Bawa Paham Anti-Aswaja!
Warga Klaim Masjid Minhajus Sunah Diduga Mengusung Paham Anti-Aswaja, Operasionalnya Ditolak di Tembilahan
BUALBUAL.com - Warga Jalan H. Chalid RT 002 RW 005, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) secara tegas menyatakan penolakan terhadap keberadaan dan operasional Masjid Minhajus Sunah Tembilahan. Penolakan ini dipicu oleh dugaan bahwa pihak pengelola masjid mengusung aliran Wahabi yang dinilai bertentangan dengan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) yang dianut oleh mayoritas warga setempat.
Aksi penolakan ini didukung oleh lebih dari 90 persen warga Jalan H. Chalid. Komitmen warga dibuktikan dengan pengumpulan tanda tangan dan salinan KTP sebagai bentuk penolakan resmi terhadap keberadaan aktivitas di masjid tersebut.
Masyarakat setempat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Indragiri Hilir, Fathur Rohman, mengonfirmasi kebenaran langkah tegas yang diambil oleh warga tersebut.
"Konsep keagamaan yang diterapkan di Masjid Minhajus Sunah Tembilahan sangat bertolak belakang dengan tradisi dan ajaran yang diwariskan oleh ulama besar kita, Tuan Guru Syekh Abdul Rahman Siddiq (Mufti Indragiri)," tegas Fathur Rohman.
Lebih lanjut, Fathur menjelaskan bahwa pemahaman yang disebarkan di masjid tersebut kerap membid'ahkan tradisi keagamaan masyarakat lokal yang sudah berakar sejak lama, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi Tahlilan, serta peringatan Isra Mi'raj.
Masyarakat khawatir keberadaan paham tersebut dapat memicu perpecahan, mengikis kerukunan, serta mengganggu ketenteraman hidup bermasyarakat yang selama ini telah terjalin dengan harmonis di Kelurahan Sungai Beringin.
Atas kondisi tersebut, warga berharap pihak berwenang, baik pemerintah daerah, Kementerian Agama (Kemenag), maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indragiri Hilir, dapat segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas demi menjaga kondusivitas serta stabilitas keagamaan di wilayah tersebut.

Berita Lainnya
Kabur Saat Aksi Massa, Pelaku PETI Akhirnya Dibekuk Polres Kuansing
Komite Hukum PSSI Inhil Bergerak! Semua Dokumen dan Pihak Terkait Bupati Cup 2026 Akan Dikaji
Diduga Minta Rp25 Juta dari Proyek Rp600 Juta, Kadishub Siak Dikabarkan Terjaring OTT
Warga Tubaba Lapor ke Polda Lampung Terkait Jaminan Sertifikat Diduga Diambil Orang Lain
Toko iPhone di Pekanbaru Dibobol Maling, 25 Unit Raib Rp300 Juta
Hasil Audit BPK di Dinas Pertanian Kuansing Dilirik Kejati Riau
Aneh, Temuan Kokain di Gedung Putih AS, Ini Penjelasan Secret Service Soal Sidik Jari dan Sampel DNA
Petani Desa Sungai Raya dan Sekip Hilir Gelar Aksi Protes di Kantor BPN dan Bupati Inhu
Ketua MUI Kepri Pinta Pihak Kepolisian Berantas Perjudian di Kota Tanjungpinang
Kapal Nelayan GT 6 Diduga Karam di Perairan Kuala Bagan Atas
Ada Apa! Saksi 02 Pilkada Pesisir Barat Tidak Mau Tandatangan Hasil Pleno PPK Ngambur
Sepi Pelanggan, Perantau dari Padang Gantung Diri