PILIHAN
300 Jenderal Resmi Nyatakan Dukungan Ke Prabowo-Sandi
Bualbual.com, Ratusan jenderal purnawirawan TNI dari semua angkatan resmi memberikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.
Dukungan diberikan setelah mendengarkan Prabowo yang menjelaskan tentang ekonomi Indonesia melalui buku berjudul 'Paradoks Indonesia'.
Terdaftar 300 orang jenderal purnawirawan TNI yang menyatakan dukungan kepada pasangan oposisi tersebut. Perwakilan dari para jenderal, Mantan Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Imam Sufaat membacakan pernyataan sikap. Awalnya, Imam mengatakan presentasi Prabowo tentang ide dan gagasan membangun ekonomi bangsa dari keterpurukan sangatlah bagus.
"Kita diberi harapan baru tentang masa depan Indonesia yang adil, damai, dan sejahtera. Maka pada hari ini, di tempat ini, kita dengan penuh semangat berkumpul kembali membulatkan tekad untuk berjuang bersama menyatukan hati akan saling bergandengan tangan secara erat dan kuat untuk memberikan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto," ujarnya, di Hotel Sari Pan Pacifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).
"Kehendak sejarah telah memanggil kita berjuang bersama untuk melawan kemiskinan, kebodohan, dan terpecahnya NKRI. Kita bertekad untuk menjaga Pancasila dan melaksanakan UUD 45 secara murni dan konsekuen melawan komunisme dan kapitalisme," imbuhnya.
Menurut dia, dukungan ke Prabowo-Sandi diberikan karena selama ini, pemerintah yang tengah berkuasa belum mampu mengangkat taraf hidup masyarakat dari bawah garis kemiskinan. Pemerintah juga dinilai belum mampu memberantas kebodohan untuk mencapai untuk mencapai kesejahteraan.
"Kita semua juga tidak mampu melihat sebagian masyarakat lemah terus-menerus kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Panggilan jiwa juang, seakan ibu Pertiwi kembali memanggil kita. Berteriak meminta kita semua untuk kembali berjuang demi Indonesia ke depan di masa senja kita," serunya berapi-api.
"Kehendak sejarah telah memanggil kita berjuang bersama untuk melawan kemiskinan, kebodohan, dan terpecahnya NKRI. Kita bertekad untuk menjaga Pancasila dan melaksanakan UUD 45 secara murni dan konsekuen melawan komunisme dan kapitalisme," pungkasnya.
Dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, terpantau di aula yang terbilang luas itu dipenuhi para jenderal purnawirawan. Di antaranya hadir Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Jenderal TNI (purn) Widjojo Soejono, mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purnawirawan Djoko Santoso, serta putri proklamator Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri.
Editor : BBC | Sumber : RMOL.co

Berita Lainnya
Nenek Kaya Raya Tetap Mengemis Setiap Hari, Bikin Gerah Manajemen Stasiun Hangzhou
IWO dan Personel Polres Inhil, Melakukan Penyemprotan Disinfektan di Permukiman Warga
MA Batalkan BPJS Kesehatan, Pemprov Riau Terlanjur Alokasikan Anggaran Rp156 Miliar
Pagi Ini Piala Bergilir Diarak Keliling Kota Bangkinang "Kampar Juara Umum MTQ Riau XXXVIII"
Pusat Belum Beri Kuota CPNS ke Pemprov Riau, Tapi Minta Informasi Disebarluaskan!
POLRI: Pada Pekan Kedua Januari 2019, Kasus Narkoba Meningkat
Cabuli Keponakan Yang Masih 6 Tahun,Pria di Mandau Ditangkap Polisi
Warga Inhu di Hebohkan Dengan Penemuan Cacing Dalam Sarden
Bagaimana Cara Membuat Si Dia Terpuaskan? Baca Tipsnya Disini
Gunung Tempat Uji Coba Nuklir Korut Rusak Berat Berlianto
Demi Pesugihan Basuki Ambil Perawan Keponakannya,Begini Kronologisnya