Kue Tradisional Khas Melayu Indragiri Hilir, Putu Piring Batang Tuaka Tembilahan
BUALBUAL.com - Putu Piring salah satu kue yang terbuat dari tepung beras berpaduan gula merah dan kelapa parut. Kue putu Piring ini hampir sama dengan kue putu pada umumnya. 12/06/22
Putu Piring merupakan makanan khas melayu yang saat ini sangat sulit dijumpai.
Namun jangan risau, Makanan khas melayu ini terdapat di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya Tembilahan, Jalan Batang Tuaka.
Ibu Rina si penjual Putu Piring mengatakan bahwa dirinya sudah menggeluti usaha ini sejak 2021 lalu.
Dia juga menuturkan bahwa Putu Piring ini seporsinya Rp.10.000 untuk 8 potong. Tempat ini buka dari sore hingga malam hari.
Memiliki bahan dasar dan rasa yang hampir sama dengan kue putu pada umumnya. Jika putu lain umumnya berwarna hijau, putu piring tampil dengan warna kuning cerah yang menggoda.
Selain memiliki warna kuning, putu piring juga berbentuk pipih sesuai namanya menyerupai piring.
Warna kuning pada putu piring berasal dari kunyit yang digiling bersama beras hingga jadi tepung.
Sedang isiannya sendiri yakni gula merah manis, seperti halnya kue putu pada umumnya. Saat di gigit, gula merah cair di dalamnya akan lumer ke dalam mulut.
Kue ini terasa semakin nikmat bila disantap dengan parutan kelapa yang gurih.
Putu Piring umumnya disantap saat keadaan hangat. Disaat itu, aroma khasnya tercium dan tentunya ini yang menggugah selera.
Memiliki cara memasak yang unik dan khas dengan menggunakan kain dan dandang khusus tentunya menjadi daya tarik tersendiri hidangan ini.
Tak hanya menjual Putu Piring, di tempat ini juga tersedia Pisang Keju dan Pisang Crispy. (Adv)

Berita Lainnya
Wisata Religi Gema Muharram Di Indragiri Hilir
Kreatif! Pompong Hias dengan Miniatur Masjid dan Kaligrafi Ramaikan Festival Sungai Indragiri
Inhil Juga Punya Ekowisata Pantai Solop, Selain 'Jalan Sakaratul Maut' yang Sedang Viral
Shabu'Q Tembilahan: Sensasi Shabu dan BBQ yang Lagi Viral!
Menyicipi Gurihnya Kue Keripik Bawang Hafiza Tembilahan
Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Riau Harus Bersatu Hadapi Covid-19
Pasar subuh Tembilahan, penggerak ekonomi Inhil sejak 1963
Budaya Lokal Masyarakat Desa Pelanduk Kecamatan Mandah dalam Tradisi Semah Kampung
Kuliner Murah Meriah Nasi Merah Gunda di Kota Tembilahan
Kerajinan Tangan dari Berbahan Tempurung Kelapa di Inhil Mulai Dilirik Pembeli
Mau Berbuka Pusa dengan Yang Manis-manis Ini Kami Rekomendasi Takjil Khas Banjar Bernama Kue Pare
Disajikan dengan Gula Merah Cair, Kue Apam Masih Miliki Peminat di Tembilahan