PILIHAN
25 Nama Pemain PSPS Riau di Liga 2 Indonesia
BUALBUAL.com - Sebelum menghadapi laga pertamanya di Liga 2 Indonesia musim ini, PSPS Riau telah selesai mendaftarkan seluruh skuatnya ke panitia Liga 2. Nama-nama tersebut juga sudah disetujui dan siap bertanding di Liga 2.
Humas PSPS Riau, M Teza Taufik, mengatakan bahwa pihak panitia liga sudah menyetujui nama-nama pemain dan pelatih yang diregistrasikan sebelumnya. Total ada 25 pemain yang didaftarkan dan akan bertanding selama jalannya liga.
"Kita sudah siapkan seluruh administrasi dan squat ke panitia," kata Teza, Sabtu (22/6/2019).
Untuk tim pelatih PSPS Riau, sebagai Pelatih Kepala Bona Simanjuntak, Asisten Pelatih yakni Raja Faisal dan Sahala, serta Pelatih Kiper yakni Lutfi Yasin.
Untuk pemain, manajemen PSPS Riau mendaftarkan beberapa pemain lama dan pemain baru. Berikut nama-nama pemain yang terdaftar di Liga 2:
Ismail Hanafi (kiper)
Leonardo (kiper)
Ivan Fadhilah (kiper)
M Mukhlis
Danil Junaidi
Muhammad Z
Eriyanto
Dendi Sembiring
Darmawan
Hidayatullah
Fadau
Fachri Alhayani
Ruud Gullit
Redo Rinaldi
Yudhi Adytia Tile
Susilo Irwandoyo
M Yoga Pratama
Kevin Julian
Rifaldo OS
Sandi Septian
Irdan Ismail
Finno Andriannas
Dani Marvelous
Wazir Kahfi
Riki Dwi Saputro.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Riau: Pelebaran Runway untuk Embarkasi Haji Penuh Perlu Kajian Khusus
Isra' Mi'raj 1441 H di Mesjid At-Taqwa, Wabup H Syamsuddin Uti Sampaikan Bahaya Karlahut
Lewat Akun Sosial Media Instagram @andirachmangubri Ucapkan Selamat pada Syamsuar dan Edy Natar
Debat Pilpres Kedua, KPU Putuskan Tak Ada Kisi-kisi
Sekda H.Ahmad Hijazi.SE,MSi Buka MTQ I HIPPMIH-Pekanbaru Antar Paguyuban Se Provinsi Riau
Viral Disosmed "Harimau Jawa" Ancam Santet Prabowo, Begini Tanggapan Fadli Zon
Uas Dipolisikan! Tim Pembela Ulama Laporkan Balik Pelapor Ustaz Abdul Somad
Setelah 6 Jam Lumpuh, Layanan Internet Telkomsel Pulih Kembali
Bupati Amril Turun Ke Lapangan Lantik Para Kades Terpilih
Pemprov Riau Ajukan 10 Ribu Lebih Kuota CPNS dan PPPK ke Pusat
Hanura: Padahal Kami Sudah Korbankan Kursi Parlemen "Marah Tak Masuk Kabinet"