Selamatkan PSPS dari Degradasi, Aji Santoso Resmi Tinggalkan Askar Bertuah
BUALBUAL.com - Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola Bumi Lancang Kuning. Juru taktik berpengalaman, Aji Santoso, secara resmi mengakhiri kerja sama dengan klub kebanggaan masyarakat Kota Bertuah, PSPS Pekanbaru. Keputusan sepihak ini diambil oleh sang pelatih dengan alasan personal yang sangat mendasar, yakni ingin fokus dan berada lebih dekat dengan keluarganya di Jawa Timur.
Kabar perpisahan ini dikonfirmasi langsung oleh CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, kepada awak media. Pria yang akrab disapa Edu tersebut menjelaskan bahwa manajemen sebenarnya telah mencapai kesepakatan verbal dengan Aji Santoso untuk memperpanjang kontrak dan tetap menukari klub berjuluk Asykar Theking itu pada kompetisi musim depan. Namun, dalam perkembangannya, situasi berubah mendadak.
Manajemen PSPS Pekanbaru mengakui bahwa mundurnya Aji Santoso merupakan hantaman yang cukup berat bagi kestabilan tim yang sedang dibangun. Kendati demikian, demi kemanusiaan dan rasa hormat terhadap privasi sang pelatih, keputusan pahit tersebut akhirnya harus diterima dengan lapang dada oleh seluruh jajaran manajemen klub.
Edu mengungkapkan, pengunduran diri Coach Aji Santoso dari kursi kepelatihan murni disebabkan oleh faktor urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Berdasarkan penuturannya, putri kandung dari eks pelatih Persebaya Surabaya tersebut saat ini sedang intensif menjalani perawatan medis khusus di kampung halamannya di Malang, Jawa Timur. Kondisi kesehatan sang buah hati ternyata sudah menyita perhatian Aji Santoso sejak bergulirnya kompetisi musim lalu.
"Apalagi sepanjang musim kemarin, Coach Aji harus bolak-balik Pekanbaru-Malang untuk mendampingi perawatan putrinya. Doa kami segenap manajemen PSPS semoga putri Coach Aji lekas sembuh dan bugar kembali," ungkap Edu pada Ahad (7/6/2026).
Keputusan berpisah ini disesali banyak pihak karena chemistry yang terbangun antara manajemen, pemain, dan tim kepelatihan sudah sangat solid. Kehilangan sosok mentor di pinggir lapangan tentu memaksa manajemen bergerak cepat mencari suksesor baru.
"Kami akui ini memang keputusan yang berat dan sulit. Tapi, kami harus menerima ini," tambah Edu lagi dengan nada pasrah.
Kepergian Aji Santoso meninggalkan kesan mendalam bagi para pendukung setia Askar Bertuah. Untuk diketahui, pada awal musim kompetisi 2025/2026, performa PSPS Pekanbaru sempat terseok-seok di papan bawah hingga nyaris terdegradasi ke kasta Liga 3. Berkat tangan dingin dan kedatangan Coach Aji yang mengambil alih kemudi strategi, mental bertarung para pemain kembali bangkit.
Melalui kerja keras dan racikan taktik yang disiplin di sisa musim, Coach Aji bersama jajaran pemain berhasil membawa keajaiban bagi klub. PSPS Pekanbaru tidak hanya sukses keluar dari jerat zona degradasi, melainkan mampu finis di peringkat ke-6 klasemen akhir dengan torehan meyakinkan 37 poin.

Berita Lainnya
SEHARI BOGA (Sabtu Sehat Ceria Bangkitkan Ekonomi Keluarga) di Kelurahan Duri Barat
Arsenal Menang 2-0 atas Everton, Posisi di Puncak Liga Inggris Semakin Aman
Pertarungan Sengit! Pekanbaru vs Siak Siap Guncang Final Futsal Rebut Gelar Gubernur Riau Cup 2026
Curva Nord 1955 'Supporter PSPS Riau' Potong 7 Hewan Kurban
Arena Biliard Terbaru di Kota Tanjungpinang
Meriahkan HUT ke-79 RI, PB Pers Inhil Gelar Turnamen Bulutangkis
Yuk Intip Persiapan Valentino Rossi Jelang Balapan Mobil Ketahanan
Kembali Harumkan Nama Inhil, Cabor Karateka Group Putri Persembahkan Medali Emas di Porprov Riau ke X Tahun 2022
Usai Kericuhan Suporter, Stadion Utama Riau Ditutup Sementara
Polres Inhu Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 dengan Fun Run 7,9 Km
Kontrak dengan Real Madrid Akan Berakhir, Karim Benzema Akan Susul Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi
Mayjen TNI (Purn) Asrobudi Buka Penataran Juri Tingkat Nasional I PORLEMPIKA Indonesia di Bogor