Ini Pesan Onga Fikri Terhadap Kader Bermanuver di Tengah Partai yang Solid
Bualbual.com- BANGKINANG- Ahmad Fikri selaku Kordinator Daerah (Korda) Golkar Kampar mengingatkan para kader tidak membuat manuver-manuver di tengah internal partai yang telah solid.
"Kalau kader harus loyal. Ndak usah bikin manuver-manuver," ucap Ahmad Fikri di Bangkinang Kota, Rabu (13)1/2021) malam.
Lebih jauh, mantan Ketua Partai Golkar Kampar juga meminta kader untuk patuh pada instruksi partai. Menurut dia kewajiban kader patuh dan tunduk pada partai dan ketua. "Kader harus patuh dengan partai," pesan Fikri.
Dikatakan pria yang sehari-hari dipanggil Onga ini, isu yang tidak baik tentang Golkar dihembuskan oleh oknum yang cengeng sehingga dia membuat info-info yang tidak akurat. "Bisa saya pastikan isu yang dihembuskan tidak benar," ujar mantan Ketua Golkar tersebut.
Dijelaskan Fikri, isu-isu yang tidak benar tersebut juga dimunculkan oleh orang yang tidak merasa memiliki Golkar. "Kalau orang seperti itu bukan kader, kader pasti loyal. Kader merasa memilki partai ini," imbuhnya.
Sampai saat ini, kata dia internal Golkar baik-baik saja. Sehingga Fikri merasa tidak perlu meluruskan apapun. "Ndak ada yang perlu diluruskan atau dinetralisir. Karena Golkar ke depan harus bersatu mengingat agenda partai ke depan ini banyak," tutur Fikri.
Namun demikian, Fikri menyebut bisa saja ada pihak-pihak yang kurang puas dengan komposisi pengurus yang sekarang. Dia mengingatkan pihak-pihak yang mungkin tidak puas dengan komposisi sekarang, tentu partai akan mempertimbangkan ke depan. Ada masanya nanti sebut Fikri, pengurus akan dievaluasi sehingga kader-kader yang belum mendapatkan posisi yang diinginkan lebih baik bersabar.
"Ada waktunya nanti pengurus ini akan dievaluasi. Enam bulan ke depan bisa saja ada yang tidak aktif, bisa dievaluasi Tunjukkan lah kinerja, jangan malah banyak cerita. Bikin cerita sana sini. Umbar ini l, umbar itu yang tidak benar," tutur Fikri.
"Coba apa perlunya dia menyebut sekretaris tidak cocok dengan ketua. Ketua kurang akur dengan bupati, apa urgennya isu seperti itu dihembuskan? Tidak ada. Kader Golkar yang baik itu, tidak berkomflik sesama kader, dia tau posisi dia masing-masing. Sekarang Golkar fokus turun ke bawah, Golkar tidak akan terpecah oleh isu yang yang tidak penting seperti itu," pungkas Fikri. (***)

Berita Lainnya
Kampanye Dialogis di Limbungan, Bibra: Jika P4TEN Menang, Pembangunan Rumbai Jadi Prioritas
TIm Relawan Milenial KBS Bantu Korban Kebakaran Rumah Di Duri
Jumat Barokah, Jarnas Riau Santuni Sembako Bagi Keluarga Tak Mampu
5.000 Paket Bahan Pokok Bantuan PKB akan Dibagikan ke Masyarakat Riau
Terjadi 'Perang Bintang' Berebut Bangku DPR, Golkar Riau Umum Nama Caleg Pada Bulan April 2023
Ini Syarat Pendaftaran, KPU Riau Butuh 20.318 Pantarlih
Ribuan Relawan dan Simpatisan KDI, Door To Door Menjemput Suara se Kabupaten Bengkalis
Tanjak Serahkan 3000 Baju #Anieskeren# untuk Panitia Kurban di Provinsi Riau
Saiman Pakpahan: Hifith-Erizal Pasangan Ideal untuk Negeri 1000 Suluk
P4TEN Kampanye Di Sumahilang, Fauzi: Pilih Nomor 4 Pemimpin yang Dekat dengan Masjid
Pengamat Politik: Secara Akal Sehat, KBS Sulit Menang di Pilkada Bengkalis
Tak Pernah Didatangi Pemimpin, Dewan Desa Bukit Kerikil Apresiasi Kehadiran Abdul Wahid