Kasus TKW Asal Siak di Kamboja Diselidiki Polda Riau, Diduga Terkait Sindikat
BUALBUAL.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa seorang warga Desa Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, berinisial SS (22).
Perempuan muda tersebut dilaporkan berada dalam kondisi membahayakan di Phnom Penh, Kamboja, setelah sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk bekerja di Malaysia.
Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, mengatakan pihaknya telah memulai penyelidikan awal dengan mengumpulkan keterangan dari keluarga korban di Desa Rawang Kao.
“Langkah ini kami lakukan segera setelah muncul informasi mengenai kondisi korban yang mengkhawatirkan,” ujar Hasyim, Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan keterangan keluarga, SS awalnya merasa aman karena dijanjikan akan bekerja di Malaysia bersama seorang rekannya berinisial BS. Namun pada Januari 2026, korban mengabarkan melalui pesan singkat bahwa kondisinya memburuk dan posisinya telah berpindah ke Phnom Penh, Kamboja, tanpa penjelasan kepada keluarga.
Kondisi kesehatan korban kemudian dilaporkan semakin memburuk hingga ia kehilangan kemampuan menggerakkan anggota tubuh. Saat ini SS sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Phnom Penh.
Situasi tersebut semakin memprihatinkan setelah muncul dugaan adanya ancaman dari pihak tertentu yang meminta sejumlah uang kepada keluarga korban dengan dalih biaya pengobatan. Bahkan disebutkan terdapat ancaman bahwa korban akan disuntik hingga meninggal dunia apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.
“Tim kami tengah menelusuri apakah ini murni kasus TPPO atau bagian dari sindikat penipuan internasional,” kata Hasyim.
Polda Riau saat ini juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait serta otoritas lintas negara untuk melacak keberadaan korban sekaligus memastikan keselamatannya.
Sementara itu, Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan KBRI Phnom Penh guna memastikan kondisi korban tetap terpantau dan mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
“Kami terus berkoordinasi dengan KBRI Phnom Penh untuk memastikan kondisi Sdri. SS termonitor dan mendapatkan penanganan medis yang diperlukan,” ujar Fanny.
Berdasarkan informasi terbaru, SS didampingi oleh rekannya berinisial BS selama menjalani perawatan di ruang ICU. Pihak KBRI juga telah menjenguk korban serta bertemu langsung dengan keluarga di rumah sakit.
Selain itu, tim BP3MI Riau telah mengunjungi rumah keluarga korban di Kabupaten Siak untuk menjelaskan kondisi terkini serta langkah-langkah yang ditempuh pemerintah melalui KP2MI/BP3MI dan perwakilan RI di luar negeri.
Fanny menegaskan pemerintah tidak tinggal diam dalam menangani persoalan pekerja migran nonprosedural. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ilegal ke luar negeri.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak berangkat bekerja ke luar negeri secara ilegal. Gunakan jalur resmi agar hak dan perlindungan bisa dijamin negara,” tegasnya.
Di tengah kondisi kritis korban, persoalan biaya pengobatan juga menjadi beban bagi keluarga. Sebagian biaya telah dibayarkan, namun masih terdapat sisa tagihan sekitar 1.000 dolar Amerika Serikat yang belum terselesaikan.

Berita Lainnya
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Kuala Sebatu Terus Dikebut
Brigjen TNI Jimmy: Fase Endemi di Kepri Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Putus Penyebaran Covid-19,Tim Gabungan Gelar Penyemprotan Serentak di 8 Titik Kota Tembilahan
Kabid Humas Polda Kepri Hadiri Seminar Nasional dengan Tema Pers Merawat Perbatasan
Kapolda Lampung Pimpin Apel Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2023
Farewell And Welcome Parade Iringi Pisah Sambut Kapolres Lampung Utara
Kapolres Inhil Resmikan Kampung Bebas Narkoba di Kecamatan Tembilahan
Kapolres dan Wakapolres Tanjungpinang Bantu Warga Korban Kecelakaan
Polres Karimun Bagikan Takjil Ramadhan kepada Masyarakat dalam Rangka HUT ke-20 Polda Kepri
Operasi Lilin Lancang Kuning 2020 di Riau Hari ini Dimulai
Rusman: Alhamdulillah dengan Adanya TMMD, Sangat Membantu
Meriah!! Peringatan Hari Bhayangkara ke-77 Polres Bengkalis Gelar Fun Walk