Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
New Normal, Gubri Tegaskan Pakai Masker dan Cuci Tangan Jadi Kewajiban
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi Riau masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait penerapan new normal di enam kabupaten kota di Riau. Enam kabupaten kota tersebut adalah Kota Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Siak, Pelalawan, dan Kampar.
Setelah ada petunjuk dari pemerintah pusat, maka pihaknya akan langsung menjalankan new normal. Jika sudah berjalan, maka aktifitas masyarakat kembali dibuka seperti biasa. Bedanya ada protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh masyarakat.
"Masyarakat bisa melakukan kegiatan seperti biasa, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jadi pakai masker itu sudah menjadi kewajiban, kemudian saat mau masuk gedung atau fasilitas umum lainya itu wajib cuci tangan, ini yang nanti diatur oleh kabupaten kota," kata Gubernur Riau, Syamsuar, Kamis (28/5/2020).
Untuk aktifitas belajar mengajar di sekolah, diungkapkan Syamsuar, setiap sekolah harus menyediakan tempat cuci tangan, seluruh siswa dan guru wajib mengenakan masker.
"Jumlah siswa didalam kelas juga diatur jaraknya, kalau jumlahnya ada 40 nanti diatur shifnya," ujarnya.

Berita Lainnya
Kadisnakertrans Riau : Kondisi Ketenagakerjaan Riau Menjadi Perhatian Serius
Dishub Riau Tambah Pos Chek Point di Perbatasan
Gubri: Melayu Bukan Hanya Ada di Riau
Tingkatkan Sektor Ketahanan Pangan, Bupati Bintan akan Perjuangkan Anggaran Daerah, Provinsi sampai Pusat
Bupati Karimun Hadiri Temu Usaha Penguatan Permodalan Bagi UMKM
Bupati Bintan Dinilai Tidak Perhatikan Warganya
Gubri Syamsuar Ajukan Tambahan Calon Penerima Kartu Pra Kerja
Hari ini Status Siaga Darurat Karhutla Riau Resmi Dicabut
Plt Bupati Bintan Lepas Ekspor 9,5 Ton Komoditas Olahan Ikan ke Negara Australia
Dana Desa Tahap I, Fokus ke Penanggulangan Covid-19. dan PKTD
Warga di Kecamatan Pemekaran di Pekanbaru Belum Bisa Ajukan Perubahan Data, Ini Penyebabnya
Beredar Surat Palsu Mengatasnamakan Kemenkes Terkait Program SatuSehat, Itu Hoaks