PILIHAN
Asap Tak Ade Lagi.. Gubri Resmi Cabut Riau Bebas Karlahut
Bualbual.com, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman resmi cabut status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Riau 2017.
Turut hadir dalam pencabutan status siaga ini juga Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasim, Kajati Riau Uung Abdul Syakur, Danrem 031/WB Brigjend TNI Edy Natar Nasution, Kapolda Riau Irjend Pol Nandang, Danlanud Roesmin Nurjadin Age Wiraksonono serta Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.
"Kami sangat mengapresiasi atas keberhasilan tim Satgas. Ini memang bukan pekerjaan mudah. Tapi dengan pencabutan status siaga ini tentu keberhasilan yang telah mengatasi Karlahut," kata Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman, 23/11/17
Dijelaskan Andi, 2015 lalu adalah puncak terjadinya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Riau. Dimana, terlalu banyak dampak yang dirasakan, mulai dari gangguan kesehatan, pendidikan, perekonomian sampai hal-hal masalah sosial lainnya.
Namun setelah itu, Tim Satgas Karlahut berhasil menanggulanginya. Selama dua tahun ini, Tim Satgas Karlahut telah memperlihatkan kesungguhannya menanggulangi, baik di darat mau pun melalui udara.
"Ini bukanlah pekerjaan mudah. Mungkin dari video, gambar yang kita lihat tadi hanya kebetulan yang bisa didokumentasi. Mungkin lebih banyak lagi kejadian yang parah tapi tak bisa diambil karen rumitnya medan Karlahut," ungkap Andi.
Meski telah mencabut status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Riau 2017, tapi Andi minta kepada pihak terkait agar tetap waspada.
Pengawasan harus tetap dilakukan melalui melalui institusi masing-masing. Apalagi ke depan, ada tiga agenda politik penting yang dilalui masyarakat Riau. Yakni, Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri), Pemilihan Legislatif (Pileg) serta Pemilihan Presiden (Pilpres).
Menurut Andi, dalam menghadapi ketiga agenda politik tersebut, seluruh institusi terkait tak boleh lengah. "Tadi saya ingatkan komandan Satgas dan Wadan Satgas kita tak boleh lupa dan tetap melakukan pencegahan dari awal. Dan kita alhamdulillah sudah buktikan pencegahan ini," papar Andi.
Selain itu, Andi juga menegaskan banyaknya kegiatan pusat di Riau seperti proyek strategis air bersih, Spam Durolis di Riau. Proyek ini hasil sinergitas dengan APBN, provinsi dan kabupaten terkait. Kemudian dimulainya sekolah penerbangan Japura di Inhu, ada juga proyek strategis jalan tol Pekanbaru Dumai serta kuliah perdana Kemaritiman dan Kelautan di Dumai serta pendidikan regional Damkar dan Satpol di Rohil.
Jika kondisi Riau sama saja seperti 2015 lalu, mungkin kegiatan dan proyek strategis nasional itu tak ada di Riau. Karena itu, Andi berharap, prestasi Tim Karlahut yang telah berhasil melakukan penanggulangan tersebut terus dipertahankan ke depan.***(mok/rtc)

Berita Lainnya
Kasih Info Berapa Kali Pesan di-Forward, Fitur Baru WhatsAp
Kapal Wala Buana II Meledak di Perairan Indragiri, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
BNN dan Bea Cukai Bongkar Peredaran Sabu-sabu dalam Kemasan Teh China
Hamka Haq tuding kasus Ahok dipolitisasi karena MUI orang dekat SBY
Youtuber Tanah Air Reza Arap Mau Bantu Gerakan #BudayaBeberes, Ini Tanggapan KFC Indonesia
Bocah Berusia 2 Tahun Jatuh dan Tenggelam saat Melintas di Jembatan Sungai Pinggan
Akibat Ulahnya Ramos Dituntut Rp16,3 Triliun karena Cederai Mohamed Salah
Pemprov Riau Masih Tunggu Salinan Kemendagri Mengenai Tata Batas Kampar-Rohul
Dewan Pembina Berharap UIR dan YLPI Mampu Menjawab Tantangan Masa Depan
Sedang Asik Main Empat Pelaku Penjudi Ludo, Diamankan Polsek Tapung Hulu Kampar
Tim Gabungan Kesulitan Padamkan Api, Hutan Lindung Giam Siak Kecil Terbakar