PILIHAN
Apakah Teroris Sidoarjo Berkaitan dengan Bomber Surabaya? Ini Kata Polisi
bualbual.com, Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin belum bisa memastikan ada-tidaknya kaitan antara ledakan bom di Rusun Wonocolo, Sidoarjo dengan pengeboman di gereja Surabaya. Polisi menyelidiki kemungkinan ada kaitan antara Anton dan Dita Oepriarto yang menjadi pengebom gereja di Surabaya.
"Bisa saja ada hubungannya," kata Arifin di Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Senin (14/5/2018).
Ledakan bom di Rusun Wonocolo, Sidoarjo menewaskan tiga orang. Arifin memastikan ketiganya merupakan pelaku teror.
Selain 3 orang meninggal, 2 orang dirawat di RS Bhayangkara. Keduanya adalah anak Anton.
"Mereka ini 1 keluarga," ucapnya.
Sementara itu, pasutri Dita Oepriarto dan Puji Kuswati diketahui menjadi pelaku bom gereja di Surabaya. Kedua pasutri ini juga mengajak keempat anaknya beraksi di tiga gereja. Akibatnya, sekitar 13 orang meninggal dunia dan 41 orang luka-luka.
Usai kejadian, polisi menggeledah rumah keluarga ini. Ada 4 bom di tempat tersebut dan diledakkan polisi. Selain itu juga ditemukan busur panah.*(ams/fdn/detik.com)

Berita Lainnya
#KAMPAR: Jumlah Terkini Penyebaran Covid-19 per 00.28 Wib (29/03)
Secara Langsung APDESI Inhil Periode 2017-2022 Di Kukuhkan Oleh Bupati HM. Wardan
Pengamat: Evaluasi Kebijakan Sebelumnya 'Soal Wacana Sepeda Motor Dilarang Lewat Flyover'
Begini Keterangan Polisi, Terkait Bocah 4 Tahun Tewas di Kampar Saat Banjir
Makna Mencium Hajar Aswad, Membersihkan Hati Tanpa Menyakiti
Dari 4 Tersangka Salah Satunya Aparatur Desa, Terkait Kasus 6,9 Kg Narkoba di Bengkalis
Ditetapkan KPU Sebagai Pemenang Pilkada, SU: Mari Bantu Kami Untuk Bangun Inhil 5 Tahun Mendatang
Bupati Wardan: Lepas Lebaran Tidak Ingin Ada Lagi Pedangan Mengunakan Badan Jalan
Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Di Tembilahan
Pemkab Inhil Gandeng APMI Hadirkan Prof Wisnu Gardjito
Danlanal Dumai, Dijabat Anak Bupati Rohul
Pemprov Riau Usulkan Ke Pusat Penggunaan Labkes, Antisipasi Covid-19