Dorong Ekonomi Masyarakat, Karang Taruna Riau Berdayakan Lewat Pertanian Terpadu
BUALBUAL.com - Dalam rangka mendorong bangkitnya ekonomi masyarakat, Karang Taruna Provinsi Riau menggarap lahan kosong seluas satu hektar menjadi lahan pertanian terpadu yang produktif, bekerja sama dengan masyarakat sekitar terutama pemuda di Kelurahan Air Putih Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru.
Ketua Karang Taruna Provinsi Riau, Muhammad Andri melalui Kepala Biro Pertanian dan Perikanan Karang Taruna Provinsi Riau, Fauzul Amri mengaku, selain digunakan untuk lahan pertanian, lahan kosong itu juga digunakan untuk kegiatan perikanan dan peternakan.
Fauzul menjelaskan, kegiatan-kegiatan tersebut juga akan dibantu pemasarannya dan ditingkatkan mutu produknya, sehingga mampu bersaing di pasar lokal maupun global.
"Kegiatan tersebut diharapkan akan menginspirasi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong menjadi bermanfaat dan produktif hal ini akan menjadi percontohan dan model kegiatan pertanian terpadu Karang Taruna di Provinsi Riau," sebutnya, Jumat (18/3/22).
Selain untuk lahan pertanian dan perikanan, Faizul mengungkapkan, lahan pertanian terpadu ini juga dimanfaatkan untuk pemberdayaan lainnya.
Jelasnya, pada lahan pertanian tersebut, Karang Taruna Provinsi Riau telah membuat bangunan yang ramah lingkungan menggunakan kayu dan papan bekas, sekaligus dapat dijadikan tempat usaha perbengkelan sepeda motor dan cucian yang dapat dimanfaatkan pemuda-pemuda sekitar.
"Ini agar pemudanya tetap produktif dan berkarya dengan kegiatan yang positif," ungkap Fauzul Amri yang juga Doktor di Bidang Ilmu Lingkungan ini.
Sementara itu, Ketua Harian Karang Taruna Provinsi Riau, Ikhsan menyampaikan, Provinsi Riau memiliki potensi pertanian dan perikanan yang sangat besar, dan Pemerintah Provinsi Riau memberikan perhatian dan dukungannya terhadap kedua sektor tersebut. Seperti membangun infrastrukturnya, pengadaan sarana dan prasarana, serta program-program lainnya.
Oleh karena itu menurutnya, pemuda harus melihat potensi tersebut sebagai peluang. Untuk itu jelasnya, Karang Taruna Provinsi sebagai pilar-pilar sosial yang terkait erat dengan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, mengajak masyarakat khususnya pemuda Provinsi Riau, baik di desa maupun di kelurahan agar produktif dan terus berinovasi untuk mendapatkan peluang-peluang tersebut.
"Dan untuk mewujudkan itu perlu dukungan semua pihak, baik pemerintah, perusahaan swasta dan masyarakat lainnya," tutup ikhsan.
Untuk diketahui, saat ini pengelolaan lahan pertanian terpadu tersebut sudah sekaligus dibentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Taruna Provinsi Riau yaitu kelompok tani dan kelompok budidaya ikan (pokdakan).**

Berita Lainnya
Kepada Channel News Asia, Gubernur Ansar Paparkan Potensi Kerjasama Kepri-Singapura
Mengenal Wisata Bukit Condong TNBT di IKecamatan Kemung Indragiri Hilir Riau
Pemkab Inhil bersama JMSI Gelar Pelatihan Ekspos Pembangunan dan Potensi Desa
Antisipasi Klaster Baru, Bupati Inhil Anjurkan Protkes Saat Bukber
Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP bersama Unsur Forkopimda menghadiri Peringatan HUT DAMKAR Ke-102
Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah Wardan menghadiri Pelantikan Pengurus Himpaudi dan IGKTI Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2021-2026
Usulkan Riau Jadi Tuan Rumah Haornas ke-39, Gubri Temui Menpora Amali
Pemkab Inhil Gelar Rapat Percepatan Vaksinasi Bagi Lansia
Disparporabud Resmi Melantik Pengurus GenPI Inhil Periode 2021-2023
Bupati HM Wardan Sebut Pilkades Bentuk Kedaulatan Rakyat di Desa
Tinjau Vaksinasi di Desa Sungai Intan, Wabup Inhil Berikan Doorprize
Bupati Inhil Terima Piagam WTP atas LKPD 2020 dan Rakor Pengelola DAK Fisik dan Dana Desa