Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Duanu : Dari Luka Stigma Menuju Martabat Pesisir di Hari Kemerdekaan ke-80
BUALBUAL.com - Memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, masyarakat Duanu di pesisir Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan kembali identitasnya. Mereka menolak stigma lama sebagai “Orang Laut” yang selama ini melekat dengan ejekan dan diskriminasi, serta memilih nama Duanu sebagai simbol martabat dan pengakuan.
“Bangsa atau Orang Laut di Nusantara ini beragam, dengan adat, budaya, dan agama yang berbeda-beda. Kami ingin menegaskan bahwa Orang Laut di Indragiri Hilir adalah Duanu, dan Islam adalah agama kami,” tegas Irwan, tokoh masyarakat Duanu.
Selama berabad-abad, komunitas ini hidup menyatu dengan laut dan mangrove, menjaga ekosistem pesisir dengan kearifan leluhur. Namun, di balik peran penting itu, mereka kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Anak-anak Duanu sering ditertawakan di sekolah, kaum perempuan dipandang rendah, sementara laki-laki dicap malas dan bodoh.
Untuk melawan stigma itu, mereka meneguhkan identitas baru: Duanu. Bagi mereka, nama ini bukan sekadar label, melainkan perisai marwah dan simbol perlawanan atas ketidakadilan. Dengan semboyan “Duanu Nu Auneh Islam, Islam Nu Duanu”, mereka menegaskan bahwa Duanu adalah Muslim, dan Islam menjadi ruh dalam kehidupan serta tradisi mereka.
Kearifan lokal juga menjadi bagian penting dari identitas Duanu. Pesan adat Hoyyu Barau Untuk Bertedoh, Usah Ditebang Bia Nyu Tumboh mengingatkan bahwa mangrove adalah benteng kehidupan yang tidak boleh dirusak.
Bagi masyarakat Duanu, perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia bermakna ganda: merdeka dari penjajahan sekaligus merdeka dari stigma sosial. Mereka ingin diakui sebagai bagian dari bangsa yang bermartabat, sejajar dengan kelompok lainnya.
“Nama Duanu adalah simbol harga diri kami. Kami ingin generasi mendatang bisa menyebut dirinya Orang Laut Duanu dengan bangga, tanpa lagi merasa rendah diri,” ujar salah seorang tokoh.

Berita Lainnya
IPDR (Ikatan Persaudaraan Dayak Riau) Menyala, Peringati Hari Jadi 1 di Duri
Meriahkan HUT ke-10, PD IWO dan Polres Inhil Gelar Sunatan Massal
135 KK Warga Kepenuhan Hilir Terima BLT-DD, Kades Kasmijon : Bantu Ekonomi Warga Ditengah Pandemi Covid-19
Sebanyak 150 Personel TNI-Polri dan Satpol PP Ikuti Giat Donor Darah di Polres Way Kanan
Dorong Usaha Produktif, PLN Nusantara Power UP Tenayan Bantu Kelompok Budidaya Ikan di Tenayan
Saling Canda Tawa Insan pers Dengan DPRD Inhu di Siang Hari
Penjemputan Adat Forkopimda, LAMR Inhil Awali Prosesi Tepuk Tepung Tawar
Tanpa Bantuan Pemerintah, Pemuda Teluk Nibung Inhil Bangun Ketahanan Pangan dari Nol
Polisi Militer Tembilahan bersama MPI Bagikan Sembako dan Takjil kepada Korban Kebakaran
Perdana Kasatreskrim Polres Inhu Undang Wartawan Ngopi Santai Ajang Silaturahmi
Kapolres Inhu Sosialisasi Harkamtibmas Lewat Siaran Radio
Perpat Kota Tanjungpinang Bagikan 1500 Masker