Pemuda Desa Teluk Kiambang, Inhil Sukses Raih Peluang Bisnis dari Nira Kelapa
BUALBUAL.com - Sebuah kisah sukses bisnis menarik hadir dari seorang pemuda berbakat bernama Adi Daud, asal Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Adi Daud telah berhasil meraih keuntungan puluhan juta rupiah melalui usaha kreatifnya yang berbasis di rumah. 13/08/23
Dalam usaha yang dirintisnya, pemuda 25 tahun ini mampu memperoleh keuntungan sekitar 5 juta rupiah setiap bulan. Bila dihitung dalam setahun, pendapatan tahunannya dapat mencapai angka sekitar 60 juta rupiah.
"Saya bersyukur, setiap harinya saya dapat mengumpulkan sekitar 15 hingga 18 kilogram nira. Harga jual per kilogramnya saat ini berada dalam kisaran 16 hingga 17 ribu rupiah," ungkap Adi Daud saat ditemui di tempat usahanya.
Adi Daud juga menjelaskan bahwa untuk memproduksi sekitar 15 kilogram gula merah per hari, ia memerlukan nira dari sekitar 50 batang kelapa.
"Di area ini, terdapat sekitar 100 batang kelapa, tetapi setiap harinya saya hanya menggunakan nira dari 50 batang kelapa. Sementara 50 batang kelapa lainnya disimpan untuk keperluan besok. Menggunakan semua 100 batang kelapa akan terlalu melelahkan," paparnya.
Nira kelapa yang dikumpulkannya kemudian diolah melalui proses perebusan yang memakan waktu cukup lama. Dalam proses ini, Adi Daud menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar.
"Proses perebusan memerlukan waktu sekitar 2-3 jam. Kayu bakar yang saya gunakan biasanya berasal dari pelepah kelapa yang telah kering. Terkadang, jika stok kayu habis, saya harus membelinya dari tukang kayu," tambahnya.
Setelah nira kelapa berhasil diolah menjadi gula merah, Adi Daud menjualnya kepada pengepul atau yang sering dikenal dengan sebutan "tokeh". Sebagian besar modal awal untuk usahanya berasal dari pinjaman yang diberikan oleh pengepul tersebut. Kesuksesan Adi Daud menjadi inspirasi bagi banyak pemuda lain di daerahnya untuk berani mengambil peluang bisnis dari sumber daya alam yang ada di sekitar mereka. (Adv)

Berita Lainnya
Tak Disangka! Penjual Cendol Qutub di Milad Inhil Raup Rp20 Juta Hanya dalam Sepekan
Sambu Group Bantah Beli Kelapa Petani Harga Rp.1.500, dan Jelaskan soal Pembatasan Kuota Pembelian
Emak-emak Wajib Baca! Jelang Nataru Harga Bahan Pokok Mulai Alami Kenaikan
Mendorong Pemulihan Ekonomi Rakyat, KADIN Inhil Kunjungi Kantor Bulog Tembilahan
Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Alami Penurunan, Ini Daftarnya
Cek Daftar Lengkap di sini, Harga Sawit di Riau Alami Penurunan
DPMPTSP Inhil Sampai 11 Syarat Pembuatan Surat Praktik Mandiri Bagi Perawat
Pasar Murah Hadir di Pasar Kawal-Kangka, Masyarakat Sambut Antusias
UMKM Warga Inhil Ciptakan Kerajinan Tangan Anyaman Berbahan Baku Tumbuhan Resam
Inflasi Riau Tembus 5,30 Persen, Tembilahan Tertinggi 7,32 Persen
Dompet Dhuafa Riau Gulirkan Gerakan Kebun Pangan DI Halaman Rumah Sendiri
Kamu Minat! Budidaya Cacing Tanah di Pekanbaru untungnya Menggiurkan