Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
BUALBUAL POLITIK
Tolak Tawaran Herman Sebagai No Dua, Ustadz Suhaidi: Gerindra Harus No Satu
BUALBUAL.com - Menjelang pemilihan serentak kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), suhu politik semakin memanas. Beberapa tokoh politik mulai menunjukkan pergerakan aktif setelah menerima rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai politik tingkat nasional.
Salah satu tokoh yang mencuri perhatian adalah H. Herman, yang saat ini masih menjabat sebagai Penjabat (PJ) Bupati Inhil hingga 16 Juli 2024. Herman lebih dulu muncul ke publik setelah menerima rekomendasi dari DPP Partai Nasdem, yang dipimpin oleh Surya Paloh. Foto Herman menerima rekomendasi ini beredar luas, mengonfirmasi kabar tersebut.
Herman dikabarkan telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai PJ Bupati Inhil dan telah mengajukan surat pengunduran diri ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia kini menunggu keputusan dari Kemendagri dan nama penggantinya telah diusulkan.
Selain Herman, Ustadz Suhaidi, kader Partai Gerindra, juga mendapatkan rekomendasi dari DPP Gerindra yang ditandatangani oleh Prabowo Subianto, Presiden RI terpilih periode 2024-2029. Suhaidi diberikan mandat oleh Prabowo untuk maju dalam Pilkada Inhil yang akan digelar pada akhir tahun 2024.
Menjelang Pilkada, berbagai kejadian tak terduga sering terjadi di Inhil, termasuk keputusan Ustadz Suhaidi yang tetap maju dalam Pilkada meskipun ditawari posisi bakal calon Wakil Bupati oleh H. Herman. Dalam sebuah cuitan di media sosial pada tanggal 16 Juli 2024, Suhaidi dengan tegas menyatakan bahwa dirinya akan mengikuti perintah Prabowo Subianto untuk tetap maju sebagai calon Bupati.
"Mohon maaf, sudah tiga orang menghubungi saya agar menjadi calon wakil Pak Herman. Bukan menolak, namun ini perintah partai dan Pak Prabowo Subianto," tulis Suhaidi dalam grup 'Berita Inhil' pada pukul 03.21 WIB.
Saat dimintai tanggapan, Ustadz Suhaidi menegaskan bahwa kader Partai Gerindra harus patuh terhadap perintah Prabowo Subianto. "Gerindra harus nomor 1 di Pilkada Inhil, Insyaallah," ujar Suhaidi pada Jumat, 19 Juli 2024.
Mengenai dukungan dari partai lain, Suhaidi menyebut bahwa masih dalam proses penjajakan. "Masih penjajakan," jawabnya singkat.
Ustadz Suhaidi dikenal tidak hanya sebagai tokoh politik, tetapi juga sebagai pendakwah yang aktif memberikan ceramah di berbagai acara keagamaan di Kabupaten Inhil, seperti Isra Mi'raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih berusaha menghubungi H. Herman untuk mendapatkan tanggapannya, namun sayangnya kontak Herman tidak dapat dihubungi, kemungkinan karena handphonenya dalam keadaan mati.

Berita Lainnya
Resmikan Posko Koalisi KSB, Kasmarni "Tak Hanya Perahu Tapi Juga Penumpangnya"
Polda Dituding Terlibat Pengrusakan Baliho Partai Demokrat, Ini BUAL Bantahan Kapolda Riau
KPU Kab Inhil Melakukan Monitoring Pengumuman dan Penempelan Daftar Pemilih Sementara DPS
Kampanye Bersama UAS di Teluk Meranti, Abdul Wahid Targetkan Lintas Bono Tembus ke Pulau Burung
Besok Golkar Inhu Gelar Jalan Sehat, Gubernur dan Ketua DPRD Riau Dijadwalkan Hadir
Yusril Izha Mahendra soal 'Partai Buatan Bowo': Berani Sumpah Pocong?
Peringati HUT ke-22 dan Ulang Tahun SBY, Demokrat Riau Gelar Sykuran dan Makan Bersama Hadirkan UMKM
Tiga Tokoh Terbaik Kecamatan Benteng dan Reteh Dukung Pasangan Nawaitu untuk Memenangkan Pilgubri
Pemilu 2019 KPID Riau: Partai Politik Boleh Pasang Iklan Kampanye di Lembaga Penyiaran
Lawan Corona, NasDem Inhil Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Fasilitas umum di Kecamatan Tanah Merah
Suwai Sindir Soal Defisit Rp1,3 T, SF Hariyanto: Belum Dibahas Kok Sudah Tau, Seperti Dukun Saja
Pelaku Ancam Tembak Anies Dibekuk, Nasdem Apresiasi Gerak Cepat Polri