PILIHAN
Masyarakat Semakin Ramai di Kantor KPU Pekanbaru, Meski Tak Ada Kepastian Mendapatkan Surat Suara
BUALBUAL.com, Warga yang tak dapat menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019 semakin ramai berkumpul di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Riau.
Pantauan CAKAPLAH.com, hingga pukul 16.50 WIB, masyarakat bertambah ramai yang datang, terlihat pula beberapa masyarakat yang tak sabar menunggu.
"Bagaimana ini pak? Apa hasilnya? Kami bisa milih atau tidak?," kata salah seorang warga.
Baca: Tak Bisa Mencoblos di TPS, Warga Pekanbaru Datangi Kantor KPU
Pantauan di lapangan, aparat kepolisian mulai berdatangan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi 'chaos' di kantor tersebut.
Sementara itu, salah seorang aparat kepolisian mengatakan bahwa pihaknya hanya bertugas untuk mengamankan agar tidak terjadi kerusuhan.
"Kami hanya bertugas, informasi di lapangan bahwa saat ini Forkompimda sedang rapat di kantor walikota antara Kapolres, TNI dan komisioner KPU Pekanbaru," cakapnya.
Hingga berita ini diturunkan, saat ini masyarakat masih bertahan di kantor KPU Pekanbaru.
| Sumber | : | Cakaplah |

Berita Lainnya
Unjuk Rasa di Bundaran Ratik Togak, Mahasiswa Minta Aparat Hukum Konsisten Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSUD Rohul
Satu Penumpang Kapal Karam di Tanjung Medang Bengkalis Telah Ditemukan
Kasmer Dahlan Pimpin Langsung Apel siaga Coklit Serentak Pilgubri 2018 di Rohil
Zidane Zidan: Suporter Madrid: Berhentilah Soraki Benzema
Septina Primawati, Surat Hasil Fit and Propert Test KI dan KIP Riau Sudah Dimeja Noviwaldy
Cegah Penularan Covid 19, PKBM Al Bantani Siapkan 1000 Masker Gratis
Liga Malaysia, Evan Dimas-Ilham Udin Kembali Mengalami Kekalahan Menyesakkan
6.347 Berita Kegiatan Kerja, Tempatkan Bupati Amril Mukminin Termashur Ketiga Level Nasional Dan No.1 Untuk Kepala Daerah Se_ Riau.
PB - HMI Keluarkan Maklumat, Atas Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi, Tentang Pelaporan SBY Ke Bareskrim Polri
5 Tips Bikin Foto Instagram Kekinian dari Ahlinya!
Real Madrid Raih Juara Liga Campion
Warga Laporkan PT Sindora Seraya ke Gubernur Riau, Diduga Serobot Lahan K2i