PILIHAN
Hebat! Tiga Orang Paranormal Berhasil Menangkap Jin Penghuni Gedung SDN 012
bualbual.com, Tiga paranormal berhasil menangkap jin yang menghuni gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012, Kelurahan Pelita, Samarinda Ilir, Kalimantan Timur, Minggu (27/5/2018) tengah malam.
Mereka memang sengaja datang untuk menerawang dan membersihkan gedung sekolah dari makhluk astral yang sering membuat warga geger.
Apalagi, sebelumnya warga juga digegerkan dengan adanya suara tangisan dari pohon beringin di SDN itu.
Setelah beberapa menit memandangi bangunan sekolah, salah satu paranormal memberi tahu Ketua FKPM Kelurahan Pelita Marno Mukti bahwa memang banyak mahluk halus yang berkeliaran di area itu.
“Tidak hanya di pohon beringin itu, tetapi juga di sekeliling sekolah. Mulai di lantai dua, toilet murid hingga di belakang gedung sekolah,” tutur Marno, Senin (28/5/2018).
Dia menambahkan, berdasar pengakuan paranormal itu, ada beberapa jin bandel yang suka mengganggu.
“Yang dibersihkan hanya yang suka mengganggu saja. Ada dua jin yang menurutnya paling usil. Yang pertama di lantai dua dan di belakang gedung sekolah,” ucap Marno.
Marno menuturkan, dua jin bandel itu ditangkap dan dimasukkan ke dalam botol air mineral yang sudah disiapkan.
“Lalu ditutup rapat. Memang wujudnya tidak terlihat. Namun, ketika ditangkap di tanah tampak cahaya terang yang kemudian dimasukkan ke botol. Saya juga melihat setelah masuk ke botol lalu berubah menjadi asap,” ujar Marno.
Saat itu, Marno juga menunjukkan foto botol air mineral berisi asap putih yang diyakini wujud jin.
Warga lantas meminta paranormal membuang jin itu jauh-jauh. Jin itu lantas dibuang ke Sungai Karang Mumus (SKM).
“Bersama dengan botolnya. Jadi, tutup botol tidak dibuka. Dihanyutkan begitu saja. Keterangan paranormal, dalam tujuh hari botol itu akan pecah. Jumlah jin yang akan keluar tidak hanya satu, tetapi menjadi banyak,” jelas Marno.
Menurut Marno, berdasar pengakuan paranormal, ada istana gaib yang menjadi rumah jin di belakang SDN itu.
“Kalau di pohon beringin itu dikatakan memang ada penunggunya yakni sebangsa genderuwo, tetapi tidak mengganggu. Yang mengganggu justru yang di lantai dua dan di belakang gedung sekolah,” ucap Marno.
Suasana setelah pembersihan dilakukan pun diakui Marno berbeda dengan sebelumnya. Marno menyebutkan aura negatif yang dirasakan berkurang dan berganti dengan aura positif.
“Nah kami berencana menemui Kepala SDN 012 untuk menanyakan apakah mau dilakukan pemagaran demi ketenangan dan kenyamanan anak-anak yang bersekolah di situ,” pungkasnya.*(oke/beb/pojoksatu.com)
loading...

Berita Lainnya
Dikeluhkan Masyarakat, Bupati "Tegur" Dishub Bengkalis, Penyeberangan Air Putih-Pakning
Hamil Lima Bulan, Anggota Brimob Dilapirkan Kekasihnya MN, ke Propam Polda Riau
Tiga Titik Panas Terdeteksi di Rupat Utara dan Pinggir Bengkalis
Melalui Relokasi Kegiatan: Tangani Covid-19, Kabupaten Bengkalis Siapkan Dana Rp300 Miliar
Bupati Wardan: Meresmikan Surau Al-Hidayah Desa Nusantara Jaya Kec Keritang
Upaya Pengembangan Perikanan Budidaya Air Payau, Bupati Inhil Kunker ke BBPBAP Jepara, Jawa Tengah
Wagub Lantik dan Kukuhkan Pengurus YPMR
Bakomubin Laporkan Ngabalin Ke Bareskrim, Dugaan Manipulasi Dokumen?
Untuk Mengecek Kekuatan Pelabuhan Dumai, Dishub Riau akan Turunkan Tim Ahli
HIPPMIH-Pekanbaru Akan Taja Seminar Tentang Permasalahan Turunnya Harga Kelapa di Kab Inhil
Hanya Bermodal Jimat Mustika Sulaiman, Sindikat Penipu Raup Rp119 Juta
Ya Sah Saja, Cuman Bikin Geleng Kepala, Inilah Kisah Yamaha RX King Edisi Emas Bisa Laku Rp 150 Juta