MBG Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Libatkan BUMDes dan UMKM
BUALBUAL.com - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tak lagi sekadar pemenuhan gizi, tetapi mulai diarahkan menjadi penggerak ekonomi desa.
Memasuki satu tahun pelaksanaan, pemerintah mendorong penguatan peran BUMDes dan UMKM dalam mendukung keberlanjutan program.
Kegiatan refleksi bertajuk "Satu Tahun Perjalanan Makanan Bergizi Gratis dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat" yang di gelar di RCC Menara Lancang Kuning, Kamis (16/4), yang juga di hadiri Asisten II Setdaprov Riau Helmi D secara virtual, menjadi momentum penting untuk melihat dampak sekaligus merumuskan langkah ke depan.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Desa, Desa Tertinggal, dan Desa Tertentu pada Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Haris, menyampaikan bahwa refleksi ini penting untuk melihat perjalanan program selama setahun terakhir. Ia menegaskan bahwa MBG telah menunjukkan perannya lebih dari sekadar program bantuan makanan.
“Sekarang, setelah setahun ini akan kita refleksikan apa yang sudah berjalan. Saat ini MBG telah membuktikan bahwa ia adalah program instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Abdul Haris.
Ia menekankan bahwa ke depan masih dibutuhkan perbaikan terhadap program MBG tersebut, khususnya dalam penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan UMKM. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal juga harus lebih diserap sebagai tenaga kerja dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Di sisi lain, Abdul Haris mengingatkan bahwa keberhasilan program ini merupakan tanggung jawab bersama berbagai pihak. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program.
“Di balik keberhasilan ini, ada beberapa hal yang menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Ia berharap forum refleksi ini menjadi titik balik dalam pengembangan MBG ke depan. Tidak hanya sebagai program makan siang gratis, tetapi sebagai upaya strategis negara dalam membangun generasi sehat sekaligus memperkuat ekonomi di tingkat paling bawah.
“Kami berharap forum ini jadi titik balik. MBG bukan hanya program makan siang semata, tapi negara membangun generasi yang sehat dan menjadi mesin penggerak ekonomi di level paling bawah,” tutupnya.

Berita Lainnya
Kepala Desa Bisa Jabat Hingga 21 Tahun Lewat UU Desa yang Baru
Deklarasi Kampung Bebas Narkoba Serentak di Inhil, Polres Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
DP2KBP3A Inhil Laksanakan Pelatihan Fasilitator Tim Pendamping Keluarga
Petani Rokan Baru Pesisir Rohil Sulap Lahan Endapan Lumpur Jadi Ladang Padi Organik
Presiden Jokowi dan Bupati Bekasi Hadiri Perjanjian Kerjasama PMA/PMDN Dengan UMKM Secara Virtual
Pemkab Perkenalkan Turunan Kelapa Inhil ke IJB-Net Untuk Dipasarkan ke Jepang
Gubernur Pimpin Rapat Penanganan PMI Bersama Timwas PPMI DPR RI
Edo Kepala BPKAD: Tidak Mungkin Kabag Umum Khairil Lupa Anggaran Pengadaan 3 Unit Damkar
Bupati Inhil Herman, Hadiri Rapat TPID Riau, Usulkan Kebijakan Ekspor Kelapa
Camat Rupat Menghadiri Serangkaian Pesta Pernikahan Anak Bupati Bengkalis
Siaga Penuh! 12 Kabupaten/Kota di Riau Resmi Tetapkan Status Darurat Karhutla
RSUD Telukkuantan Akui Warga yang Meninggal Berstatus PDP