Cegah Covid 19, SMAN 15 Pekanbaru Bersama Kelas Kominfo Bagi Bagi Masker
BUALBUAL.com - Dalam mencegah penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran covid 19, SMAN 15 Pekanbaru yang merupakan sekolah penyelenggara kelas kominfo mengumpulkan masker, sembako dan hand sanitizer untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Hal tersebut dikatakan Kepala Sekolah SMAN 15 Pekanbaru Elmi Gurita usai membagikan masker kepada masyarakat di pasar pusat pekanbaru, Kamis (16/4/2020).
Elmi Gurita mengatakan masker yang dibagikan di pasar tadi sekitar 400 masker yang merupakan bentuk kepedulian siswa dan guru-guru untuk mencegah penularan virus corona.
"Semoga masker yang kita bagikan hari ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan diharapkan untuk dipakai sebagai bentuk upaya kita mencegah penularan virus corona ini,"ungkapnya.
Kemudian, saat ini kami juga merencanakan pembagian sembako dan hand sanitizer untuk masyarakat yang membutuhkan dan saat ini dalam proses pengumpulan dan donasi.
"Kami saat ini juga sedang merencanakan pembagian sembako dan hand sanitizer kepada masyarakat dan saat ini dalam proses pengumpulan dan kmi juga membuka donasi bagi siapa yang ingin menyumbang untuk bisa menghubungi, Deviarni No;+62 813-7867-2714 dan Reni No;+62 853-1963-1917.

Berita Lainnya
Disdik Riau Cairkan Dana BOSDA Rp.152,6 Miliar Rupiah
Disdik Karimun Wacanakan Libur Anak Sekolah Diperpanjang Sampai Juli 2020
Ujian Naik Kelas Ditiadakan? Ini Kata Kadisdik Kota Pekanbaru
KPAD Inhil Berikan Motivasi kepada Orang Tua Siswa Jalani Proses Belajar di Rumah
Proses Belajar Mengajar di Inhil Masih Menggunakan Metode Daring dan Luring
Unilak Berikan Paket Sembako Untuk Mahasiswa yang Tinggal di Kos
Unilak Berikan Paket Sembako Untuk Mahasiswa yang Tinggal di Kos
Tim KKN Relawan Universitas Riau Gelar Kegiatan Lawan Covid-19 di Kota Pekanbaru
Opini : Jubir Sejatinya dari Komunikolog
Patut Dicontoh, Murid SMAN 1 Kepenuhan, Rohul Rayakan Kelulusan dengan Bagikan Masker
Rektor Unilak Lakukan MoU Bersama KPU Riau
Edi Sakura: Sekolah Tidak Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Sampai 31 Mei 2020