PILIHAN
Ada Lahan Intervensinya yang Terbakar, Ini Penjelasan BRG
BUALBUAL.com, Dalam kunjungan Badan Restorasi Gambut (BRG) RI ke Dumai, Riau, rombongan melihat langsung lahan-lahan yang menjadi target restorasi. Selain berkunjung, rombongan juga berdialog dengan masyarakat binaan yang berhadapan langsung dengan kebakaran di areal restorasi tersebut.
Kapokja Restorasi Gambut Wilayah Sumatera, Soesilo Indrarto, mengatakan bahwa pihaknya melakukan kunjungan ke Desa Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai untuk melihat langsung kegiatan restorasi. Di areal konservasi tersebut, BRG melakukan kegiataan pembasahan lewat pembangunan sekat kanal untuk mencegah karhutla.
"Di sini kita juga melakukan revegetasi hutan menggunakan kayu meranti seluas 20 hektar untuk memulihkan ekosistem," kata Soesilo pada Jumat (29/3/2019).
Untuk menunjang perawatan revegetasi tersebut, BRG juga melakukan kegiatan revitalisasi ekonomi di kawasan tersebut. Revitalisasi ini lewat kegiatan penanaman nenas seluas 15 hektar di daerah tersebut.
Terkait kebakaran yang terjadi di daerah yang diintervensi BRG, Soesilo mengatakan bahwa kegiatan pembasahan menggunakan sekat kanal dan sumur bor tidak serta merta menghentikan kebakaran. Kebakaran dapat terjadi jika ada oksigen, bahan bakar dan juga percikan api jika terjadi kekeringan.
"Dengan adanya sekat kanal yang menjaga muka air tanah, kebakaran yang terjadi tidak sampai ke dasar. Sehingga kebakaran bisa dikendalikan dengan lebih mudah," sebut Soesilo
Sementara itu Ketua Pokmas Mundam Jaya III, Idam Jarot, mengatakan bahwa kegiatan revitalisasi dan revegetasi ini sudah dilakulan sejak 2018 lalu. Dengan kegiatan ini, masyarakat mendapatkan kegiatan baru yang bernilai ekonomis serta menjaga lingkungan.
"Dengan program ini juga kegiatan pemadaman yang dilakukan Manggala Agni serta MPA lebih terbantu. Kita juga ikut memadamkan daerah yang terbakar di sekitar kawasan revitalisasi," kata Jarot.
Dengan program penanaman nenas di sekitar kawasan konservasi dan restorasi ini, diharapkan pengawasan terhadap kawasan tersebut lebih baik. Masyarakat akan lebih sering memantau dan jika terjadi karhutla, penanganan akan lebih cepat.
| Sumber | : | Cakaplah |

Berita Lainnya
Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam
Hari Bhakti Adhyaksa Ke - 59, Bupati Inhil: Kejaksaan Telah Berjalan Idealis
Dewan Akan Gelar Hearing, Terkait Permasalahan Sering Kebakaran di Inhil
Plh Bupati Bengkalis Tengaskan Bila Tak Taat Jalani Isolasi di Rumah, ODP Covid-19 Bakal Dijemput Paksa
HM. Wardan Tak Ingin Ada Lagi Berkas Yang Belum Ditandatangani Setelah Cuti
PDAM Tirta Inhil Akan Berkoordinasi Dengan Dinas PU Prov Riau? Terkait Pipa Air Yang Pecah
IPMR Surabaya: Riau Layak Jadi Icon Masyarakat Ekonomi syariah
Ketua DPRD Inhil Sebut Jika Dibiarkan,10 Tahun Mendatang Inhil Tak Lagi Jadi Negeri Hamparan Kelapa Dunia
Puluhan Perusahaan Ikut Ramaikan Pekanbaru Job Expo Tahun 2019
Wamen Budi Arie: Cerita saat Dirinya Berada di Desa Siluman: Orangnya Bisa Ngilang
Meriahkan Hari Jadi ke-506 Bengkalis, Pemkab Bengkalis Gelar Permainan Rakyat
Wujud Karya Bhakti Satgas TMMD ke-106 Kodim 0314 Inhil Menimbun Lapangan Desa Sanglar