Saat Jaksa Turun ke Jalan!
Bukan Hanya Mengadili, Kejari Inhil Pilih Berbagi dan Menebar Senyum di Hari Jumat
BUALBUAL.com - Di balik ketegasan jubah hukum dan riuh tugas menjaga keadilan, ada sudut hangat yang terus dipelihara oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir. Setiap penghujung pekan, menjelang kumandang adzan shalat Jum'at, tepatnya sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB suasana di seputar kantor Kejari Inhil tampak berbeda, Jum'at (16/10/2026).
Tidak hanya berkutat dengan berkas dan persidangan, para insan adhyaksa melangkah keluar untuk menyapa warga melalui program "Jum'at Berkah Berbagi Kebaikan, Menebar Keberkahan".
Program yang kini telah memasuki minggu keempat secara berturut-turut ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan wujud nyata kepekaan rasa terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Kepala Kejari Inhil, Johannes Harysuandy Siregar, S.H., M.H, mengungkapkan bahwa gerakan sederhana ini menyimpan harapan besar untuk memeluk nurani sesama.
"Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh jajaran dan lintas masyarakat untuk berbagi kasih kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Doa kami, dengan apa yang telah kami lakukan, semoga dapat sedikit membantu beban warga," tutur Johannes dengan penuh tulus.
Menghadirkan Senyum, Merasakan Apa yang Dirasakan Rakyat
Bagi Kejari Inhil, keadilan tidak hanya hidup di dalam ruang sidang, tetapi juga tumbuh di jalanan tempat rakyat kecil menggantungkan harapan. Johannes menegaskan bahwa korps adhyaksa ingin hadir secara utuh, dan tidak hanya galak menegakkan hukum, tetapi juga lembut dan tanggap memeluk duka warga.
"Ini salah satu wujud nyata keberadaan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir hadir di tengah masyarakat. Jadi, kejaksaan itu tidak hadir hanya dalam konteks penegakan hukum saja, tetapi kejaksaan juga bisa hadir bersama-sama masyarakat untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat," tambahnya.
Harapan Agar Kebaikan Ini 'Getok Tular'
Bantuan kecil yang diserahkan mungkin tampak sederhana, tetapi di mata seorang tukang becak, pedagang kecil, atau warga kurang mampu, itu adalah sebentuk perhatian yang menghangatkan jiwa.
Johannes berharap percikan kebaikan ini tidak berhenti di jajarannya saja, melainkan mampu menginspirasi dan menular (Getok tular) ke berbagai instansi lain hingga Pemerintah Daerah Indragiri Hilir.
"Kedepannya kami berharap program ini dapat berjalan terus. Tidak hanya di masa kepemimpinan saya, kalau bisa berlanjut seterusnya. Bahkan harapan kami, gerakan ini bisa dilirik oleh teman-teman di instansi lain hingga Pemda Inhil, sehingga Gerakan Jumat Berkah menjadi gerakan milik semua, baik pribadi maupun instansi pemerintah," tutupnya.
Lewat langkah-langkah kecil di hari yang mulia ini, Kejari Inhil membuktikan bahwa ketegasan hukum dan kelembutan kasih sayang bisa berjalan bersisian menjadi pelita kecil yang menerangi dan memberi rasa tenang bagi masyarakat Indragiri Hilir.

Berita Lainnya
Bupati HM Wardan Berikan Tanggapan Terhadap Pandangan Umum Fraksi Terkait 6 Ranperda
Gubernur Riau ajak Kader PKK dan Posyandu dalam Aksi Penurunan Stunting
DPC PWO Lampura Jalin Silahturahmi dengan Inspektorat
Antrean BBM Bikin Geger, SF Hariyanto Malah Tagih Tunggakan Pajak Pertamina di Riau
Soft Opening Benan Island Resort, Ketua DPRD Lingga Dorong Sektor Wisata di Tengah Pandemi
Salurkan Sapi Kurban Presiden RI, Gubri Abdul Wahid: Ini Wujud Kepedulian dan Kebersamaan
Gubernur Kepri Bacakan LKPJ Tahun Anggaran 2020 dan Dua Ranperda
Rangkaian HUT Lampung Utara ke-76, Pemkab Adakan Sepeda Santai dan Jalan Sehat
Bupati Kasmarni Hibahkan BMD Ke Polres Bengkalis, Kapolda Riau Saksikan Langsung
Roby Akan Lobi Pusat Diberlakukan Kebijakan Bebas VoA Wisata ke Bintan
Wagubri Edy Natar Harap Kongres Ikasmansa Pekanbaru Lahirkan Pemikiran Cemerlang
Maroko Tumbang, Final Piala Dunia Qatar Gubri Jagokan Argentina