Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Tanda Tangani MoU Dengan LPTTK,Gubri Ingat Dulu Sulit Sekolah
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar sempat bernostalgia usai menandatangani MoU dengan Lembaga Perguruan Taman Taruna Kebangsaan (LPTTK), di Jakarta, Rabu (02/02/2022) siang.
Menurut dia, dirinya dulu berasal dari keluarga yang kurang mampu. Makanya tak terbayang bisa duduk di bangku kuliah.
Apalagi ketika itu perguruan tinggi masih sangat terbatas. "Saya sekolah SD di kampung (Desa Jumrah, Rohil). Tapi mau melanjutkan ke jenjang SMP harus ke Bagan Siapi-api karena di kampung saya belum ada SMP. Mau lanjut ke SMA saya harus ke Bengkalis," ucap Gubri mengungkap masa lalunya.
Karena tidak punya kemampuan secara finansial untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, maka ia mengaku ikut abangnya yang menjadi hakim sekaligus ketua pengadilan negeri di Sawahlunto, Sumbar.
"Di sana saya ikut abang. Selama lebih kurang tiga tahun saya jadi buruh kasar di pabrik batubara Sawahlunto, karena saya tak punya pilihan lain kecuali harus bekerja," ulasnya pilu.
Namun nasib akhirnya membawa seorang Syamsuar menjadi pegawai honorer di Pemkab Bengkalis. Nasib baik juga membuatnya diangkat jadi PNS.
"Akhirnya saya bisa kuliah di APDN. Makanya ketika itulah saya berazam, seandainya suatu saat saya jadi pemimpin, maka soal pendidikan akan jadi perhatian dan prioritas utama saya," sebut Gubri menegaskan.
Azam itu akhirnya benar-benar terlaksana ketika Syamsuar menjadi Bupati Siak dua periode dan kini berlanjut sebagai Gubernur Riau.
Berbagai kemudahan dalam bidang pendidikan seperti sekolah gratis hingga jenjang SMA dan pemberian beasiswa bagi anak-anak Riau yang kurang mampu mulai dari S1, S2 dan juga S3.
Penandatanganan MoU dengan LPTTK ini adalah juga wujud dari keinginan untuk memberikan pendidikan terbaik untuk putra-putri Riau.
Rencananya, SMA Taruna Nusantara ini akan dilaksanakan di SMU Plus Pekanbaru, SMA Pintar di Kuansing, SMA Islamic Center di Siak dan eks IPDN di Rohil.
Gubri menegaskan bahwa pada tahun ajaran 2022 ini SMA Taruna Nusantara di 4 tempat tersebut akan mulai dilaksanakan.
"Saya perintahkan Kadisdik untuk bekerja cepat. Tahun ajaran tahun ini sudah dimulai," pintanya.
Pihak LPTTK akan segera melakukan standarisasi sistem pendidikan dan asesmen para guru.
Lulusan SMA Taruna Nusantara ini akan dididik untuk masuk ke sekolah-sekolah kedinasan, termasuk TNI dan Polri.
Juga diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi ternama baik di dalam negeri maupun luar negeri.
MoU ditandatangani oleh Gubri dengan Ketua Umum LPTTK Radityo Egi Pratama, ST, MBA.**

Berita Lainnya
Tiba di Lagoi, Ketua MA RI H.M. Syarifuddin Disambut oleh Gubernur Kepri
Pemkab Inhil Terima Penghargaan Kategori II Tingkat Kabupaten dalam Pembangunan
Silahturahmi ke PT BRK Pekanbaru, Pemkab Inhil Bahas Pengolahan Sabut Kelapa
Bupati Inhil Terbitkan Izin Salat Ied di Masjid dan Lapangan
Kabupaten Indragiri Hilir Menuju Smart City
Bupati HM Wardan Lantik 74 Dewan dan Majelis Hakim MTQ ke-51 Kabupaten Inhil
Silaturahmi dengan Masyarakat Pulau Kijang, Wabup Inhil Korban 2 Ekor Sapi
Ditanya Pilkada 2024, Gubernur Ansar: Kita Masih Fokus Kerja
Bupati Inhil Perintah Tegas BKPSDM untuk Percepatan Pendataan Pegawai Non ASN
Gubernur Riau Didampingi Bupati Inhil Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pemukiman Bagi Suku Anak Dalam
Penegakan Protkes, Bupati HM Wardan Pimpin Operasi Yustisi Skala Besar
BPKAD Riau, OPD Pertama Serahkan Laporan Tahunan Layanan Informasi Publik