Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, mengikuti rapat koordinasi
BUALBUAL.com - Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, mengikuti rapat koordinasi (rakor) persiapan perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadan Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di Gedung Kuning, Kantor Bupati, Kamis (15/1/2026).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, dan dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, organisasi kemasyarakatan, perwakilan media, serta instansi terkait.
Dalam rakor itu dibahas kesiapan daerah menyambut dua momentum besar yang berlangsung beriringan, mulai dari pelaksanaan bazar kuliner Ramadan hingga festival perang air (Ciancui) yang menjadi agenda tahunan masyarakat Tionghoa di Selatpanjang.
Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Imlek dan Ramadan diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Sekitar 2.500 orang diprediksi terlibat langsung, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, tukang becak, hingga pekerja sektor jasa lainnya.
Selain itu, kebutuhan akomodasi selama kegiatan diperkirakan mencapai sekitar 5.000 kamar hotel, penginapan, dan rumah singgah. Pemerintah daerah memperkirakan perputaran uang selama enam hari pelaksanaan kegiatan dapat mencapai Rp60 miliar.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan budaya dan keagamaan tersebut, selama tetap diatur dengan baik dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.
"DPRD tentu mendukung kegiatan yang berdampak positif bagi ekonomi masyarakat. Namun, pengaturannya harus matang agar ketertiban, keamanan, dan toleransi antar umat beragama tetap terjaga,” ujarnya.
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kerukunan sosial, mengingat perayaan Imlek tahun ini bertepatan dengan awal bulan Ramadan.
Ia juga menyampaikan bahwa festival Perang Air setiap tahunnya mampu menarik ribuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, dan China, serta wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam rakor tersebut, Bupati mengusulkan penataan ulang lokasi bazar Ramadan agar lebih terpusat dan tertib, salah satunya di kawasan Taman Cik Puan. Beberapa ruas jalan utama direncanakan ditutup sementara untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kenyamanan masyarakat.
Terkait pengamanan, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis menyatakan kesiapan pihak kepolisian untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan bersama TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, termasuk pengaturan lalu lintas dan parkir.
Rapat koordinasi tersebut menyepakati bahwa seluruh rangkaian kegiatan Imlek dan Ramadan 2026 tetap dilaksanakan dengan pengaturan lokasi, waktu, dan sistem pengamanan yang ketat serta terkoordinasi, demi menjaga suasana aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Kepulauan Meranti. (adv)

Berita Lainnya
Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Menuju Arah Pembangunan 2027, Arahan Bupati Bengkalis saat Musrenbang Bathin Solapan
Menko Airlangga Yakin Masjid Tanjak Jadi Ikon Batam dan Kepri
Tindak Lanjut Keluhan Warga, Dinkes Tubaba Investigasi Puskesmas Panaragan Jaya
Gubernur Ansar Resmikan Masjid Al-Aqso Pantai Hidayah Sei Jodoh Batam
Kadisesdm : Kuota BBM di Riau Aman dan Mencukupi
Bupati Bengkalis Kasmarni Sambangi Penyembelihan Hewan Qurban.
Terungkap! Inilah Alasan 'Adamas Delvara' Mundur Dari Jabatan Stafsus Presiden Jokowi
Pemprov Riau Gelar Rakor Penyamaan Persepsi Tata Kelola SKO
Bahas Gebyar Lelang UMKM, Gubri Terima Kunjungan Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu RI
Tak Lulus Negeri? BOSDA Afirmasi Riau Siap Bantu Sekolah di Swasta
Pemprov Riau Dorong Kabupaten/Kota Gencar Lakukan Promosi Pariwisata
Hari Jadi ke 20 Provinsi Kepri, Desa Kampung Hilir Tampil Sebagai Desa Terbaik