PILIHAN
Gubri Rapat Tertutup Bahas Penertiban Perkebunan Ilegal, Janji Sasar Kelompok Besar
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar rapat tertutup membahas rencana penertiban perkebunan ilegal yang mencapai 1 juta hektar lebih.
Pemprov Riau akan mensasar perkebunan besar ilegal yang dikuasai kelompok tertentu untuk kepentingan pribadi.
"Hari ini kita rapat penertiban perkebunan ilegal tanpa izin," kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Senin (12/8/2019) sebelum rapat.
Karena itu, Syamsuar menegaskan apa yang akan ditertibkan bukan perkebunan masyarakat atau petani kecil. Tapi perkebunan besar yang memanfaatkan masyarakat kecil, sedangkan masyarakat hanya mendapatkan upah.
"Sasaran kami kelompok-kelompok besar yang segala cara untuk kepentingan sendiri. Kelompok ini biasanya tanpa mengindahkan syarat pengajuan izin usaha investasi," tegasnya.
Padahal, menurutnya, pemerintah daerah dan pusat sudah komitmen memberikan kemudahan kepada investor untuk berinvestasi di provinsi Riau.
"Kalau secara legal sepanjang syaratnya dipenuhi tidak ada halangan yang berkaitan dengan pungutan-pungutan. Semua pelayanan perizinan sudah satu pintu. Karena kami sadar Riau ini butuh investasi tak hanya cukup dengan APBD dan APBN untuk membangun daerah, makanya ini yang kita jaga," tukasnya.
Pantauan di lokasi, rapat sebut dihadiri Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Mohammad Fadjar, Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada, Kejati Riau Uung Abdul Syakur, BPN Riau, Kanwil Dirjen Pajak Riau dan lainnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Dishub Klaim Sudah Paling Baik? Traffic Light Simpang Mall SKA Pekanbaru Saling Bertubrukan
34 Napi Masih Berkeliaran, Pasca Kerusuhan di Rutan Siak
Serambi Resto Pekanbaru Buka Lowongan Kerja Kasir Minat?
Bualbual Kasih Tahu #7 Kebiasan Keseharian Mu Seperti NgeDj
PUPR Riau Turunkan Alat Berat, Jalan Lubuk Agung-Batu Sasak Longsor
BKN Itu Hoaks Soal Penerimaan CPNS 2019
Polsek Mandau Relese Pers Pengungkapan Kasus Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Di Mandau
Warga Pekanbaru Siap-siap! Bakal Ada Pemadaman Listrik hingga 8 Hari ke Depan Berikut Wilayahnya
Bernilai Rp 5,3 Miliar, Polda Riau Berhasil Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster
Kericuhan antara Massa Pendukung Paslon Pilkada di Inhil Dipukul Mundur Aparat
Kontroktor PT HKI Pekdum 5 Tuntas Tutup Buku Tahun 2019-Pembayaran Invoice Mulus
Rapat Banggar-TAPD Diskors, Gara-gara Mau Sidang Paripurna