Forum RT/RW di Pekanbaru: Saya Nangis Lihat Warga Susah Makan
BUALBUAL.com - Sejumlah Ketua Forum RT/RW di Pekanbaru menyampaikan berbagai keluhannya selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pekanbaru
Rata-rata keluhan yang disampaikan oleh para Ketua Forum adalah transparansi bantuan, kepastian waktu pencairan bantuan dan berbagai masalah selama PSBB lainnya.
Salah seorang Ketua Forum RTRW Kelurahan Limbungan, Khairul Amri menceritakan bagaimana susahnya dia dan rekan-rekannya dalam melakukan pendataan calon penerima bantuan Sembako bagi warga terdampak Covid-19.
Dijelaskan Khairul, data-data yang diminta sangat rumit namun RT dan RW berusaha bisa menyelesaikannya, sayangnya setelah RT dan RW mengumpulkan data ini, pihak kelurahan menyebut data mereka ditolak.
"Kalau iya ditolak, mana KK dan KTP yang ditolak itu, kembalikan ke kami 2200an KK itu," tegas Khairul di hadapan anggota DPRD Pekanbaru, Kamis, 30 April 2020.
Tak berapa lama setelah penolakan itu, RT dan RW kembali dikabari oleh lurah melalui WhatsApp grup, dimana setiap RW yang terdiri dari 3 RT mendapatkan kuota bantuan 25 KK, sedangkan yang terdiri dari 6 RT dapat kuota 30 KK.
"Kami laksanakan tanpa ada keraguan, kami juga tanya kok hanya segini? Ini juga bukan untuk korban dampak Covid, ini untuk orang miskin. Kemudian, Bu lurah minta ditambah lagi dan kami tambah lagi data, akhirnya jumlahnya normal seperti data awal yang ditolak tadi," jelasnya.
"Data yang kami buat itu betul-betul real, ayo kita turun cek data ini. Kami siap pertanggungjawabkan data ini," tambahnya.
Diceritakan Khairul, akibat Covid-19 banyak warganya yang tidak bisa makan lagi bahkan dia sampai meneteskan air mata saat melakukan pendataan. Sebab, salah seorang warganya memiliki penghasilan Rp 500 ribu perbulan, tapi sejak Covid melanda penghasilannya menjadi nol.
"Sampai netes air mata saya, tidak ada Covid saja hidupnya susah, apalagi sesudah Covid. Banyak mereka ini yang tidak makan, melalui data inilah kami bisa membantu, ternyata yang diberikan pemko hanya 210 KK saja," tandasnya.

Berita Lainnya
PT Permata Citra Rangau Kembali Salurkan 60 Paket Bantuan Pada Warga Sekitaran Perusahaan
Naik Sampan Leper! Demi Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat, Dokter Rano: Ngeri-ngeri Sedap
Silaturahmi dengan BKGR, PB GNP Covid-19 Berharap Bisa Bersama Jaga Kerukunan Umat
Konferensi XIX HMI Cabang Pekanbaru: Diki Maulana Terpilih, Semangat Kembali ke Khittah Perjuangan
Lewat Udara, Polres Inhu Sampaikan Pesan Keselamatan Hingga ke Pelosok
Sukseskan Bulan Tertib Helm, Satlantas Polres Inhu Gelar Kampanye dan Sosialisasi
GAMKI Inhu Ikut Peran Aktif Pengamanan Sholat Id Rawat Toleransi
Ketua Umum HMI Badko Riau Kepri mengapresiasi Polda Riau Dalam pengamanan Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Provinsi Riau
Daniel Eka Perdana Dikukuhkan dan Dilantik Pimpin Karang Taruna Inhu Masa Bhakti 2022 - 2027
Ananda Rizki Asal Gaung Butuh Bantuan Para Dermawan
Syukuran HPN 2022, PWI Riau dan LAMR Kota Pekanbaru Sepakat Gelar Makan Behidang
Kapolsek Lirik Ajak Tokoh Agama Ciptakan Suasana Kondusif Saat Pilkada