PILIHAN
BPJS Kesehatan Mulai Gunakan Vedika ''Aplikasi Degital'' Seluruh Rumah Sakit di Indonesia
BUALBUAL.com, Mulai Mei ini, BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia serentak menerapkan program terbaru Verifikasi Digital Klaim (Vedika) bagi semua rumah sakit atau fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL).
Menurut Deputi Direksi BPJS Kesehatan Sumbagteng Jambi, Siswandi, Vedika itu sendiri merupakan proses verifikasi terhadap klaim yang diajukan oleh rumah sakit dengan menggunakan aplikasi verifikasi digital yang dilakukan di setiap kantor BPJS Kesehatan di masing-masing kabupaten/kota.
"Spesifik implementasi Vedika ini adalah proses administrasi klaim antara rumah sakit dengan BPJS Kesehatan. Jadi bukan langsung ke peserta. Kalau klaim rumah sakit bisa cepat terselesaikan, rumah sakit tentu bisa fokus kepada pelayanan pasien, sehingga BPJS Kesehatan juga jadi lebih efektif dalam memberikan layanan pada masyarakat," ujarnya kepada riauterkini.com, Rabu (02/05/18).
Dia menjelaskan, dengan diberlakukannya sistem elektronik klaim itu, maka BPJS Kesehatan juga menempatkan sebagian pegawainya di rumah sakit sebagai verifikator. Verifikator inilah yang nantinya ikut bertugas melakukan verifikasi klaim tersebut.
"Di seluruh Indonesia ada sekitar 600 orang pegawai BPJS Kesehatan yang 'berkantor' di rumah sakit. Agar tidak ada kendala, sebelum (Vedika) diterapkan, kami sudah melakukan persiapan jauh hari sebelumnya dengan semua mitra faskes tingkat lanjutan. Harapan kami, melalui Vedika ini rumah sakit bisa lebih cepat mengajukan klaim dan pelayanan terhadap pasien dapat menjadi lebih baik," singkatnya.***
riauterkini.com

Berita Lainnya
Bantu Korban Bencana Donggala dan Palu, Musisi Inhil Galang Dana Selama Sepekan
Usai di Tetapkan Nurdin Tersangka! KPK Geledah Ruangan Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri
Ternyata Ini Penyebabnya, Jaringan Telkomsel Bermasalah Seharian!
Saksikan Bupati Tanda Tangani Prasasti DMIJ Kempas, DPRD Inhil Harapkan Seluruh Desa Menjadi Desa Maju
Artis KDI dan D'academy Akan Meriahkan Senayang
Menjadi 197 Kasus, Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Terus Meningkat
ODP Covid-19 di Riau Capai 10.678 Orang, 105 Pasien Dalam Pengawasan Petugas Kesehatan
FJMR Inhil Terbentuk Defri Andi DIpercayakan Nahkodahi Kepemimpinan
WhatsApp Camat Enok Diretas Orang Tak Dikenal, Minta Kirimkan Pulsa
Stunting di Kab Inhil per Februari 2020 Sebanyak 2.259 dari 43.453 Balita dan Bayi
Akhirnya Jubir Pemerintah Jelaskan Pernyataan Video 'Si Kaya-Si Miskin' Terkait Corona yang Jadi Sorotan
Jaksa Sampaikan: Daftar 38 Nama Besar yang Diduga Terima Aliran Dana e-KTP