PILIHAN
Yang Lagi Liburan Ke Sumbar, Ada Desa Kuno Terindah Sedunia Lo ...
Bualbual.com, Banyak yang mampu diceritakan mengenai Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Salah satu kota di Indonesia yang memiliki segudang surga tersembunyi.
Perjalanan ke Sumatera Barat dari Jakarta bisa ditempuh menggunakan pesawat udara selama 1 jam 45 menit. Pesawat akan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau yang berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Padang dan terletak di wilayah Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
Lalu apa yang istimewa di Sumatera barat?
1. Desa Cantik di Batusangkar
Surga selanjutnya yang harus dikunjungi ada di daerah Batu Sangkar, Nagari Pariangan yang dapat ditempuh sekitar dua jam dari Padang. Lokasi ini berjarak sekitar 14 km dari Kota Batusangkar.
Setelah itu kita akan sampai di satu surga nyata bernama Desa Pariangan. Kabar bahagia datang dari New York, Amerika Serikat untuk Indonesia bahwa Travel Budget menjatuhkan pilihan pada Nagari Pariangan sebagai desa terindah di dunia.
Desa seluas 17.92 kilometer persegi itu secara administratif di bawah Kecamatan Pariangan dan dihuni sekitar 6.479 jiwa. Posisi Pariangan di bawah lereng Gunung Marapi, sebuah gunung api aktif berketinggian 700 mdpl. Udara di desa ini amat sejuk.
Nagari Pariangan merupakan desa kuno dan sebagai cikal lahirnya sistem pemerintahan khas masyarakat Minangkabau, yang populer dengan nama nagari. Namun, sistem pemerintahan nagari hanya bertahan sampai tahun 1980 menyusul lahirnya undang-undang tentang perubahan sistem pemerintahan tingkat bawah yang mengharuskan nagari diganti dengan sistem pemerintah desa sebagaimana yang berkembang pada masyarakat Jawa.
Namun, sejalan dengan otonomi daerah pada tahun 1999 yang memberi peluang bagi daerah untuk mengembangkan diri secara mandiri, masyarakat Sumatra Barat pun kembali menerapkan sistem pemerintahan nagari. Di desa pariangan ini terdapat sebuah mesjid terbesar yang berusia ratusan tahun yang dikenal dengan Masjid Ishlah. Masjid dengan gaya arsitektur Dongson ala dataran tinggi Tibet, menggambarkan betapa majunya peradaban Minangkabau kala itu.
Di desa ini pun terdapat bangunan rumah gadang dengan dinding terbuat anyaman rotan, ukiran kayu sebagai ciri khas bangunan di Sumbar. Rumah Gadang yang terdapat di desa periangan ini di antaranya seperti Balairung Sari Tabek atau Rumah Gadang tertua di Minangkabau, Rumah Gadang Dt Bandaro I, Rumah Gadang Dt Rangkayo Sati, Masjid Tuo Pariangan, serta Monumen Api Porda.
Desa pariangan bisa terpilih menjadi desa terindah karena masyarakat dan pemda setempat mampu mempertahankan warisan budaya leluhur mereka. Kearifan lokal mereka gunakan sebagai modal untuk mengembangkan desa yang penuh sejarah ini.
2. Air Terjun Mini Niagara
Penampakan air terjun ini menyerupai air terjun Niagara di belahan benua tetangga. Dengan ukuran yang lebih mini, air terjun ini tampak masih begitu perawan yang terletak di Pasaman Barat. Anda harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan roda dua, menembus hutan sawit selama 20 menit dari pusat Kecamatan Sungai Aua.
3. Pantai Muaro Binguang
Belum banyak yang tau bahwa surga terembunyi selanjutnya terdapat di pedalaman Sumatera Barat. Adalah Pantai Muaro Binguang yang terletak di Desa Mandiangin.
Untuk bisa sampai ke lokasi ini bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Dimulai dari daerah Tempurung, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Kemudian masuk ke Kampung Pisang dan terus ke Desa Wonosari.
Di ujung jalan Wonosari kita akan bertemu dengan jalan bebatuan dan kerikil. Jarak dari daerah Tempurung ke lokasi wisata sekitar 20 km sedangkan jarak dari ujung jalan Desa Wonosari sampai ke lokasi wisata sekitar 10 km. Dibeberapa titik terdapat deretan kebun kelapa sawit milik PT PMJ dan terdapat beberapa perumahan warga di pinggir sungai.
Traveler akan melihat pos satpam di pertengahan jalan menuju ke lokasi wisata. Jika di lihat dari namanya, Pantai Muaro Binguang memang sedikit agak unik. Tapi bukan cuman namanya ya, pantainya juga unik kok.
Banyak mungkin yang belum mengenal Pantai Muaro Binguang, karena tempatnya yang jauh di daerah pedalaman. Namun jangan salah, pemerintah setempat sudah mulai gencar mempromosikannya sebagai objek wisata andalan di sana.
Pantai Muaro Binguang berpasir putih halus serta ombak yang lumayan kencang. Tempat idaman para traveller diterpa semilir angin yang juga sejuk melewati setiap tipisnya kulit, semakin membuat suasana sejuk dan menyegarkan.
Pantai ini dikelilingi pohon cemara dan pohon bakau yang tersusun rapi menambah nuansa eksotis yang luar biasa. Apalagi di saat kalian akan memasuki wilayah pantai ini, pohon cemara yang hijau dan sejuknya hembusan angin akan menyambut kedatangan kalian.
Jika air sedang surut, kalian bisa berjalanan di sekitar bibir pantai dan melihat kerang atau tanaman laut lainnya. Tempat yang sepi juga menjadikan suasana di sini semakin hening dan menenangkan.***(dtk)

Berita Lainnya
Bahas Dugaan Pasien Suspect Virus Corona Pemda Inhil Gelar Rapat Internal Secara Tertutup
Kementan Minta Alokasi Dana KUR Rp 50 Triliun, Untuk Kembangkan Kelompok Tani
Ini Penyakit yang Serang Masyarakat Pekanbaru Akibat Asap, Selain ISPA
FPI Lakukan Aksi 313, Polisi Sebut Untuk Apa Lagi.?
Prabowo Subianto Ungkit Perlakuan Tidak Adil Aparat Hukum Kepada Pendukungnya
Antisipasi Covid-19, Pemdes dan Masyrakat Igal Gelar Bersih di Rumah Ibadah dan Tempat Umum
Andi Rachman: Tak Ada yang Ditinggalkan, Semua Dirangkul 'Sah Syamsuar Pimpin Golkar Riau'
#Peduli Ayu, Besok Seluruh Organisasi Paguyuban Se Inhil Turun Ke Jalan
Sekda Inhil Kukuhkan IPMI Ponorogo
Ketua PWNU Riau Rusli Ahmad bersama Gubri dampingi Panglima TNI dan Kapolri, Bersama Cegah Karhutla Riau
Sudah 50 Orang Diperiksa Atas Kasus Abdul Somad,kok Belum Ada Tersangka?
Polsek Rengat Barat Ciduk Kurir Narkoba antar Provinsi, 2,6 Kg Sabu Disita