Tim Khusus BBKSDA Riau
Akhirnya Datang! Tim BBKSDA Riau Turun Tangan, Teror Monyet Liar di Inhil Siap Diakhiri
BUALBUAL.com - Upaya penanganan teror monyet liar yang meresahkan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kini memasuki tahap yang lebih intensif. Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah tiba di Inhil untuk membantu proses penanganan satwa liar yang telah menyerang warga dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Inhil, Junaidi Rahmat, membenarkan kedatangan tim tersebut pada Rabu (5/8/2026).
"Alhamdulillah, Tim BBKSDA Riau sudah tiba di Inhil dan akan segera melakukan langkah-langkah penanganan terhadap monyet liar yang selama ini menyerang warga," ujar Junaidi.
Setibanya di Tembilahan, tim BBKSDA langsung menggelar rapat koordinasi bersama tim gabungan di Kantor Lurah Tembilahan untuk menyusun strategi penanganan di lapangan.
Menurut Junaidi, kehadiran BBKSDA menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama beberapa hari terakhir hidup dalam ketakutan akibat serangan monyet liar di wilayah Kecamatan Tembilahan dan sekitarnya.
Sebelumnya, personel Damkar bersama TNI, Polri, relawan, dan unsur terkait telah berulang kali melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi persembunyian satwa tersebut. Namun, upaya penangkapan belum membuahkan hasil karena monyet terus berpindah-pindah lokasi dan menunjukkan perilaku yang agresif.
"Tim BBKSDA memiliki keahlian dan peralatan khusus dalam menangani satwa liar. Kami berharap dengan bergabungnya mereka, proses evakuasi dapat segera berhasil sehingga tidak ada lagi warga yang menjadi korban," katanya.
Sementara itu, Camat Tembilahan, Ari Syuria, menyebutkan jumlah korban akibat serangan monyet liar hingga saat ini telah mencapai 18 orang. Para korban mengalami luka gigitan dan cakaran dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.
Seluruh korban, lanjut Ari, telah mendapatkan penanganan medis serta vaksin antirabies yang disediakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mencoba menangkap maupun melukai monyet tersebut secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan.
"Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat keberadaan monyet liar. Jangan mendekati atau berusaha menangkap sendiri. Serahkan penanganannya kepada petugas agar proses evakuasi berjalan aman," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Damkar, TNI, Polri, relawan, dan Tim BBKSDA Riau terus berupaya mengakhiri teror satwa liar tersebut agar aktivitas masyarakat kembali normal dan rasa aman dapat dirasakan seluruh warga.

Berita Lainnya
12 Milyar Paket Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN? BPKAD Inhil: Itu Gak Mungkin Gak Masuk Akal
Camat Mandau Riki Rihardi, hadiri Sehari BOGA di Kelurahan Gajah Sakti
Lintasan Penyeberangan Air Putih-Sungai Selari Hanya Dilayani 2 Unit KMP
Cen Sui Lan Terus Kawal Revitalisasi Pasar KUD
Bupati Indragiri Hilir H Herman Menghari Milad ke-4 Gerakkan Lima Ribu
Hadir Hari Mangrove Sedunia, Kasmarni: Mari Kita Tanam Mangrove sebagai Langkah Nyata Jaga Kelestarian Ekosistem dan Benteng Pesisir
Akses Masuk Dibuka, Pemprov Riau Khawatir Jumlah ODP Meningkat
Ikuti Seleksi Tingkat Nasional Sains Siswa Muslim, Della Adiana Silaturahmi bersama Bupati Inhu
Komisi Kejaksaan Apresiasi Gercep Kejagung Usut Korupsi Tambang Timah
Gubernur Ansar Audiensi dengan Jajaran Dewan Pers, Bahas IKP 2023
Diskominfo dan KPID Perkuat Koordinasi Jelang Berlakunya ASO di Kepri
Masuki Tahun 2021, Ketua TP PKK Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan 2020