehati&#45;hatian, tidak menggeser nomor porsi, tidak menghilangkan hak jemaah secara sepihak, dan setiap perubahan harus memiliki dasar serta jejak audit. Kita juga perlu menetapkan target penyelesaian, penanggung jawab, dan laporan kemajuan secara berkala,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan tingginya permintaan keberangkatan haji dapat membuka celah penyimpangan apabila tidak diimbangi administrasi yang kuat. Salah satu risiko yang perlu dicegah ialah penggunaan identitas orang lain atau praktik yang membuat calon jemaah tertentu memperoleh kesempatan berangkat tidak sesuai urutan antrean.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Permasalahan kuota dan antrean ini kemudian bisa memicu moral hazard. Moral hazard di antaranya ada yang dihalang&#45;halangi yang mengurus, ada kemudian yang harusnya mengantrenya masih lama bisa duluan, bahkan menggunakan nama orang lain, dan lain&#45;lain,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Tito, pemanfaatan data kependudukan dan biometrik dapat membantu memastikan identitas calon jemaah sesuai dengan dokumen resmi. Dengan demikian, potensi penyalahgunaan identitas dapat ditekan melalui proses verifikasi yang lebih akurat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Nah oleh karena itu, ini kami sudah bersepakat dengan Kementerian Haji dan Umrah memanfaatkan data Dukcapil ini untuk memverifikasi semua calon&#45;calon yang akan berangkat haji. Dengan demikian, kalau ada yang main&#45;main menggunakan nama orang lain misalnya, identitas yang lain, susah melakukan permainan itu lagi karena wajahnya dapat diverifikasi,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Riau mendukung pembenahan data tersebut melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan instansi berwenang. Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menilai ketepatan data kependudukan penting untuk memastikan identitas calon jemaah sesuai dokumen resmi sekaligus menjaga keadilan dalam penyelenggaraan ibadah haji.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ketepatan data kependudukan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan identitas calon jemaah sesuai dengan dokumen resmi. Oleh karena itu, pemanfaatan NIK dan teknologi biometrik diharapkan dapat membantu proses verifikasi sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Abdi menegaskan bahwa setiap ketidaksesuaian data perlu ditelusuri dan diselesaikan sesuai ketentuan tanpa mengabaikan hak calon jemaah. Pemprov Riau siap mendukung koordinasi lintas instansi agar proses pembenahan berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.bualbual.com/assets/berita/original/78242160446-red_and_white_modern_breaking_news_instagram_post_20261010_002538_0000.png"/><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 00:27:25 +0700</pubDate><guid>https://www.bualbual.com/read/detail/119237/data-haji-diperiksa-ketat-597-ribu-perlu-ditindaklanjuti-bagaimana-nasib-jemaah</guid></item></channel></rss>