PILIHAN
Masih Ada Sekolah Berdinding Papan di Langgam, Pelalawan Riau
BUALBUAL.com - Wakil Ketua DPRD Riau, Zukri, merasa prihatin atas pengaduan warga Pelalawan yang menyebutkan bahwa ada sekolah yang berdinding papan di Kecamatan Langgam Pelalawan, Riau.
"Saat reses lalu, ada warga yang menyampaikan bahwa ada sekolah berdinding papan. Mendengar itu, saya langsung meninjau lokasi sekolah tersebut," kata Zukri, Kamis (5/3/2020).
Sesampainya di lokasi SMAN 2 Langgam, di hadapan ratusan masyarakat dan pihak sekolah, Ketua DPD PDI Perjuangan Riau ini pun menyampaikan bahwa ia akan memperjuangkan pembangunan permanen gedung sekolah.
"Insya Allah semoga apa yang menjadi aspirasi dan harapan kita bersama dapat terwujud dan terealisasikan secepatnya, dunia pendidikan ini adalah aset yang harus kita jaga untuk anak cucu kita, tanpa sekolah dan ilmu pendidikan kita tidak akan bisa seperti sekarang, melalui sekolah dan pendidikanlah generasi muda akan tumbuh untuk masa depan bangsa," tegas politisi asal Pelalawan ini.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Seleksi Sekda Riau 3 Nama Diumumkan, Sekda Inhil Said Syarifuddin Masih Bertahan!
Di ikuti 11 Kampung KB Se Kab.Bengkalis, Asisten Tiga Bupati Bengkalis. Buka Gebyar Kampung KB.
Pengembangan Toga, Isdianto Dukung 1.000 Persen
Akibat Keterlambatan Pengajuan Usulan, APBD - P Inhil Tahun 2018 di Pastikan Tidak Dapat Dilaksanakan
Bernilai Rp13 Miliar, Kapolda Riau Resmikan Gedung Mako Polres Rohul
Netizen Ikut Caci Al Ghazali karena Ahmad Dhani Ditangkap Dengan Dugaan Kasus Makar
Karena Tidak Miliki Biaya Pengobatan, Nuri Penderita Patah Tulang Kaki Pasca Kecelakaan Tunggal Kini Sudah Sebulan Terbaring di Rumah
TPM soal Tak Diajukannya Ikrar NKRI ke Ba'asyir 'Istana Jawab'
Stanting Capai 1.716 Orang, Ini Program Pemkab Inhil Untuk Atasi Stunting
Pertunjukan Pentas Lumba-lumba Kian Diminati 'Meski Diterpa Isu Eksploitasi'
MUSLIM S. Sos, MSi, Siap Ikuti Seleksi Dirut PDAM TI Inhil, Saya Janji Selesaikan Persoalan yang mendarah Daging!
Kivlan Zen Laporkan Balik Pelapornya, Tidak Terima Saya Dituduh Makar