PETI Mengintai Tepian Narosa
PETI Mulai Serang Tepian Narosa Teluk Kuantan, Rakit Setingkai Dimusnahkan Polisi
BUALBUAL.com - Tepian Narosa Teluk Kuantan, arena berlangsungnya Festival Pacu Jalur Tradisional mulai terancam keberedaannya. Pasalnya, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) mulai "serang" Tepian Narosa.
Polsek Kuantan Tengah Polres Kuantan Singingi langsung menindak aktivitas PETI dengan menemukan dan memusnahkan satu unit rakit PETI jenis setingkai di aliran Sungai Kuantan, tepiannya di kawasan Desa Seberang Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (1/10/2026).
Penindakan tersebut dilakukan setelah personel Polsek Kuantan Tengah menerima informasi masyarakat terkait aktivitas PETI di sekitar bawah jembatan gantung Desa Seberang Taluk.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kasi Humas Iptu Romlan mengatakan, personel Polsek Kuantan Tengah langsung melakukan patroli dan pengecekan di sepanjang aliran Sungai Kuantan setelah menerima informasi tersebut.
“Personel melakukan patroli dengan menyusuri aliran Sungai Kuantan, khususnya di sekitar bawah jembatan gantung Desa Seberang Taluk. Dari pengecekan, ditemukan satu unit PETI jenis setingkai yang tidak sedang beroperasi dan tertambat di pinggir sungai,” ujar Iptu Romlan.
Ia menjelaskan, setingkai merupakan jenis rakit PETI berukuran kecil yang dilengkapi mesin pendorong sehingga dapat berpindah-pindah lokasi di sepanjang aliran sungai.
Terhadap temuan tersebut, personel Polsek Kuantan Tengah melakukan pemusnahan dengan cara merusak dan membakar rakit PETI beserta peralatan yang digunakan untuk aktivitas penambangan ilegal tersebut.
“Dalam kegiatan penindakan ini tidak ada pelaku yang diamankan dan tidak ada barang bukti yang dibawa. Rakit PETI beserta peralatan pendukungnya langsung dimusnahkan di lokasi,” jelas Iptu Romlan.
Polres Kuantan Singingi melalui jajaran Polsek terus melakukan patroli dan penindakan terhadap aktivitas PETI yang ditemukan di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.
"Sekaligus menindaklanjuti informasi masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal," katanya.**

Berita Lainnya
Terbongkar! Dua HP Diselundupkan dalam Titipan Makanan ke Lapas Tembilahan, Petugas Gagalkan Modus Licik
Lahan Petani Terancam! KPPR Tuntut KLHK Selesaikan Konflik di Dumai dan Kampar
Pom Bensin di Karawang Terbakar, Beberapa Kendaraan Ikut Meledak
Terkait Sumbangan di SMKN 01 Kotabumi, Kacabdin IV Lampung Akan Panggil Pihak Sekolah
Diduga Wira Jaya Sewa Bodyguard Agar Bisnisnya Aman dari Sorotan Wartawan
Begini Penjelasan Lurah Tagaraja, Terkait Keluhan Warga yang Tidak Terdata Bantuan Pemerintah
Keluarga Cemas, Wanita Asal Siak Tiba-tiba Kritis di Kamboja Setelah Pamit Kerja ke Malaysia
Pemuda 20 Tahun Terseret Arus Kolam Bekas Galian, Ditemukan Tak Bernyawa
Kantor Bupati Kuansing Disegel KPK! Ruang Bupati hingga Sekda Dipasang Garis Penyidik, Suhardiman Amby Belum Diketahui Keberadaannya
Pria 26 Tahun yang Tenggelam di Sungai Kuantan Ditemukan Meninggal Sejauh 1,5 KM
Patroli Dialogis, Personel Polsek Kuindra Berikan Himbauan Kamtibmas dan Pemilu Damai
Sebanyak 7 Rumah di Tembilahan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Milyar