Awas Tertular Corona saat Perjalanan Jika Kamu Berani Mudik
BUALBUAL.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menegaskan, agar masyarakat tetap berada di rumah dan tidak mudik. Yuri mengatakan, mudik sangat memiliki risiko untuk mempercepat penularan Corona COVID-19.
"Jangan mudik, kita harus memastikan tidak tertular. Akan sangat mungkin kita bertemu dan terpaksa kontak dengan orang tanpa gejala (OTG), apalagi kendaraan umum, atau saat kita di terminal, rest area atau toilet umum," kata Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan via YouTube, Sabtu 25 April 2020..
"Ini yang harus kita sadari karena di sinilah ruang yang memungkinkan kita tertular. Atau, bisa saja kita sendiri yang jadi sumbernya menularkan ke orang lain," ucapnya.
Yuri pun menambahkan, mengimbau kepada masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah untuk membatasi waktu saat berada di luar. Selain membatasi waktu, Yuri juga meminta masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat kontak dengan orang lain.
Sementara itu, Yuri melaporkan bahwa pemerintah sudah memiliki 45 laboratorium yang bisa memeriksa spesimen setelah mendapat distribusi reagen. Jumlah ini masih akan bertambah seiring penambahan reagen yang terus diupayakan pemerintah.
Sedangkan, untuk jumlah pasien positif terjangkit virus corona hingga hari ini sudah menembus 8.607 orang. Sebelumnya tercatat 8.211 kasus. "Ada konfirmasi kasus positif sebanyak 396. Sehingga kasus positif kini sudah mencapai 8.607 orang," ujar Yurianto.

Berita Lainnya
FKHN Kecewa Terhadap Pemda Inhil, Dulu Kami Jadi Garda Terdepan Saat Covid, Saat Penerimaan Formasi PPPK Kami Paling Sedikit
Bupati Kampar Gagal Di Vaksin Karena Tensi Tidak Stabil
Peringatan Hari Lupus, Kadinkes Inhil: Ini Termasuk Penyakit Mematikan
Jubir Covid-19 Riau : Ada Kesalahpahaman Terkait New Normal
IZI Provinsi Riau Bantu Akomodasi Anak Penderita Kanker Kulit di Tembilahan ke Pekanbaru
Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting Desa Batang Tumu 2023-2024
dr Afrizal Darmawan: Pasien Reaktif di RSUD Raja Musa Berasal dari Kecamatan Pelangiran dan Pulau Burung
Analisis Hasil Pengukuran Stunting Desa Intan Mulya Jaya Tahun 2024
Jubir Covid-19 Riau : Ada Kesalahpahaman Terkait New Normal
Alhamdulillah, Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Keritang, Inhil Dinyatakan Sembuh
Kecelakaan SB Evelyn Calisca, Kadiskes Inhil Rahmi : Tenaga Kesehatan Sudah Disiagakan
Bupati HM Wardan Canangkan Gerakan Indragiri Hilir Melawan Osteoporosis Jaga Kesehatan Tulang