70 Alsintan Dibagikan
Bupati Afni Beri Peringatan Keras: Jika Petani dan Nelayan Terpuruk, Ekonomi Siak Bisa Guncang!
BUALBUAL.com - Di balik pelantikan 60 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak, tersimpan pesan yang lebih dalam dari sekadar seremoni. Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si, mengingatkan bahwa nasib petani dan nelayan adalah denyut kehidupan masyarakat. Jika mereka terpuruk, bukan hanya sawah dan laut yang kehilangan harapan, tetapi roda ekonomi daerah ikut terguncang.
Dalam pelantikan KTNA Kabupaten Siak periode 2026–2031 di Balairung Datuk Empat Suku, Rumah Rakyat, Sabtu (11/7/2026), Afni menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan petani dan nelayan menghadapi persoalan sendirian.
"Urusan petani dan nelayan itu urusan rakyat kita setiap hari yang harus kita jaga. Petani tidak bisa jalan sendiri. KTNA Siak tidak berjalan sendiri, kami akan membersamai. Kalau petani dan nelayan kita kenapa-kenapa, seperempat Kabupaten Siak bisa terguncang ekonominya," ungkap Afni.
Pernyataan Afni itu lahir setelah pemerintah mendengar langsung keluh kesah para petani dan nelayan dalam forum sarasehan. Mereka mengungkap persoalan yang selama ini membayangi kehidupan, mulai dari keterbatasan lahan, sulitnya memperoleh modal usaha, hingga kesulitan memasarkan hasil panen.
Afni mengatakan, pemerintah sengaja mempertemukan petani, nelayan, instansi pemerintah, dunia usaha, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) agar solusi yang lahir benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar asumsi.
Menurut mantan wartawan itu, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, KTNA harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan.
Meski kondisi fiskal daerah sedang terbatas, Afni memastikan sektor pertanian tetap menjadi prioritas karena menyangkut penghidupan ribuan keluarga di Kabupaten Siak.
Bupati perempuan pertama di Siak itu berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat membuka pasar baru bagi hasil pertanian dan perikanan lokal sehingga petani dan nelayan memperoleh kepastian pembeli sekaligus meningkatkan pendapatan.
Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Siak, Dannyanto Keleka Bediona, mengatakan seluruh masukan dari petani dan nelayan akan menjadi dasar penyusunan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.
Program tersebut mencakup pengembangan petani milenial, pemetaan kebutuhan petani di setiap kecamatan, serta penguatan kolaborasi untuk menyelesaikan persoalan lahan, permodalan, dan pemasaran hasil pertanian.
Pada kesempatan itu, Bupati Siak juga menyerahkan 70 unit bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).
Bantuan berupa traktor, combine harvester, pompa air, rotavator, hingga power thresher tersebut diharapkan mampu meringankan beban kerja petani, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak.

Berita Lainnya
Sempena Maulid Nabi, Bupati Kasmarni Serahkan Santunan Kepada 62 Anak Yatim dan 250 Eksemplar Surat Yasin
Bengkalis Raih Penghargaan Nasional, Wabup Serahkan kepada Bupati di Wisma Sri Mahkota
Bupati Serta Wakil Bupati Bengkalis Lambaikan Tangan Pada Tim Pawai Ta'aruf Bengkalis Di MTQ Ke 40 Propinsi Riau Di Rohil
Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kepri Sidak ke Rutan Klas I Tanjungpinang
Jangan Mau Dibohongi, Begini Proses Anggaran di Inhil untuk Masyarakat Setiap Tahunnya
Segel Dibuka, Investasi Rp250 Miliar PT MNS di KITB Siak Kembali Berjalan
Pawai Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kelurahan Air Jamban
Bupati HM Wardan Terima Tim Pemantauan Dan Evaluasi PK- 22 Lintas Kementerian/Lembaga Tahun 2022
Pimpin Rapat TAPD, Roby: Kita Fokus Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi
Gubri Syamsuar Berikan Semangat Kepada PDP Di RS Awal Bros Ahmad Yani
16 Kepala Desa di Kabupaten Bekasi Resmi Dilantik, Berikut Daftar Namanya
Ramaikan Kegiatan WCD 202, Ekraf Purwakarta Disambangi Bupati