Sebelum di Kutilang, Ratusan Ulama dan Mubalig Hadiri Kampanye Dialogis P4TEN di RM Khas Melayu
BUALBUAL.com - Ratusan ulama dan Mubalig Hadiri kampanye dialogis pasangan Calon Walikota Pekanbaru Nomor 4 Ayah Kita Brigjen TNI (Pur) Edy Nasution-Dastryani Bibra di RM Khas Melayu, Pekanbaru, Rabu (6/11).
Ratusan Ulama dan Mubalig yang datang dari berbagai organisasi dan ketua masjid tersebut, menyatakan dukungan karena sejalan dengan visi dan misi P4TEN untuk menjadikan Pekanbaru kota yang Agamis.
Hadir diacara tersebut selain ratusan Ulama dan Mubalig juga terlihat tokoh masyarakat Saroni Tua, Endang Sukarelawan, Syafrudin Saleh Sei Gergaji, Ketua dan Sekretaris Tim P4TEN, AZ. Fahcri Yasin dan Sadrianto dan lain-lain.
"Hanya nomor 4 yang berani membuat visi Pekanbaru yang Agamis," tegas Ketua Badan Mubalig se Indonesia Provinsi Riau, Ustad Usni Domo.
Menurut Husni Domo, Pekanbaru ini ibu kota Provinsi Riau yang menjadi barometer Bumi Lancang Kuning. Oleh sebab itu lanjutnya tidak bisa dipimpin oleh orang-orang yang bermasalah apa lagi mereka yang tersandung kasus hukum seperti korupsi.
Dalam orasi politiknya, Mantan Dandrem 031 Wirabima yang didampingi Dastrayani Bibra menjawab pertanyaan masyarakat kenapa dirinya yang pernah menjadi Wakil Gubernur dan Gubernur mengapa dirinya maju sebagai Walikota Pekanbaru.
"Memang dari awal saya mau maju sebagai calon gubernur, namun meskipun proses sudah dilakukan, akan tetapi saya tidak dapat memenuh persyaratan untuk maju sebagai calon gubernur," terang Edy Nasution.
Edy Nasution mengatakan ketika itu dirinya iklas menerima kenyataan, mungkin lanjutnya Tuhan mengabulkan doanya yang diungkapkan setiap hari.
"Doa saya, ya Allah kalau jabatan Gubernur bermanfaat bagi masyarakat, keluarga dan diri saya, maka kabulkanlah," terang Edy Nasution yang menambahkan ternyata Tuhan tidak mengabulkan.
Namun, ketika MK nomor 60 memutuskan menurunkan persentase pencalonan sebagai kepala daerah, peluang itu bisa mencalonkan sebagai walikota.
"Sungguh tak terbayang sedikitpun saya maju sebagai Calon Walikota. Namun setelah saya mintak pendapat dari berbagai pihak, termasuk dorongan dari berbagai elemen masyarakat, maka saya putuskan maju sebagai calon walikota," jelas Edy Nasution yang mengatakan dirinya menggandeng Dastrayani Bibra salah seorang teknorat yang malang melintang di Kota Pekanbaru.
Menurut Edy Nasution yang diusung dan dukung Nasdem, PPP, Partai Patriot dan PBB ini, maju dirinya dan Dastrayani Bibra hanya semata-mata untuk mengabdi bagi masyarakat Pekanbaru.
"Kami berdua untuk urusan keluarga dan dunia sudah selesai. Kami maju semata-mata untuk mengabdi untuk kepentingan dan mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang agamis, unggul dan bermartabat tampa beban apapun," lanjut Edy Nasution yang mengaku mereka berdua terbebas dari kasus hukum.
Sementara itu, pukul 16.00 Wib P4TEN kampanye dialogis di Jalan Kutilang Sakti, Simpang Baru, Kecamatan Binawidya.

Berita Lainnya
Cabup Kasmarni - Bagus Santoso, Semakin Kuat Dapat Dukungan Tokoh Ulama Bengkalis
Kalangan Melenial Dorong Syamsurizal-Septina Maju Pada Pilgubri 2024
Antusias Kaum Perempuan, Dukung Kasmarni Menangkan Pilkada Bupati Bengkalis
Perkuat Skil Generasi Muda, Abdul Wahid Bertekad Siapkan Generasi Muda Yang Berdaya Saing
Gubernur Ansar Hadiri Rakercab PPP Kota Batam
Idul Adha 1443 H, Mardiana Berkurban di Rumah Aspirasi Kelurahan Tanjung Seneng
Cak Imin dan Airlangga Kongko sambil Ngopi, Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS Jadi Bahasan
Usai Terbitkan SK, Pastikan PKB Usung Kasmarni-Bagus Santoso di Pilkada Bengkalis mendatang
Didukung UAS dan Survei Bagus, Cak Imin Optimis Bermarwah Abdul Wahid - SF Hariyanto Menang di Riau
DPC PKB Kabupaten Bengkalis Gelar Musran Dan Muscam Di Duri
Balon Walikota Edy Nasution Puji Langkah Polda Riau Ciptakan Pilkada Damai dengan Doa dan Sholat Subuh Berjamaah
Potong Dua Ekor Sapi, DPD Demokrat Riau Berikan Kurban ke Warga dan Anak Yatim