Lonjakan 5.000 Pengunjung, Aktivitas Hiburan Pantai Solop Dievaluasi Disparporabud Inhil
BUALBUAL.com - Aktivitas hiburan di kawasan Pantai Solop selama momentum libur Idulfitri 1447 H menjadi perhatian publik, seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan pada periode tersebut.
Menyikapi hal itu, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan bahwa upaya pembinaan dan pengawasan sebenarnya telah dilakukan sejak sebelum masa libur berlangsung.
Kepala Disparporabud Inhil, Qudri Ramaputera, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat himbauan resmi tertanggal 9 Maret 2026 kepada seluruh pengelola destinasi wisata, termasuk di kawasan Pantai Solop.
Dalam himbauan tersebut, pengelola diminta untuk meningkatkan pengawasan, menjaga ketertiban, serta mengatur pelaksanaan hiburan agar tetap memperhatikan norma, etika, dan kenyamanan pengunjung.
“Sejak awal kami sudah mengingatkan melalui surat resmi. Artinya, bukan tidak ada upaya dari pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan,” jelas Qudri.
Namun demikian, di lapangan masih ditemukan adanya aktivitas hiburan yang dinilai berlebihan dan tidak sepenuhnya mengindahkan himbauan yang telah disampaikan.
Menurut Qudri, kondisi ini menjadi catatan penting, mengingat pada tahun sebelumnya, yakni 2025, himbauan serupa dapat diikuti dengan baik oleh para pengelola atau pelaksana di lapangan, sehingga pelaksanaan kegiatan wisata berlangsung lebih tertib tanpa adanya hiburan yang menjadi sorotan.
“Artinya, ketika himbauan diindahkan, situasi bisa lebih kondusif. Ini yang menjadi evaluasi kita bersama ke depan,” ujarnya.
Di sisi lain, lonjakan jumlah pengunjung juga turut mempengaruhi dinamika di lapangan. Berdasarkan data, jumlah pengunjung di Pantai Solop pada hari ketiga Idulfitri tercatat kurang lebih sekitar 5.000 orang.
Ke depan, Disparporabud Inhil akan mendorong penguatan pengawasan di tingkat pengelola, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pelaksanaan hiburan di destinasi wisata.
Penataan akan diarahkan pada kegiatan yang lebih terkonsep, edukatif, serta mengedepankan nilai kearifan lokal, seperti pengembangan wisata air dan wisata budaya, sehingga tetap menarik tanpa mengabaikan norma dan kenyamanan bersama.
Selain Pantai Solop, Disparporabud juga mencatat tingginya kunjungan di destinasi lain selama libur Lebaran, salah satunya wisata religi di Kampung Hidayat, yakni Ziarah Makam Tuan Guru Sapat, yang mencapai kurang lebih sekitar 10.000 pengunjung.
Hal ini menunjukkan bahwa potensi pariwisata di Kabupaten Indragiri Hilir cukup beragam dan memiliki daya tarik masing-masing, baik wisata alam maupun wisata religi.
Melalui langkah evaluasi dan penataan yang akan dilakukan, Disparporabud Inhil berharap seluruh pihak, baik pengelola maupun masyarakat, dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan etika di destinasi wisata, sehingga pariwisata daerah dapat berkembang secara positif, tertib, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya
Menag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Tidak Berizin, Ini Daftarnya
Plt Walikota Tanjungpinang Sampaikan 2 Penambahan Kasus Positif Covid-19
Bupati Bintan ke Jakarta karena Ada Urusan Partai
dr Indra Yovi: Riau akan Aman dari Covid-19 jika 3 Minggu tidak Ada Kasus Positif
Edy Natar: Kita Harus Bersyukur Jadi Daerah Percontohan Penerapan New Normal
Bupati H Zukri Terima Kunker Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau II Beserta Mitra Komisi V DPR RI
Usir Rasa Jenuh di Masa Pandemi, Dispar Riau Ajak Netizen Jalan-jalan Virtual
Wujudkan Program Pasar Tertib Ukur, Disperindag Inhu Gelar Talk Show
Bukan Sekadar Kabel! Pencuri di Pekanbaru Kini Incar Sistem Vital Jalan Raya
Tim Pengendali Inflasi Daerah Kampar Turun Ke Pasar Lipat Kain Guna Cek Harga dan Ketersediaan Pangan
Pemko Pekanbaru Gelar Semprot Disinfektan dan Rapid Test Massal di Kecamatan Marpoyan Damai
BSI Cabang Bengkalis, Silaturahmi Ke Bupati Bengkalis Kasmarni