PILIHAN
Stunting di Kab Inhil per Februari 2020 Sebanyak 2.259 dari 43.453 Balita dan Bayi
BUALBUAL.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H. Zainal Arifin, SKM, MKes., menyebut angka stunting di Kabupaten Inhil per Februari 2020 sebesar 6,9 persen atau sebanyak 2.259 dari 43.453 balita dan bayi di Inhil.
"Hasil 6,9 persen tersebut di dapat setelah dilakukannya Gerkan Satu Hati serentak se-Inhil di 30 Puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan pada 22 Februari 2020 yang lalu," sebutnya Kepada Riaulink.com, Rabu (25/03/2020).
Lanjutnya, Zainal Arifin menyebut bahwa sebanyak 36.538 balita dan bayi yang ikut dalam kegiatan gerakan satu hati tersebut dari 43.453 balita dan bayi yang ada di 20 Kecamatan yang tersebar di Inhil.
"Artinya, sebesar 84,1 persen bayi dan balita ikut dalam kegiatan tersebut. Dari data tersebut menunjukan bahwa target pada pelaksanaan tercapai, yang mana sebelumnya Dinkes Inhil menargetkan 80 persen bayi dan balita ikut dalam kegiatan gerakan satu hati tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, zainal Arifin menyebut bahwa dari 30 puskesmas yang melaksanakan gerakan satu hati, tingkat tertinggi angka stunting terjadi di Puskesmas Tembilahan Hulu yakni sebesar 33,2 persen disusul Puskesmas Kuala Enok sebesar 19,8 persen, kemudian Puskesmas Enok yakni 19,7 persen. Sementara angka stunting terendah terjadi di Puskesmas Pengalihan keritang yakni 0,0 persen.
Tambahnya, Zainal Arifin menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah memberikan Apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Inhil karena paling banyak melakukan penimbangan gizi di Riau melalui gerakan satu hati.
"Pelaksanaan gerakan satu hati dapat berjalan dengan sukses karena mendapat dukungan dari semua kalangan terutama Pemerintah Kabupaten Inhil. Gerakan satu hati ini juga merupakan gagasan oleh Bupati Inhil HM. Wardan, bermula dari kerisauan hati beliau tentang banyaknya kasus stunting diInhil," jelasnya.
Sebagai Informasi, saat ini Dinkes Inhil telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementrian Agama (Kemenag) terkait Posyandu Prakonsepsi dalam Pencegahan Stunting (Durasi Penting) untuk menekan angka stunting di Inhil. (RLC)

Berita Lainnya
Bupati Inhil HM.Wardan Buka Kegiatan MTQ ke-39 Kecamatan Tempuling
GARBI: Gelar Deklarasi di Kabupaten Indragiri Hilir
Hidup dari Bantuan Tetangga dan Sanak Famili Kisah Dua Wanita Tuna Netra Lansia di Kuantan Singingi Riau
Kontraktor HKi Pekdum Section 5 Salurkan Bantuan APD Di Duri
Mahasiswa UNRI Gelar Aksi di Gedung Rektor, Tolak dikeluarkanya keanggotaan mahasiswa dari senat Universitas
CCTV Tak Berfungsi, Diduga Pembakaran Dalam Istana di Sabotase
Rumah Dinas Bupati Bengkalis Digeledah KPK
Amirhan dan Naurah Nazhifah Dinobatkan Sebagai Duta UIN Suska 2017
Disbun Inhil Akan Optimalkan Pengelolaan Excavator
Desa Intan Mulia Jaya Kabupaten Inhil Dapat Penghargaan dari Menkes RI