DPP Golkar Turun Tangan!
Tak Lagi Ditangani Golkar Riau, Nasib Parisman dan Eet Kini di Tangan DPP Golkar
BUALBUAL.com - Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Yulisman, memastikan penyelesaian konflik yang melibatkan dua anggota Fraksi Golkar DPRD Riau, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, kini sepenuhnya ditangani Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Yulisman mengatakan dirinya telah mengetahui insiden tersebut dan sempat berkomunikasi dengan kedua pihak. Namun, karena keduanya merupakan anggota DPRD tingkat provinsi, kewenangan penyelesaian berada di tangan DPP Partai Golkar.
"Persoalan ini sudah diambil alih DPP. Kami di DPD Golkar Riau sifatnya hanya horizontal. Kalau yang berselisih anggota DPRD kabupaten atau kota, baru menjadi kewenangan kami," ujar Yulisman usai rapat pleno pengurus DPD I Partai Golkar Riau di Pekanbaru, Kamis (23/7/2026) malam.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyayangkan insiden keributan yang terjadi di lingkungan Fraksi Golkar DPRD Riau. Menurutnya, peristiwa tersebut mencoreng citra partai dan tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.
"Memalukan. Itu komentar saya yang pertama," tegas Doli.
Ia menilai anggota legislatif seharusnya menjadi teladan dalam menyelesaikan perbedaan pendapat melalui dialog dan cara-cara yang bijaksana, bukan dengan emosi ataupun tindakan yang berujung pada kericuhan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, perselisihan bermula saat Indra Gunawan Eet menyampaikan pernyataan yang dianggap menyudutkan Parisman Ihwan dalam rapat pembahasan anggaran. Ketegangan itu kemudian memicu emosi hingga berujung pada keributan.
Doli mengingatkan seluruh kader Golkar agar menjaga soliditas dan marwah partai. Menurutnya, sesama anggota fraksi seharusnya saling menghormati dan tidak saling menyerang, terlebih di hadapan publik maupun anggota DPRD dari fraksi lain.
"Seharusnya sesama anggota Fraksi Partai Golkar bisa saling menjaga nama baik kolega, soliditas, dan marwah Golkar. Bukan saling tuding dan merasa hebat-hebatan, apalagi di depan anggota DPRD lain maupun publik," ujarnya.
DPP Golkar juga berharap persoalan tersebut segera diselesaikan secara internal dengan memanggil kedua pihak agar konflik tidak berlarut-larut dan tidak melibatkan kelompok pendukung masing-masing.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, DPP Partai Golkar turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Riau, atas insiden yang terjadi.
"Atas nama Partai Golkar, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Riau, yang tentu merasa tidak nyaman melihat peristiwa tersebut," tutup Doli.

Berita Lainnya
Bersama Kader-kader PDIP, Abdul Wahid Dapat Teriakan 'Gubernur' Riau
Sah! Partai NasDem Serahkan SK Dukungan ke Haji Herman Calon Bupati Inhil
Tak Mendaftarkan diri di Pileg, Ketua DPRD Siak Maju di Pilkada 2024?
Bahtin Suku Akit Hatas, Dukung Penuh Kasmarni - Bagus Santoso
Menjelang Pilkada, Pemerintah Ingatkan Potensi Korupsi Dana Bansos Covid 19
Dukungan Semakin Menggila, Kasmarni akan Bangun Jalan Mawar 2 Jalur
Fix Berlayar di Pilgubri, PKS Akhirnya Melabuhkan Pilihan ke Syamsuar - Mawardi Saleh
NU Siak: Jangan Membangun Framing Politik di Tengah Pandemi
Tumpah Ruah Masyarakat Inhil Ikuti Jalan Santai HUT Partai Golkar ke-58
Abdul Wahid : Kebijakan Pemerintah Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
P4TEN Kampanye Dialogis di Tanjung Rhu; Edy Nasution: Kami Menawarkan Diri Karena Punya Kapasitas dan Konsep Pembangunan yang Jelas
KNPI Riau Solid Bersama IPK, Sukseskan Kongres ke-XVI di Jakarta