PILIHAN
Penurunan Ekspor Migas Terjadi Karena Ekspor Minyak Mentah Berkurang 18,38 Persen di Riau
bualbual.com - Nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free on Board (FoB) Februari 2017 US$ 1,36 miliar, turun 11, 37 persen dibanding Januari US$ 1,53 miliar. Penurunan itu, menurut data Berita Resmi Statistik yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau awal April, disebabkan ekspor minyak dan gas (migas) yang turun 10,58 persen, dari US$ 227,81 juta pada Januari 2017 menjadi hanya US$ 203,72 pada Februari 2017. Ekspor non migas turun pula 11,51 persen, dari US$ 1,30 miliar menjadi US$ 1,15 miliar pada bulan yang sama.
Penurunan ekspor migas terjadi karena ekspor minyak mentah berkurang 18,38 persen walau ekspor hasil minyak naik 29,24 persen. Berbanding dengan ekspor, impor migas pada Februari 2017 naik hampir enam kali lipat (538,87 persen). Akibatnya, nilai impor Riau Januari-Februari 2017 naik dari US$ 177,77 juta menjadi US$ 178,99 juta (0,69 persen). Tapi jika dihitung Januari ke Febaruari 2017, maka nilai impor itu naik dari US$ 84,87 juta menjadi US$ 94,12 juta (10,90 persen).
Ekspor non migas yang juga turun berimbang dengan impor yang turun pula. Dibanding Januari 2017, impor non migas Februari 2017 turun 14,81 persen dari US$ 80,93 juta menjadi US$ 68,95 juta. Nilai impor Januari-Februari 2017 US$ turun 3,72 persen dari US$ 155,68 juta menjadi US$ 149,88 juta. Kontribusi nasional impor non migas Riau 0,78 persen.
Neraca perdagangan atau neraca ekspor-impor Provinsi Riau, Februari 2017 surplus US$ 1,26 miliar yang dipicu oleh surplus sektor non migas US$ 1,08 miliar, dan sektor migas US$ 178,55 juta . Dari sisi volume perdagangan, Februari 2017 surplus 2.001,79 ton yang didorong oleh surplus sektor non migas 1.511,70 ribu ton, dan sektor migas 490,09 ribu ton.
Pada Januari-Februari neraca itu surplus US$ 2,71 miliar yang dipicu surplus non migas US$ 2,30 miliar, dan surplus sektor migas US$ 402,42 juta. Dari sisi volume perdagangan Januari-Februari 2017 neraca perdagangan Provinsi Riau surplus 4.337,85 ribu ton yang didorong surplus sektor non migas 3.245,98 ribu ton, dan sektor migas 1.091,88 ribu ton. (Sj.c)

Berita Lainnya
Di Hadapan Ribuan Petani, Gubernur Riau Ingatkan Jangan Bakar Lahan
2 Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Perairan Rohil Ditemukan Tim SAR
Zakaria Ketua Granat Inhil: Ucapkan Selamat ANNIVERSARY 5 Tahun "TRKC" Tembilahan RX KING Club
Demokrat Ucapkan Selamat, Gerindra Pemenang Pemilu di Rohul
Setan Apa Yang Merasuki! Seorang Bapak di Pekanbaru Tega Bunuh Anak Kandung Yang Berusia 3 Tahun
Warga Keluhkan Keberadaan Rumah Dinas Wakil Presiden di Jalan Diponegoro
Massa Berseragam Putih Abu-abu Membajak Bus Bandara
Peringati HKN Ke-55, HM.Wardan Ajak Masyarakat Selalu Menjaga Kesehatan
P2P Diskes Kota Pekanbaru: Dibutuhkan Peran Penting Masyarakat dalam Upaya Pencegahan DBD
Piala Golden Globe Marilyn Monroe Laku Rp3,6 M
Musibah Kabut Asap Tak Kunjung Berakhir, Warga Pekanbaru Ramai-ramai Beli Air Purifier
Tak Sampai 1x24 Jam Jadi Bupati Kembali, Wardan Panggil Pengusaha Mengenai Anjloknya Harga Kelapa